Showing posts with label ayam. Show all posts
Showing posts with label ayam. Show all posts

Shrimp Roll Hokben ala rina rinso

Tuesday, December 15, 2020

Resep ini sudah ditulis di ig, tapi kurang afdol kalau gak masuk ke blog :)

Jadi ini hanya sekedar copy paste dari ig aja.

Semoga bermanfaat.



Shrimp Roll.

Bahan :
650 gr udang kupas.
270 gr fillet paha ayam.
5 siung bawang putih, haluskan.
2 butir telur.
70 gr tepung tapioka
1/2 sdm garam.
1 sdt lada.
1 sdm minyak wijen.
2 sdm kecap ikan.

Pembungkus adonan :
3 butir telur.
Kocok lepas. Dadar menjadi 6 buah.

Bahan pelapis.
Terigu.
2 telur utuh dan 4 putih telur.
Tepung roti panko.

Cara membuat :
1. Cincang udang dan daging ayam. Tidak perlu terlalu halus.

2. Campur daging cincang dengan tepung tapioka, telur, bawang putih, lada, garam, minyak wijen, dan kecap ikan. Aduk rata. Koreksi rasa. Kalau sudah pas bungkus dengan telur dadar.

3. Oles seluruh permukaan telur dadar dengan adonan, kemudian gulung dan bungkus dengan cling wrap. Kemudian kukus selama 45 menit.

4. Setelah matang dikukus, iris serong adonan. Kemudian beri lapisan terigu, telur, dan tepung roti. Lakukan hingga habis.

5. Masukkan ke dalam freezer dan siap di goreng kapanpun.









Chicken Katsu

Friday, April 19, 2013

Terkadang hanya memerlukan sedikit bahan saja bisa membuat masakan menjadi istimewa. Tidak diperlukan berbagai macam rempah yang harum, sudah membuatnya istimewa. Termasuk si chicken katsu ini.

Resep ini aku dapat dari neng imol (Molly) sejak jaman dahulu kala saat Nadya masih balita (dan sekarang Nadya sudah jadi gadis ABG 11 tahun) beberapa kali buat (tapi bukan favorit karena di rumah bukan penggemar daging dada ayam hehehe) puas dengan hasilnya tapi gak pernah di dokumentasikan.

Secara kali ini banyak bagian dada ayam di freezer dan si ayah sudah protes meminta aku untuk segera mengosongkan freezer, maka bagian dada ayam aku manfaatkan saja untuk chicken katsu dan chicken cordon bleu. Untuk chicken katsu alhamdulillah sudah lulus karena beberapa kali sudah pernah buat, sedangkan untuk chicken cordon bleu mesti remedial dulu karena ini adalah percobaan pertama hehehe.

Untuk chicken katsu aku meniru apa yang ditulis di resep Molly, hanya skip bagian vetsin saja. Dan menurutku rasanya sih hokben banget gitu.




Chicken Katsu

Bahan :
  • dada ayam dari 1 ekor ayam, potong menjadi 2 dan masing-masing di belah,sehingga menghasilkan 4 buah potong daging dada ayam
  • 2 butir telur
  • 2 sdm susu evaporated
  • 1 sdt air jeruk nipis
  • garam
  • merica
  • tepung terigu
  • tepung panko (tepung roti yg kasar)

Cara membuat :

  • Lumuri daging aya dengan jeruk nipis, garam, dan merica.
  • Campur telur dengan susu evaporated, kocok hingga menyatu.


Penyelesaian:

  • Lumuri daging ayam yg sudah dibumbui ke dalam tepung terigu kering. 
  • Masukkan ke dalam kocokan telur. Masukkan sekali lagi ke dalam terigu, celup sekali lagi ke dalam kocokan telur.
  • Terakhir lumuri dengan tepung panko.
  • Simpan dalam lemari es kurang lebih 30 menit, supaya tepung panko melekat erat.
  • Apabila akan di goreng, siapkan penggorengan dengan minyak yg banyak, nyalakan api sedang-kecil. Apabila sudah panas masukkan daging ayam dan goreng hingga warna tepung roti kecokelatan.
  • Chicken katsu sudah siap dihidangkan .


Sosis Bratwurst Gulung Ayam

Saturday, February 9, 2013

Resep ini dapatnya dari chef di twitter yg aku follow, maschef di @allaboutcooking.

Hari itu di jagad twitter maschef posting gambar sosis bratwurst yg dibalut dengan boneless paha ayam. Langsung ingat di rumah ada sosis bratwurst (yg saat ini jadi favoritnya anak-anak) dan fillet paha ayam. Bagian paha ayam emang jadi favorit di rumah, makanya di blog ini kalau ada masakan berbahan dasar ayam sering pakai bagian paha. Dan untungnya tukang sayur langganan mau melepaskan tulang belulang ayam di bagian paha, bisa sedikit meringankan tugas.

Seharian itu terbayang-bayang akan bikin sosis gulung ayam. Baru terlaksana beberapa hari kemudian. Bahannya pas semuanya ada di rumah (alhamdulillah) dan cara buatnya relatif mudah dan sederhana. hasilnya..?? Wow..istimewa. Bisa jadi salah menu andalan nih.

Tanpa banyak cincong berikut saya tulis resepnya, tapi pakai bahasa ala saya ya jadi mohon maaf kalau ada yg belibet kurang jelas ;)



Sosis Bratwurst Gulung Ayam.

bahan :
4 buah sosis bratwurst
4 buah paha ayam tanpa tulang (paha atas dan bawah ya, tapi tetap menyambung)
garam
merica
1 butir telur ayam
tepung panir/panko
minyak untuk menggoreng
tali untuk mengikat

Cara membuat

1. Daging paha ayam di lebarkan dengan cara di iris/sayat melintang kemudian di lumuri dengan garam dan merica sesuai selera, diamkan 5 menit.
*kalau saya, daging ayam yang bisa di sayat melebar cuma di beberapa bagian tertentu, krn syusyah menipiskan daging paha kecuali di memarkan, kemudian setelah "agak" lebar dan sudah ditabur garam merica.langsung saya bungkuskan ke sosis soalnya saya kan koki amatir jadi perlu proses lama untuk menggulung sosis ke daging paha ayam. Saya merasa nge-gulung dan ngiket 2 sosis perlu waktu 6-8 menitan hehehe.

2. Lebarkan daging ayam, sisipkan sosis bratwurst dan gulung dengan daging ayam. Kemudian ikat dengan tali (cara mengikat bisa dilihat di youtube).
*kalau saya sih ngiketnya ala kadarnya aja, asal daging ayam bisa menutupi sebagian besar sosis :)

3. Kemudian panaskan penggorengan, beri sedikit minyak dan goreng daging ayam hingga setengah matang.
*kalau saya sampai 3/4 matang, soalnya bagian terakhir cuma memakan waktu sebentar aja, yaitu untuk mematangkan telur dan tepung panir.

 


4. Setelah 1/2 matang tiriskan. Kocok telur. Masukkan daging ayam ke dalam telur kocok dan gulingkan ke atas tepung panir
*oh iya tali pengikat saya lepas di proses pemaniran ini. ada yg sukses (daging tetap melekat di sosis) ada juga yg gagal (daging terpisah dari sosis)


 


5. Panaskan penggorengan dan beri minyak banyak. Panaskan dengan api besar. Goreng daging ayam sampai terendam. Begitu ayam masuk kecilkan api dan goreng dengan api paling kecil sampai warnanya kecoklatan.
*proses ini terjadi cepat sekali, karena itu daging ayam sebelumnya sudah aku matangkan 3/4. Dan jangan menggoreng terlalu lama karena daging paha ayam tidak membutuhkan waktu lama untuk matang. Kalau kelamaan menggoreng tepung panir malah bisa gosyong.

 

Sosis gulung ayam ini nikmat di santap dengan saus sambal dan nasi putih hangat. Gak matching ya, mestinya mashed potato atau french fries dan mayones :)

Anyway selamat mencoba, semoga sukses.

Terima kasih maschef @allaboutcooking


Ayam Kodok Lontong Kari

Saturday, March 3, 2012



Pertama, aku sengaja buat ini untuk menu maksibar dengan teman-teman di rumah mbak Nana.
Kedua, sekalian uji coba resep baru dna minta respon dari teman-teman yg pasti jujur.
Ketiga, ingin berbagi resep semoga bermanfaat.
Keempat, saya minta maaf yang sebesar-besarnya apabila ada yang kurang berkenan.

Dan tanpa banyak cincong ini resep yang terinspirasi dari buku Kreasi Ayam Kodok untuk Hantaran. Ada beberapa bagian yang aku hilangkan, seperti liver paste dan daging sapi. Karena aku menggunakan daging ayam saja.

Ayam Kodok Lontong Kari

Bahan :
1 ekor ayam broiler

Isi :
700 gr daging ayam
3 lembar roti, rendam dalam air, setelah lembut peras
3 butir telur
1 sdt bumbu kaldu ayam (mis. royco, knorr, masako)
garam secukupnya
1 sdt gula pasir
5 lembar daun jeruk iris tipis
1 batang serai iris halus

bumbu halus (untuk ayam dan saus) :
2 sdt merica
1 sdt ketumbar
1/2 sdt jintan
1/2 sdt klabet
12 butir kemiri, sangrai
14 butir bawang merah
10 siung bawang putih
10 cabe merah besar
6 cm kunyit
4 cm jahe

olesan :
2 sdm margarin
2 sdm kecap manis
1/2 sdt merica bubuk
1/2 sdt kaldu bubku ayam

saus :
500 ml santan kental
3 lembar daun jeruk
1 sdt kaldu bubku ayam
1 sdm gula pasir
1 sdt garam

Cara membuat :

Pisahkan daging ayam dan tulangnya.

Tumis bumbu halus hingga harum, kemudian bagi menjadi 2 bagian. 1 bagian untuk dicampurkan ke dalam isian ayam dan 1 bagian untuk saus.

Isi : Campurkan semua bahan isi, tambahkan tumisan bumbu halus. Masukkan ke dalam kantong segi tiga dan masukkan ke dalam kulit ayam. Jahit rapi. Panggang 1 jam dengan ditutup aluminium foiil. Kemudian buka aluminium foil dan panggang lagi 40 menit sambil dioles dengan bahan olesan.

Saus : rebus santan, daun jeruk, kaldu bubuk, gula dan garam, kemudian tambahkan tumisan bumbu. Masak hingga mendidih. Sisihkan.

Lontong :

seperti membuat lontong pada umumnya aja. Isi bungkus lontong 1/2 bagian dengan beras kemudian rebus, aku tadi rebus selama 3 jam.

Semoga bermanfaat.

Ayam Kodok Keju ala rina rinso

Sunday, January 15, 2012


Sebetulnya ini termasuk proyek uji coba, sekaligus ingin membuatkan ayam kodok spesial untuk Nadya. Yup Nadya sempat protes aku selalu membuat ayam kodok hanya untuk pesanan. Saat aku menyiapkan membuat ayam kodok keju ini sempat terjadi percakapan antara aku dan Nadya :

Nadya : Ihhh bunda mau bikin ayam kodok ya
Aku : iya
Nadya : Buat siapa ?
Aku : ada pesenan
Nadya : yaaa (dengan naca kecewa)
Aku : pesanannya Nadya
Nadya : yippiieee..(seneng banget dia)


Nah berhubung ini untuk dikonsumsi sendiri boleh dong sekalian uji coba ayam kodok yg lain daripada yang lain. Pilihan Nadya jatuh pada ayam kodok keju. Oke deh, akhirnya aku baut ayam kodok keju sembari melirik buku resep ayam kodok dan sebagian lagi dari ayam kodok yang biasa aku buat.




Ayam Kodok Keju ala rina rinso

Bahan :

1 ekor ayam ukuran sedang, kuliti, ambil dagingnya dan simpan kulitnya.

Bahan isi :
1 buah bawang bombay, potong kasar, tumis hingga matang
1000 gr daging ayam cincang
3 butir telur
4 lembar roti tawar, rendam dalam air hingga lunak,kemudian tiriskan dan peras.
1 sdt merica bubuk
2 sdt kecap asin
2 sdt gula pasir
1 sdt garam
1 sdt pala bubuk
100 gr keju cheddar parut
80 gr keju cheddar dipotong kotak kecil

Bahan olesan :
2 sdm margarin
3 sdm kecap manis
1 sdm kecap asin
1 sdt merica
1/2sdt pala bubuk

Bahan saus :
1 buah bawang bombay
3 siung bawang putih
500 ml kaldu ayam
1 sdm terigu
5 sdm saus tomat
2 sdm kecap asin
2 sdm kecap inggris
1 sdt merica bubuk
1 sdm gula pasir
2 sdm kecap manis
1/2 sdt pala bubuk

Cara membuat :

1. Campur rata semua bahan isi, kemudian masukkan ke dalam kulit ayam, jahit.
2. Olesi dengan saus pengoles setelah itu bungkus dengan aluminium foil, kemudian panggang selama 40 menit dengan suhu 200 derajat. Setelah itu buka tutup aluminium foil dan panggang selama 40 menit dengan suhu 180 derajat. Selama memanggang tanpa aluminium foil olesi permukaan ayam dengan bumbu olesan. (panasnya oven tergantung dengan kondisi oven masing-masing ya)

Saus :
1. Tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum.
2. Masukkan kaldu dan bumbu-bumbu (kecuali terigu), masak hingga mendidih.
3. Masukkan terigu yg sudah dicairkan, aduk rata lagi hingga mendidih.




Hasilnya...di luar dugaan. Ternyata jauh lebih enak daripada yang aku bayangkan. Begitu ayam dipotong wuuuu langsung gak sabar deh Nadya dengan garpu-nya (padahal sang juru masak merangkap potograper juga lagi sibuk nyari posisi yg enak). Mungkin karena kami semua penggila keju jadi rasanya ayam kodok keju ini jadi alhamdulillah nikmat.

Dan semoga sharing ini bermanfaat juga untuk anda pengunjung blog ini.

Ayam lada hitam

Sunday, November 13, 2011


Ini masakan praktis yg aku buat di rumah. Resepnya sama dengan sapi lada hitam cuma dagingnya aja diganti dengan daging ayam.

Pastel Tutup Keju ala rina rinso

Sunday, February 20, 2011



Hari ini Ivan mengeluh sakit perut...huhuhu..bisa jadi karena semalam dia gak mau makan. Trus sembelit juga....huuuu...makin sedih deh aku. Akhirnya keluar jurus makanan one dish meal yang disukai Ivan, yaitu pastel tutup. Karena untuk anak balita (yup Ivan masih balita karena usianya belum genap 4 tahun) jadi untuk isinya aku buat seperti sup aja (gak pakai krim atau susu) dan kentang penutupnya aku kasih keju biar lebih gurih.

Ini resep yg sebetulnya asal cemplung, semoga bisa jadi inspirasi.



Pastel Tutup Keju ala rina rinso

Bahan kentang (ga pakai garam karena keju sudah asin, plus untuk balita)
300 gr kentang, rebus, haluskan
75 gr keju cheddar, parut
1 butir telur
1 sdm margarin
1/4 sdt merica

Bahan sup
100 gr buncis, potong kecil
1 buah jagung manis, di sisir
150 gr wortel, iris kotak tipis
1 pasang paha ayam, ambil dagingnya, potong kotak kecil
3 butir telur, rebus, belah 2
garam, merica dan gula sesuai selera
1/2 bawang bombay, cincang halus
2 siung bawang putih, cincang halus
daun seledri
minyak untuk menumis

Cara membuat :
Campur kentang rebus yang sudah dihaluskan dengan telur, keju, dan merica, serta margarin.

Untuk membuat sup :
Tumis bawang bombay dan bawang putih dengan minyak goreng hingga harum, kemudian masukkan wortel. berli air kurang lebih 150 cc. Rebus hingga wortel setengah empuk.
Selanjutnya masukkan jagung dan buncis, masak sampai matang.
Terakhir masukkan potongan ayam dan daun seledri. Setelah daging ayam berubah warna tambahkan garam, merica, dan gula pasir.

Cara menyusun :

Masukkan 2 sdm sup dan sedikit kuah, 1/2 butir telur rebus dan tutup dengan 2 sdm adonan kentang.
Masukkan ke dalam oven. Panggang selama kurang lebih 20 menit dengan suhu 180 derajat.

Untuk 6 buah mangkok seukuran kurang lebih 200 ml.

Nah...dengan menu seperti itu Ivan lahap memakan sayur mayur.


Nasi Tim Ayam ala rina rinso

Wednesday, October 20, 2010




Apa bedanya nasi tim dengan nasi perorangan ?
Nahh pasti bingung kan...nasi tim di situ maksudnya nasi team (rice team kali ya).
Gak lucu ya... hmmm padahal idenya dari celetukan adikku yg polos sekian tahun yang lalu.
Jadi ceritanya aku pernah dioperasi di telapak kaki di Borromeus Bandung sama Dokter Tim (Timotius). Trus pas adikku datang dari Surabaya dia mendengar percakapanku dengan mas Tras tentang kontrol ke dokter Tim akhirnya dia tanya dengan polos

"Mbak emang opo bedane dokter tim karo dokter perorangan ?"

Pertanyaannya gak salah, tapi aku dan mas Tras langsung ngakak karena maksudku dan mas Tras dokter tim itu adalah dokter Timotius dokter di Borromeus, sedangkan di benaknya Toni dokter tim itu adalah team dokter sekumpulan dokter yang merawatku :))

Makanya sekarang kalau inget nasi tim jadi inget dokter Tim dan jadinya inget dokter perorangan jadinya ujung-ujung nasi tim juga jadi nasi per-orangan ;)

Balik lagi ke nasi tim ayam, sebetulnya ini bukan murni nasi tim karena nasinya gak di tim, tetapi tetap di aron kemudian di kukus.

Menu ini jadi salah satu favorit anak-anak dan aku secara bikinnya gampang dan untuk tumisan ayamnya bisa dibuat untuk yang lain, misalnya untuk bikin mi ayam jamur.

Nah ini dia menu makan siang Nadya siang ini.



Nasi Tim Ayam ala rina rinso

Bahan :
5 potong fillet paha ayam (kurang lebih 600 gr daging ayam)

1 kaleng jamur champignon, iris tipis atau kotak, terserah anda

8 siung bawang putih, cincang halus

4 sdm kecap manis

2 sdm kecap asin

2 sdm minyak wijen

garam, merica.

2 cup beras

kaldu untuk merebus/mengaron nasi
4 butir telur, direbus.
4 sdm minyak goreng untuk menumis



Cara membuat :


1. Potong-potong fillet paha ayam, kemudian beri kecap asin, kecap manis dan minyak wijen, sisihkan.


2. Cuci beras, sisihkan.


3. Panaskan minyak goreng, tumis bawang putih sampai harum. Sisihkan 1/2 bagian tumisan bawang putih. Setelah disisihkan, masukkan ayam yang sudah di marinade dengan kecap manis, asin dan minyak wijen. Masukkan jamur yang sudah dipotong. Masak dengan api besar sampai ayam matang, tidak usah terlalu lama masak ayam, toh nanti setelah itu akan dikukus lagi, jadi jangan khawatir.

4. Setelah tumisan ayam matang, pindahkan ke dalam wadah lain.

5. Di tempat yg sama masukkan sisa tumisan bawang putih yang tadi sudah di sisihkan. Kemudian masukkan beras dan kaldu sebanyak takaran air yang di perlukan. Kalau aku, karena aku biasa menggunakan rice cooker jadi aku menggunakan air seukuran di rice cooker yang biasa aku pakai. Masak sampai kaldu habis dan nasi sudah menyerap kaldu.


6. Siapkan 8 mangkok ukuran personal. Telur rebus di belah jadi 2. Setiap mangkok di isi dengan 1/2 butir telur rebus, 3 sdm tumisan ayam (kurang lebih) dan nasi yang sudah di aron dengan kalsu tadi.


7. Kukus nasi tim selama 40 menit.


8. Nasi tim ayam siap dihidangkan.



Tips-ku.

Oh iya masak ayam jangan terlalu lama supaya daging ayam tetap lembut dan tidak keras. Karena menurutku daging yang dimasuk overcooked atau terlalu matang malah kurang sedap karena saripati ayam sudah hilang.

Selamat mencoba, semoga bisa jadi inspirasi.


Ayam Kodok ala rina rinso

Tuesday, August 10, 2010

Ayam kodok itu apakah daging ayam dicampur dengan daging kodok ?
Begitu yang sering aku dengarkan komentarnya setiap kali aku bicara tentang ayam kodok.

Tentu saja bukan.

Ayam kodok adalah campuran daging ayam cincang, daging sapi cincang, bumbu-bumbu dan campuran keduanya dimasukkan ke dalam kulit ayam yg utuh sehingga bentuknya masih mirip dengan ayam.
Trus kodoknya dari mana ?
Mungkin karena bentuknya jadi seperti kodok :)



Sebetulnya resep ini sudah pernah aku tulis di blog dapurku yang lama. Sengaja aku tulis lagi di sini karena aku sekarang lebih suka membuat ayam kodok dengan cara yang berbeda dengan yang dulu sering aku kerjakan. Dan supaya ada posting baru dari blog ini hehehehe...

Cara menguliti bisa klik link Cara Menguliti Ayam ini ya (edit : 26 Oktober 2025)



Ayam kodok panggang ini aku panggang dengan menggunakan baking tray atau apalah yang dibeliin sama mas Tras di IKEA S'pore, jadi permukaan bawah ayam tidak bersentuhan langsung dengan alas/loyang. Begitu aku dibeliin baking tray ini aku langsung semangat bikin ayam kodok panggang.

Percobaan pertama, kulit ayam mengelupas karena aku lupa melubangi kulit dengan cara di tusuk-tusuk dengan garpu atau pisau. Akibatnya kulit robek karena tidak mempu menahan tekanan cairan daging di dalamnya. Tetapi mengenai rasa ayam kodok ini hmmm jangan ditanya enak malah menurutku lebih enak daripada ayam kodok yang di kukus terlebih dahulu. Enaknya apa ? Jus dagingnya masih utuh karena daging langsung dipanggang dan rasanya lebih "kering" dan "renyah". Sementara kalau dikukus jus dagingnya bercampur dengan uap air memasak, kemudian daging juga terasa "basah" karena sudah dimasak dengan cara di kukus.

Semuanya memang tergantung selera tetapi kalau aku sih lebih pilih cara baru yang aku gunakan, yaitu langsung dipanggang.

Untuk step by step-nya menyusul ya. Kalau ada proyek ayam kodok lagi ntar minta tolong yayangku untuk motretin step by step-nya.

Supaya tidak buka-buka lagi blog ini dia aku copy paste resep ayam kodok ala aku.



Ayam Kodok ala Rina rinso


Bahan Isi:


1 ekor ayam sekitar 800 gr, ambil dagingnya saja (kulitnya tetap utuh)

500 gr daging ayam giling

500 gr daging sapi giling

4 potong roti tawar, rendam dalam air, kemudian peras

2 butir telur ayam besar

2 sdt gula

1 ½ sdt garam (bisa dikurangi, atau sesuai selera)

½ sdt merica

¼ sdt chicken powder (misalnya royco, masako, dll) bisa juga di tiadakan atau dihilangkan
1/2 sdt pala

4 butir telur rebus (untuk isi pada ayam)

Tips : kalau bahan untuk isian ayam kodok masih ada sisa, maka bisa diberdayakan untuk membuat bakso, atau untuk daging burger.

Pengoles :

1 sdm margarin

1 sdm madu

1 sdm kecap manis

¼ sdt pala

½ sdt merica



Saus :

3 sdm mentega

2 sdm terigu (cairkan dengan 100 ml kaldu dari 500 ml kaldu yg tersedia)

5 sdm kecap manis

3 sdm kecap inggris

1 bawang bombay, cincang kasar

500 ml kaldu

2 sdt garam (bisa di skip, karena menurut usiaku tanpa garam udah asin)

2 sdt gula

½ sdt merica

½ sdt pala




Cara Membuat ayam kodok :

1. Aduk semua bahan Isi ayam kodok sampai rata (kecuali telur rebus untuk isi).

Tips : Biasanya sebelum dimasukkan ke dalam ayam aku icip dulu adonan isi ini. Caranya ambil 1 sendok makan adonan kemudian panaskan di atas wajan tanpa minyak. Kalau sudah matang bisa di icip-icip apa kekurangannya.

2. Masukkan bahan isi ke dalam kulit ayam.

Tips : Masukkan adonan isi ke dalam kantong segitiga. Potong bagian ujung plastik segitiga. Isikan adonan isi ke kulit ayam.

3. Masukkan telur rebus di 4 bagian, di samping sayap kiri-kanan dan samping paha kiri-kanan. Isi kulit ayam dengan adonan sampai penuh dan bentuknya seperti ayam utuh.

4. Jahit bagian leher dan bagian bawah ayam (utuhkan bagian “brutu-nya”) kemudian tusuk-tusuk ayak kodok supaya saat dipanggang tidak robek.

5. Olesi ayam dengan bahan pengoles. Panggang ayam sampai matang.

Tips : Ayam dipanggang selama 40 menit dan di tutup dengan aluminium foil. Kemudian buka aluminium foil dan lanjutkan memanggang 30 menit lagi, sambil sesekali di olesi dengan bahan pengoles.


Membuat saus :

1. Tumis bawang bombay dengan mentega hingga matang, masukkan semua bumbu (kecuali tepung terigu) dan 400 ml kaldu. Masak sampai mendidih.

2. Masukkan terigu cair dan aduk sampai rata. Setelah mendidih angkat.


Ayam kodok disajikan dengan saus dan dilengkapi dengan kentang goreng, wortel, buncis rebus dan mentimun.

Semoga bermanfaat.

Twister ala rina rinso (memanfaatkan makanan sisa)

Monday, August 2, 2010

Hari Sabtu dan minggu kemarin ada rekaman 10 resep koki kecil. Walhasil banyak tersisa bahan makanan terutama sayur mayur. Mungkin karena sayur mayur mesti dimasak lagi jadinya kru di studio pada gak mau bawa sayur mayur.

Setelah aku cek ternyata bahan-bahannya bisa digunakan untuk membuat twister seperti yang di KFC itu.

Twister adalah salah satu menu favoritku kalau ke KFC karena menurutku di menu itu sayurnya paling banyak :)


Untuk twister ala rina rinso aku pakai tomat yang dipotong kotak (sisa resep Muka Tomat), trus kyuri di potong tipis (sisa resep Nasi terang Bintang), dan daun selada yang diiris tipis (sisa Pinguin Kentang). Trus pakai tortilla (sisa resep Nacho Kupu-kupu) dan mayones jepang (resep dari koki kecil 1-2 bulan yang lalu).

Trus untuk ayamnya aku pakai ayam goreng tepung ala aku yang biasa aku masak di rumah.


Setelaj digulung dan dipanggang sebentar di atas teflon jadilah twister ala rina rinso. Dan jadi menu makan siang nadya dan ayahnya siang ini.

Zuppa Soup ala rina rinso

Sunday, June 27, 2010

Zuppa soup adalah salah satu menu one dish meal yang Nadya dan Ivan suka banget. Apapun yang ada di dalam cream soup itu, asalkan dikemas dengan puff pastry yang cantik, maka Ivan dan Nadya tanpa banyak cincong akan melahapnya. Semua jenis sayur mayur yang ada di situ akan dikunyah tanpa banyak tanya. Berbeda jauh kalau mesti makan sup dan nasi, susah banget sayura mayur masuk.

Secara Ivan dan Nadya suka sama Zuppa Soup, jadinya menu ini jadi menu andalan kalau dalam suatu rentang waktu Ivan dan Nadya ogah makan sayur.


Hari Minggu ini cream soup-nya aku buat dari ayam (bagian paha, favorit-ku dan keluarga kecilku), jamur (pakai yg jamur kaleng) dan jagung manis (beli utuh trus di sisir dan di rebus).

Untuk resepnya aku pakai seperti ini.

Sup Krim Jamur dan Jagung

Bahan :

2 siung bawang putih, cincang halus
1 buang bawang bombay, iris kasar.
1 kaleng jamur, potong
fillet ayam bagian paha 3 buah ( 3 paha atas dan 3 paha bawah)
2 buah jagung manis, di sisir kemudian direbus
3 sdm terpung terigu
Susu cair (misalnya susu Ultra yg plain)
Kaldu
garam, merica dan sedikit gula.
Margarin dan minyak untuk menumis
Penyedap rasa tanpa MSG (bisa di skip)

Cara membuat :

1. Masukkan 1 sdm margarin dan 1 sdm minyak goreng ke dalam penggorengan, panaskan. Tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum.

2. Setelah harum masukkan potongan ayam, aduk rata hingga ayam berubah warna.

3. Setelah ayam berubah warna masukkan jamur dan jagung.

4. Kemudian masukkan tepung terigu, aduk sampai rata dan matang. Tandanya sudah tidak ada lagi bentuk terigu (warna putih) di penggorengan.

5. Masukkan susu sedikit demi sedikit supaya tidak bergerindil. Jumlah cairan (susu dan kaldu) di sesuaikan dengan selera. Karena tujuanku supaya anak-anak kenyang makan dan bukan minum cairan sup, jadi aku buat krim sup-nya kental dan cenderung tidak berkuah. Tapi kalau membuat krim sup untuk di cocol dengan roti aku pilih krim sup yang berkuah banyak.

6. Setelah semuanya matang tambahkan garam, merica, dan sedikit gula. Apabila mau bisa ditambahkan penyedap rasa. Sup nya sudah siap. Sekarang tinggal di susun dengan puff pastry.

Sampai saat ini aku belum pernah membuat puff pastry sendiri, yang aku lakukan adalah beli jadi di toko bahan kue Titan di jl. Fatmawati.



Caranya seperti di atas. 1 resep sup tadi itu pas untuk 10 buah aluminium foil oval personal. Pas juga dengan jumlah puff pastry yang sudah dipotong ukuran 13 x 13 sebanyak 10 lembar.

Masukkan sup ke dalam aluminium foil, kemudian tutup dengan puff pastry.

Kemudian panggang dengan suhu 180 derajat selama 15-20 menit.


Kalau sudah matang hasinya kira-kira seperti di atas itu.
Barisan yang dekat dengan tembok puff pastry-nya kurang mengembang karena panas oven-ku tidak rata. Bagian itu kurang mendapatkan panas. Sedangkan barisan yang jauh dari tembok mengembang dengan cantik puff pastry-nya karena suhu oven-nya pas.

Nah... aku sudah sharing resep zuppa soup ala rina rinso, semoga bisa jadi inspirasi.

Selamat memasak.

Update 14-3-2011.

Kalau ingin praktis, sementara di rumah gak ada asisten, zuppa soup aku jadikan main course-nya. Karena main course jadi jumlahnya harus lebih banyak daripada porsi sup biasa. Karena porsinya lebih besar jadi mesti menggunakan mangkok yg lebih besar.



Mangkok di bawah itu sebetulnya ukurannya biasa tetapi tidak biasa untuk zuppa soup. Loyang sebagai alasnya itu ukuran 20x20 jadi bisa dibayangkan kan besarnya si mangkok.

Karena alasan praktis puff pastry Edo langsung aku patahkan (puff pastry Edo dilipat lagi menjadi 4 lembar ukuran 20 x 20) dan langsung aku letakkan di atas mangkok.

Gak pakai di beri perekat, bahkan bagian atas juga gak dikasih apa-apa (karena bak cuci piring nanti makin menggunung kalau mesti mecahin telur dan menggunakan kuas untuk mengoles di atas puff pastry).

Setelah siap, aku oven dengan suhu tinggi (200 derajat) selama 15-20 menit.



Hasilnya seperti gunung mau meletus....

Ayam Ganemo

Wednesday, November 18, 2009


Ini resep dari Saji dengan tajuk Kreasi orang Sulawesi Utara. Berhubung aku lagi suka makanan manado jadi aku cobalah resep yg ada di tabloid itu. Enak, cuma tidak dapat bintang 5 :)
Tapi siapa tahu ada yang berminat. Ini resepnya aku tulis di sini, sekalian buat arsipku daripada mesti membongkar tumpukan tabloid ;)



Ayam Ganemo
Untuk 10 buah

Bahan :
1 ekor ayam, potong jadi 10 bagian (kalau aku sih paha semuanya kira-kira 2 pasang hehehe)
25 gr daun melinjo, potong (kalau aku dibanyakin, karena aku suka melinjo, hati-hati yg punya asam urat ya)
4 tangkai kemangi, dipetiki
4 batang daun bawang, potong 1 cm
3 batang serai, ambil putihnya, memarkan
8 lembar daun jeruk, ambil tulangnya sobek-sobek
1 1/2 sdt garam
1 sdt gula pasir
300 ml air
2 sdm minyak untuk menumis

Bumbu, tumbuk kasar :
12 cane hijau besar
8 butir bawang merah

Cara membuat :
1. Lumuri ayam dengan 1/2 sdt garam dan 1 sdt air jeruk nipis. Diamkan 15 menit.
2. Panaskan minyak. Tumis bumbu tumbuk kasar, daun bawang, serai, dan daun jeruk sampai harum. Tmbahkan ayam, aduk sampai ayam berubah warna.
3. Masukkan air, garam, dan gula pasir. Masak sampai matang. tambahkan daun melinjo. Masak sampai layu.
4. Menjelang diangkat masukkan daun kemangi. Aduk rata.

Ayam Panggang ala Mama

Saturday, October 31, 2009


Pas mau memanfaatkan happycall tiba-tiba aku ingat ayam panggang buatan Mama. Ayam panggang yang berwarna merah di hias dengan seleret warna hitam karena gosong (ayam-nya dibakar di atas bara api) ditingkahi dengan harumnya bumbu yang matang karena terbakar hmmmm... langsung deh telpon mama dan langsung aku interogasi bumbu ayam panggang ala Mama. Ternyata bumbunya tidak terlalu ribet, bahkan cenderung sederhana.



Ayam Panggang ala Mama (dikerjakan ala rina rinso)

Bahan :
1 ekor ayam, potong sesuai selera

Bumbu :
5 siung bawang putih
5 buah cabe merah besar, buang bijinya
5 butir kemiri, sangrai
kencur, seujung kuku (sedikit aja, hanya untuk harum)
air asam jawa (cuma tadi aku ganti pakai air perasan jeruk nipis)
garam, gula sesuai selera
5 lembar daun jeruk purut

Cara membuat :
1. Bersihkan ayam.
2. Semua bumbu dihaluskan, kecuali daun jeruk purut. kalau pakai blender beri sedikit air (kira-kira setangah gelas) dan sedikit minyak goreng (sekitar 1 sdm).
3. Oleskan bumbu halus ke ayam, ratakan. Diamkan. Makin lama didiamkan makin meresap bumbunya. Tadi aku rendam selama 8 jam. Bagian paha bumbunya sudah meresap tapi bagian dada belum. Next time mau mencoba aku rendam selama sehari semalan :)
4. Tuang ke dalam happycall. Panaskan selama 15 menit dengan api kecil. Balik, panaskan lagi dengan api kecil selama 15 menit. Kemudian balik happy call seperti posisi semula, besarkan api dan masak selama 15 menit supaya ada efek gosong, kalau suka ada efek gosongnya.

Mencium harumnya bau ayam panggang ini seketika itu juga mengingatkanku akan masa kecilku yang alhamdulillah menyenangkan, menggembirakan, dan hiks...kok jadi ingat rumah ya, ingat sama mama (yang sekarang dah jarak masak karena cuma ber-2 aja sama papa di rumah karena ank-anaknya pada terbang semuanya dari rumah).


Ini Nadya sedang menikmati ayam panggang ala Mama-ku. 2 potong paha atas dan 1 paha bawah dihabiskan malam itu. Kata Nadya sih enak. Semoga sharing resep warisan dari mama-ku ini bermanfaat untuk yg lain.

UPDATE :

Ayam panggang merah ala mama-ku ini sekarang lagi jadi top hits di rumah :)
Bahkan pas Nadya ultah tgl 5 Desemeber kemarin dia minta ayam panggang merah ini (bukan birthday cake).

Beberapa kali aku buat dengan variasi yang membuat ayam panggang ini makin dicinta di rumah antara lain :

1. Pakai ayam utuh yg dibelah bekakak

2. bumbunya dibanyakin, jadi selain makin meresap juga makin enak. Jadi kalau standard dari mama 5 siung bawang putih, kalau ala aku jadi 7 siung. Mungkin ntar aku buat ayam panggang ala rina rinso aja hehehe..

3. di rendam semalaman, simpan di lemari es.

Variasi di atas membuat ayah tidak segan memuji ayam panggang ini memang istimewa. Trus dari Nadya ayam panggang ini dapat bintang 5.

Alhamdulillah...

Sok silahkan dicoba resepnya ya.
Ini adalah ayam yang sudah dimasak dengan happy call. Sudah matang dan sudah bisa dimakan, cuma biar lebih enak biasanya ayam ini aku bakar di atas api supaya ada efek gosong dan menurut mas Tras rasanya lebih enak.

Ayam Kung Pao ala rina rinso

Wednesday, August 19, 2009

Hari Senin tgl 17 Agustus kemarin Nadya ikutan latihan menghias cupcake dan cookies yang diadakan sama mbak Ani di kompleks rumahnya di Gema Pesona. Selain mendapatkan cookies dan cupacke rupanya ada demo masak juga dari Sharp yg menampilkan chef Rudy (netter milis Orange Kitchen juga). Resep yang ditampilkan adalah makanan yang bisa dimasak menggunakan magic jar alias rice cooker. Selain nugget dengan white sauce atau bechamel sauce ada juga ayam kung pao.

Nadya sudah oke dengan bechamel sauce dan ayam kung pao-nya, jadi malam ini aku mau membuat ayam kung pao. Karena gak punya buku resepnya Rudy jadi aku search di internet.

Pakem dari ayamkung pao adalah cabe kering dan kacang mede. Secara dirumah 2 bahan penting itu gak ada jadinya ya bikin ayam kung pao ala rina rinso aja deh. Bumbunya menggunakan yg ada di rumah. Semuanya masuk dan cemplung dengan takaran kira-kira seperti di bawah ini.




Ayam Kung Pao ala rina rinso

Bahan :

ayam fillet, paling enak sih bagian paha, potong sesuai selera.
bisa dipotong memanjang bentuk strip, atau bentuk bite size kotak.
Ayam yang sudah dipotong direndam dengan saus marinade ayam selama kurang lebih 30 menit.


Saus untuk marinade ayam :

1 sdm kecap asin
5 sdm kecap manis
1 sdm minyak wijen
2 sdm kecap ikan
3 sdm saus tiram
2 sdm tepung tapioka


Bumbu :

3 siung bawang putih, cincang
1 buah bawang bombay, iris memanjang
1 buah paprika, potong kotak
merica hitam, tumbuk kasar

Cara membuat :
1. Tumis bawang putih hingga harum, masukkan bawang bombay den paprika. Masak hingga bawang bombay dan paprika layu.
2. Masukkan ayam yang seudah direndam bersama dengan bumbu rendamannya. Masak hingga berubah warna. Aku lebih suka ayam yg juicy karena itu tidak perlu diungkep terlalu lama. Asalkan semua ayam sudah matang segera angkat. Taburi dengan merica hitam. Aduk rata dan siap dihidangkan.


Nadya dan Ivan sedang antri di belakang 1 piring ayam kung pao-nya. Nadya sudah tidak sabar untuk nambah ayam kung pao-nya lagi. Sedangkan Ivan melarang sang kakak mengambil ayam kung pao yang sedang di foto sama bundanya :)

Lucu.

Dan semoga bisa menjadi inspirasi.

Karagee ala rina rinso

Tuesday, June 30, 2009

Mau sharing lagi nih....
Ini lauk yang praktis banget cara membuatnya. Bahannya sederhana. Waktu pembuatan tidak lama. Tapi rasanya nikmat lho (kata anak-anak).
Nadya bilang ini ayam goreng tepung bunda, terus bbrp hari yg lalu nyobain karegee yg sudah jadi (merek So Good) dan tiba-tiba Nadya ingat sama ayam goreng tepung bunda. Jadilah sekarang lebih baik bikin karagee sendiri daripada beli yang sudah jadi/beku.

Bahannya tidak banyak dan tidak pakai ribet.


Karagee ala Rina rinso

Bahan :



1. Fillet ayam (lebih baik bagian paha karena menurutku lebih juicy, tapi kalau suka dada ayam ya ga pa pa, seperti Nungki adikku kalau gak ada dada ayam dia makan telur rebus juga ga pa pa daripada makan paha ayam hehehe...peace ya Nung..)

2. kecap ikan/fish sauce

3. telur ayam 1 butir, kocok lepas

4. tepung tapioka/kanji


Cara membuat :


1. rendam pillet ayam dengan kecap ikan. seberapa banyak kecap ikannya ?? kira-kira segitu tuh, yang ada di foto atas itu. Merendamnya jangan terlalu lama, cukup 15 menit, karena kalau terlalu lama nanti ayamnya terlalu asin. Oh iya kecap ikan ini cita rasanya memang asin, jadi gak usah kaget ya.


2. celupkan potongan ayam fillet ke dalam kocokan telur.


3. setelah di celupkan ke dalam telur, selanjutnya daging ayam di gulingkan ke dalam tepung tapioka/kanji sampai rata. jangan sampai ada bagian yang tidak terkena tepung kanji.


4. setelah semua potongan ayam sudah digulingkan ke dalam tapioka kemudian digoreng. Tips dan triknya di sini ; menggoreng ayam jangan terlalu lama, maksimal 10 menit. karena semakin lama digoreng makan nanti daging ayam tidak juicy lagi. nantinya kering dan menurutku kurang enak dan keras. kalau digoreng asalkan matang (sekitar 5-7 menit) daging ayam masih empuk, juicy dan menurutku sih enak.


5. karagee ala rina rinso sudah siap disantap.

Karagee ini selain dimakan langsung dengan saus tomat atau saos sambal bisa juga dijadikan isian untuk capcay, koloke (kuluyuk) atau tumis-tumisan. tapi masukkan ayamnya sesaat sebelum diangkat supaya daging ayam tetap empuk dan juicy.

Dapurnya Rina Rinso Copyright © 2009 Designed by Ipietoon Blogger Template for Bie Blogger Template Vector by DaPino