Membuat Donat

Sunday, April 26, 2009

Salah satu resep donat favoritku adalah yang aku ambil dari buku sedap. Meskipun waktu yang diperlukan untuk membuatnya lama, tapi benar-benar sebanding dengan hasilnya.

Supaya gak bingung resepnya klik di sini ya (dah males ngetik nih).

kebetulan tadi pagi aku membuat donat dan ingin sharing caraku membuat donat.

Oh iya, cara ini bisa juga dipakai kalau untuk membuat roti. Bedanya kalau donat penyelesaiannya adonan di goreng sedangkan kalau roti adonan di oven.



1. Siapkan bahan biang. Untuk mepermudah gunakan alat-alat untuk membantu misalnya sendok ukur yang standard. Bisa ngikur sampai 1/4 sendok teh.


2. Campur semua bahan biang. Aduk hingga rata. Biarkan selama 1 jam.


3. Sementara itu siapkan bahan B.


4. Campur terigu, gula, susu, ragi dan bahan biang A. Mulailah proses nguleni dilakukan.



5. Seperti aku tulis di atas, kalau bisa gunakan alat untuk mempermudah membuat. Seperti aku yang bisa membuat donat kalau ada mikser besar untuk nguleni. Kalau gak ada mikser ini mungkin aku gak akan pernah membuat donat, hehehe.
Jadi dengan mikser ini menggunakan hook.
katanya sih bisa juga pakai hand mikser biasa pakai yang ulir. Tapi aku belum pernah mencoba. Soalnya gimana mau mencoba 3 hand mikserku jebol semuanya, padahal gak aku pakai untuk kerja berat lho :(

Setelah tercampur, masukkan kuning telur. Kemudian lanjutkan putar miksernya.

Pada tahap ini masukkan air sedikit demi sedikit hingga bahan-bahan kering tadi menjadi suatu adonan yang bisa di uleni. Jangan terlalu basah. Oleh karena itu penambahan air dilakukan sedikit demi sedikit.




6. kalau adonan sudah tercampur rata masukkan mentega atau margarin. Uleni lagi hingga kalis.


7. Aku kurang tahu kalis yang sebetulnya itu seperti apa. Ada yg bilang kalau ditarik maka adonan tidak akan robek. Cuma setelah 10 menit aku uleni dengan mikser dan hasilnya seperti di atas itu, maka adonan sudah aku anggap kalis. Dan proses menguleni aku hentikan. Masukkan garam, kemudian aduk lagi 2 menit sampai kira-kira garam sudah tercampur rata di adonan.


8. Kemudian bulatkan adonan, tutup dengan lap basah dan simpan di tempat yang hangat dan lembab. Di resep tertulis untum mendiamkan selama 30 menit, tapi kalau aku melihat kondisi cuaca saat itu.


9. Adonan yang sudah mengembang kira-kira 2 kali ini dicapai setelah aku diamkan 45 menit.
Jadinya setelah 45 menit adonan aku kempiskan dan aku lakukan langkah berikutnya.


10. Mencetak adonan. Jadi adonan digiling/ditipiskan dengan rolling pin kemudian di cetak dengan cetakan donat.

11. Setelah itu kira-kira 1 resep bisa jadi segitu potong donat.

hasil yang sudah matang ntar dulu ya, kamera-nya lagi musuhan sama komputer jadi gak mau download nih :( nanti kalau sudah bisa di download akan aku update blog ini.

terima kasih sudah mampir. Mohon kritik dan sarannya.

Bay Leaf

Sunday, April 12, 2009



Bay leaf.

Salah satu bumbu yang digunakan dalam masakan Italia. Ada yg bilang daun salam, tapi menurutku kok berbeda ya. Daun salam baunya wangi sedangkan bay leaf menurutku bau jamu hehehe.

Aku lebih sering menemukan dalam bentuk kering. Di kemas di dalamj botol, atau di kantong plastik (seperti yang terlihat di background).

Sayur Kare

Monday, April 6, 2009



Sayur Kare

Bahan :

250 gr daging sengkel

1 liter air

Buncis

2 Wortel potong sebesar telunjuk

Kol, potong kotak-ktoak besar

1 buah kentang potong 1 x 1 x 1 cm

Soun

Santan kara bungkus kecil



Bumbu :

6 lembar daun jeruk

3 buah sereh, ambil putihnya, dimemarkan

Lengkuas, dimemarkan

Garam, gula, merica

Minyak untukn menumis



Bumbu halus :

10 buah bawang merah

6 siung bawang putih

6 kemiri, disangrai

1 sdm ketumbar bubuk

2 cm kunyit baker

1 sdm asam jawa



Cara membuat :

  1. rebus daging sampai empuk. Sisihkan.
  2. tumis bumbu halus sampai harum, masukkan daun jeruk, sereh, dan lengkuas. Masukkan daging. Aduk rata
  3. masukkan sayur, pertama wortel, kemudian kentang, buncis dan terakhir kol
  4. masukkan santan, aduk rata, masukkan gula, garam dan merica, icip-icip dulu. Kalau asin, manis nya sudah pas masukkan sun dan sayur kare siap dihidangkan.



Mentega, butter atau margarin..??

Saturday, April 4, 2009

Sering bingung dengan istilah mentega, butter dan margarin..??
Jangan malu, soalnya aku dulu juga gak tahu apa bedanya mentega, butter dan margarin.

Ternyata yang dimaksud mentega itu ya butter.
Mentega atau butter dibuat dari lemak susu.
Di pasaran ada 2 jenis butter, yaitu yg salted (asin) dan unsalted (tawar).
Kalau baca di bukunya Martha Steward sebaiknya pilih yang unsalted (tawar) saja. lebih aman. Soalnya sering tingkat asinnya itu tidak sama meski merek butter-nya sama.



Salah satu merek butter itu seperti Anchor.
Biasanya di supermarket di letakkan di lemari pendingin, berdampingan dengan produk susu lain seperti yoghurt, keju, dll.
Titik leleh yang rendah dari butter menyebabkan butter rentan terhadap suhu, oleh karena itu sebaiknya butter di simpan di suhu yang rendah.

Kalau margarin itu contohnya ya blueband ini. Selain blueband masih ada mother's choice, palmboom, filma, forvita, dll. Margarin dibuat dari lemak tumbuhan, antara lain dari bunga matahari, minyak sawit, dll.

Tingkat leleh margarin lebih tinggi daripada butter karena itu meski di simpan di suhu ruang margarin tidak akan leleh, kecuali kalau kena sinar matahari langsung :)

Susu Evaporasi

Wednesday, April 1, 2009

Salah satu merek evaporated milk. Selain FN ada Marigold, Carnation, dll.
Biasanya untuk olesan roti, atau sebagai salah satu bahan untuk membuat roti atau cake.


Susu evaporasi atau evaporated milk ini adalah susu yang sudah berkurang kadar airnya, jadi lebih pekat daripada susu segar biasa. Tapi jangan dibayangkan kental seperti susu kental manis lho ya. tidak. susu evaporasi ini tidak sekental susu kental manis (atau sering disingkat jadi SKM).

membuat coklat lolipop dengan edible image

Dapat dilihat cara membuat coklat lolipop dengan Chocolate Transparence Transprint atau coklat transfer sheet di link baru ini.


Untuk membuat coklat lolipop dengan edible image yang diperlukan adalah :



1. coklat putih, atau coklat yg sudah berwarna dan ada rasanya



2. kantong segitiga atau piping bag




3. cetakan coklat lolipop mr. smiley

4. edible image ukuran diameter 3 cm atau lebih kecil (misalnya 2,7 cm)





6. stik dan pembungkus permen coklat lolipop


Cara Membuat :




1. masukkan edible image ke dalam cetakan mr. smiley




2. potong-potong coklat, kemudian panaskan hingga coklat mencair, kemudian masukkan ke dalam kantong segitiga. Atau bisa juga dengan cara sesat ala rina rinso - masukkan potongan coklat ke dalam kantong plastik segitiga kemudian panaskan dengan microwave.


3. tuangkan coklat cair ke dalam cetakan coklat, kali ini aku buat 2 warna jadi cetakan coklat hanya di isi setengahnya aja.



4. setelah coklat agak mengeras segera tuang kembali coklat dengan warna yg lain hingga cetakan coklat penuh. sisipkan stik coklat lolipop. supaya stik-nya tidak melorot sebaiknya diganjal dengan sesuatu, misalnya buku, untuk menahan supaya stik tetap bisa pada posisinya.


5. bila posisi stik sudah mantap, segera pindahkan coklat ke dalam lemari es selama 10 - 15 menit. kemudian keluarkan coklat dari cetakan. kalau coklat masih susah untuk dikeluarkan dari cetakan artinya coklat belum sepenuhnya keras, masukkan kembali ke dalam lemari es dan bekukuan sampai coklat bisa dikeluarkan dari cetakan dengan mudah.

6. coklat lolipop dimasukkan ke dalam plastik pembungkus dan jadilah souvenir coklat yang unik dan cantik.


Kalau ingin coklat lolipop dengan edible dengan hasil yang lebih bagus dan lebih halus, bisa dicoba menggunakan coklat transfer sheet. Sebagai informasi, edible image yang digunakan dalam step by step pembuatan ini adalah tipe sugar sheet. Sugar sheet biasanya digunakan dalam pembuatan cake atau cupcake dengan edible image. Sugar sheet digunakan untuk coklat lolipop memang tidak ada salahnya, tetapi dengan coklat transfer sheet hasilnya menurutku lebih bagus.

Untuk cara pembuatannya, coklat lolipop dengan coklat transfer sheet tidak berbeda jauh dengan sugar sheet. Untuk jelasnya bisa di lihat di link ini.

Selamat mencoba.

Pindah Dapur

Assalamu'alaikum.

Dapurku yang di http://dapurnyarina.blog.com pindah ke sini ya.

Untuk arsip klik aja blog-ku yg lama.

Semoga yang ini juga bermanfaat.

Dapurnya Rina Rinso Copyright © 2009 Designed by Ipietoon Blogger Template for Bie Blogger Template Vector by DaPino