Bun Burger Pilihanku

Monday, April 12, 2010




Setelah mencoba beberapa resep roti untuk dijadikan bun burger, akhirnya pilihanku jatuh ke resep ini. Pada dasarnya resepnya sih seperti resep roti pada umumnya, cuma gula-nya sedikit, dan lemak/margarin/butter-nya juga sedikit.

Resepnya aku dapat dari googling. Awalnya sih baca di Annie's Eat yang ternyata resep di blog dia adalah adaptasi dari resepnya Smitten Kitchen. Dan ternyata juga resep ini pernah di tulis di New York Times. Welehhh ternyata panjang juga ya rangakai resep ini sampai di tanganku :)

Kalau baca-baca resepnya sih awalnya bingung karena bahan cairnya hangat, trus satuannya juga dalam cup dan bukan metric. Tapi alhamdulillah daku tak hilang akal, segera aja googling lagi untuk mencari tempat men-covert dari cup ke gram. Kemudian cara membuatnya sebagian aku sesuaikan dengan resep-resep roti yang selama ini aku buat, yaitu pakai air dingin.

Jadinya resep di bawah ini adalah resep adaptasiku dari resepnya Annie's Eat yang merupakan adaptasi dari resepnya Smitten Kitchen. Dan ternyata bersumber dari New York Times.

Yang membuatku suka dengan bun ini adalah, permukaan bun yang tidak berminyak yang cocok dijadikan sebagai bun burger. Aku membayangkan makan fillet o fish-nya McDonald dengan bun-nya yang "kering" tetapi lembut.

Bun ini dalam keadaan hangat sangat mirip dengan burger bun yang umum aku temui di restoran fast food, makanya begitu 1 batch resep pertama yang aku coba berhasil aku seneng banget dan rela mengulanginya lagi. Makanya gak heran masih ada 15 bun burger di freezer. Saking semangatnya aku buat :)



Bun Burger Pilihanku

Bahan :

1 cup (250 ml) air atau susu dingin ---> pisahkan jadi 2, yaitu 200 ml dan 50 ml
2 sdt ragi instan (misalnya fermipan, mauripan, saf, dll)
2½ sdm gula
1½ sdt garam
1 butir telur
3 cup (420 gr) terigu protein tinggi (misalnya cakra)
1/3 cup(42 gr) terigu serba guna (misalnya segitiga biru)
2½ sdm butter unsalted (kemarin aku pakai bakers mix blending)

Olesan :
1 butir telur (aku plus susu)
biji wijen


Cara membuat yang sudah di sesuaikan ala rina rinso :

1. Campur tepung terigu protein tinggi, serba guna, ragi instan, gula, telur dan 200 cc susu/air dingin. Aduk rata. Dan mulai uleni. Kalau cairan (susu atau air) dirasa masih kurang tambah dengan cairan yg tersisa 50 cc sedikit demi sedikit sampai adonan tidak lengket. Tetapi perhatikan juga akan ada lemak (butter atau margarin) yg dimasukkan yang bisa membaut adonan lebih basah. Jadi sebaiknya jangan menambahkan cairan terlalu banyak. Karena kalau nanti terlalu basah mesti nambah terigu. Dan kalau nambah terigu bisa jadi hasil rotinya kurang lembut.

2. Setelah adonan setengah kalis masukkan lemak (butter atau margarin) dan uleni sampai kalis dan elastis.

3. Terakhir masukkan garam. Uleni lagi sampai benar-benar garamnya tercampur rata dengan adonan.

4. Setelah adonan kalis dan elastis bulatkan dan istirahatkan sampai mengembang 2 kali lipat. Salah satu tips dan trik yang aku gunakan adalah : rebus air sampai mendidih dalam panci. kemudian masukkan adonan yang sudah kalis dan elatis di dalam tempat yg tertutup, disertai dengan panci yg berisi air mendidih. uap panas dari air mendidih bisa mempercepat proses fermentasi.

5. Setelah adonan mengambang 2 kali kempiskan untuk mengeluarkan udara, kemudian bagi adonan @ 60 gr. Di resep aslinya 1 adonan ini untuk 8 bun. Ujibileeeee deh orang-orang bule itu soalnya aku bagi adonan menjadi 11 aja (1 adonan kurang lebih @ 80 gr) gede buanget. Trus setelah aku bagi adonan jadi 14 (berat adonan kurang lebih @ 60 gr) baru terasa pas (untuk mas Tras yg ukuran orang dewasa).

6. Setelah adonan dibulatkan, tekan adonan sampai pipih supaya hasilnya bun burger akan melebar dan tidak terlalu naik ke atas/tebal. Setelah itu letakkan dalam loyang yang sudah dioles dengan mentega. Lakukan terus hingga seluruh adonan habis.

7. Setelah adonan selesai dibantuk tutup dengan serbet dan biarkan lagi hingga mengambang 2 kali lipat. Tips dan trik-nya sama seperti sewaktu mengambangkan adonan yang pertama yaitu dengan menggunakan uap air panas.

8. Panaskan oven sampai suhu 200 derajat celsius. Siapkan air mendidih.

9. Kalau adonan bun burger sudah mengambang 2 kali, oles bagian atas dengan bahan olesan dan taburi dengan biji wijen (sesuai selera).

10 Di dalam oven paling bawah letakkan loyang dan beri air panas mendidih. Kemudian letakkan loyang yang berisi adonan bun burger di rak atas. Oven selama 15 menit. Sesekali putar loyang sehingga semua mendapatkan aliran panas yang sama.



Kalau bun-nya sudah bisa membuat sendiri, sayang sekali kalau harus di isi dengan patty jadi yang frozen beli di supermarket, medingan buat sendiri patty-nya. Untuk resep patty-nya bisa di lihat di halaman yang ini.

Maka jadilah burger homemade yang dijamin kesegarannya.

Selamat menikmati. Semoga sharing ini bermanfaat.

4 comments:

Hildiarty W. said...

assalamu'alaykum..
mba rina, thank you y buat sharing2 resepnya.. it's so helpfull..

sekalian mau nanya ni mba..
point no 10 tu maksudnya taruh panci berisi air mendidih di bawah loyang berisi adonan bun burger ya mbah?
soalnya aku blm pernah bikin bun burger..(sorry)

Sashy said...

Makasi resepnya mba Rina hasil burger bun nya perfecto :) hugs

Saudia "iiko" rakhma said...

Terima kasih bunda Rina ^_^ punya saya jadi,tapi gak punya wijen hehehe,jd atasnya dikasih oregano,gak nyambung ya :-D

Rina Rinso said...

wah kalau dikasih oregano pasti wangi banget, bravo dengan kreativitasnya :)

Post a Comment

Dapurnya Rina Rinso Copyright © 2009 Designed by Ipietoon Blogger Template for Bie Blogger Template Vector by DaPino