Showing posts with label tips dan trik. Show all posts
Showing posts with label tips dan trik. Show all posts

Tips dan Trik Membuat Susu Kurma

Sunday, April 11, 2021

 Postinganku membuat susu kurma marie regal ternyata membuat beberapa teman jarpi ke aku menanyakan beberapa hal yang detail. Aku tuliskan disini ya, semoga bisa bermanfaat untuk yang lain.



Di rumah ada 2 blender seperti ini dan aku pernah menggunakan keduanya untuk membuat susu kurma. Hasilnya ternyata berbeda. Kalau pakai blender yang besar, hasil susu kurmanya halus. Kalau pakai blender yang kecil masih ada serpihan kulit kurma sukari (terutama). Mama-ku ga terlalu suka kalau jus kurmanya ada serpihan kulitnya, makanya Mama memilih menggunakan kurma palm furit yg bisa diblender halus. Nah, setelah aku perhatikan, ternyata Mama di Surabaya menggunakan blender kecil itu, jadi tidak heran kurma sukari-nya masih tersisa kulit nya.


Supaya hasilnya halus, pertama tuang setengah kurma (yg sudah direndam susu) dan sedikit susu. Jadi cairannya sedikit dulu aja ya. Kemudian blender.


Setelah kurma agak halus, bisa ditambahkan lagi susu dan biskuit marie, kemudian blender lagi sampai halus. Dan tambahkan susu hingga cair atau sesuai dengan  jumlah kurma yang diblender.



Setelah halus susu kurma marie regal sudah siap di tuang ke dalam botol-botol dan simpan di dalam freezer. 














Cara Mudah Dan Praktis Membersihkan Microwave

Wednesday, July 15, 2020

Aku dapat tips ini gara-gara hobi nonton TV Waku Waku japan hehehe. Acaranya yang aku tonton di stasiun TV itu "Before and After" dan "Homemaker". Kadang nonton juga "Hanging Out With No Plan", dll, mungkin acaranya seperti acara TVRI jadul, informatif, bukan hanya sekedar hiburan.

Oh iya, dari cara Homemaker sebetulnya banyak tips dan triknya. Di acara Hanataka juga sering tuh ada tips dan trik yang ditampilkan, meski kadang ada yang gak sesuai dengan kebiasaanku (seperti cara menumpuk piring yang benar supaya gak berjatuhan saat gempa, dll).

Kali ini tips yang baru aku praktekkan adalah membersihkan microwave dengan cara yang praktis dan mudah, yaitu dengan menggunakan kulit lemon.

Di salah satu episode Homemaker, ditampilkan kalau cara mudah membersihkan adalah dengan memasak kulit lemon di dalam microwave, nanti percikan-percikan air yang keluar dari lemon mengandung minyak yang bisa membersihkan kotoran di dalam microwave. 


Kebetulan hari ini ada kulit lemon, jadi aku manfaatkan. Dan ternyata memang benar. Kulit lemon aku letakkan di piring yang bisa untuk microwave, kemudian aku pasang 1 menit. Karena menurtuku masih kurang jadi aku tambah lagi panasi 1 menit. dan memang ternyata di seluruh bagian dalam microwave ada percikan air. Tapi wanginya jeruk lemon. Segar. Setelah itu aku lap dengan lap bersih. Micrawave-ku sekarang bersih dan bau wangi lemon.

Semoga bermanfaat.

Membuat Pola Marmer pada Cake Marmer

Tuesday, July 7, 2020

Beberapa foto yang menggambarkan bagaimana selama ini aku membuat cake marmer.

Keterangannya adalah sebagai berikut :

Gambar 1: Adonan putih sebagian untuk menutup seluruh dasar loyang.

Gambar 2 : Sebagian adonan cokelat diletakkan di atas adonan putih.

Gambar 3 : Sisa adonan putih dimasukkan ke dalam loyang.

Gambar 4 : Sisa adonan cokelat dimasukkan ke dalam loyang, tidak perlu mengelilingi loyang, biasanya kalau aku hanya di 3-4 bagian saja.

Gambar 5 : Aduk balik dengan  garpu sambil mengelilingi loyang, supaya tercampur antara adonan putih dan cokelat yang ada di dalam loyang.

Gambar selanjutnya adalah pola-pola yang bisa muncul di cake marmer. Bukan berupa dot atau bulatan, tapi seperti pola marmer yang tidak teratur.


Semoga bermanfaat.


Video cara mengaduk adonan. Di upload tgl 29 September 2020.



Kremesan Ayam

Monday, December 3, 2018

Salah satu makanan favorit Ivan. Biasanya kalau ada ayam goreng Ivan akan makin semangat kalau ada kremesnya. Beberapa tahun yang lalu pernah mencoba buat kremes sendiri tapi gagal total, jadinya malah lengket seperti lem :(

Akhirnya 3 bulan lalu menemukan resep yang sesuai dengan selera. Trus hari ini aku coba buat lagi dengan resep itu, alhamdulillah di awali dengan kegagalan hehehe. Setelah aku telaah, ternyata masalah ada pada konsistensi adonan. Kalau adonan terlalu kental, maka jadinya nanti seperti adonan pisang goreng, butirannya besar, tidak bisa membentuk jadi seperti sarang semut yang halus. Tetapi begitu aku tambahi air, adonan jadi cair banget, begitu masuk ke wajan langsung berbentuk butiran-butiran yang bisa disatukan menjadi kremes yang cantik dan renyah.

Berikut resep kremesan ayam yang aku pakai.





Kremesan Ayam

Bahan :
300 gr air rebusan ayam ungkep
125 gr tepung sagu (3 bulan yg lalu pakai tapioka, sekarang pakai sagu, hasilnya sama)
2 sdm tepung beras
1 kuning telur.

Cara membuat :
1. Campur semua bahan jadi 1.

2. Nyalakan kompor, isi wajan penggorengan dengan minyak yg cukup.

3. Ambil adonan dengan tangan dan kucurkan dengan jari-jari sehingga adonan akan masuk ke dalam wajan bentuknya tetesan-tetesan adonan, yang nanti bisa disatukan dan dilipat. Karena diambil dengan jari dan dikucurkan, maka tangan masuk ke baskom adonan dan mengucurkan beberapa kali (bisa 6 kali atau lebih, tergantung selera).

4. Masak dengan api kecil sampai matang/kuning keemasan.

Selamat mencoba.





Melon Pan ala Bungasari

Saturday, November 26, 2016


Sekarang aku posting lagi resep kedua yang aku dapatkan saat mengikuti workshop Japanese Bread Making Class di Bungasari Innovation Center di jl. Pakubuwono VI. Nama roti yang dibuat adalah Melon Pan. Dari adonan roti ini bisa dijadikan berbagai macam jenis roti manis. Karena pada dasarnya roti ini adalah jenis roti manis. Kandungan gulanya banyak. Butternya juga melimpah. Untuk isian dan topping roti disesuaikan dengan kreatifitas.






Melon Pan ala Bungasari 


Bahan Roti :

800 gr    tepung KABUKI GOLD
200 gr    tepung BOLA SALJU
20 gr      ragi instan
4 gr        bread improver
200 gr    gula pasar
50 gr      susu bubuk
2 butir    kuning telur
2 butir    telur utuh
125 gr    susu cair
350 gr    air dingin
15 gr      garam
125 gr    margarin atau butter

Cara Membuat :


  1. Campur terigu KABUKI dan terigu BOLA SALJU, ragi instan, bread improver, gula pasir, dan susu bubuk di dalam mangkuk mikser. Aduk hingga tercampur rata.
  2. Masukkan kuning telur, telur, susu cair, dan air. Aduk hingga membentuk adonan (1/4 kalis).
  3. Masukkan margarin dan garam, aduk hingga kalis.
  4. Angkat dan diamkan adonan selama kurang lebih 10 menit.
  5. Potong dan timbang adonan seberat 55 gr. Bultkan adonan.
  6. Diamkan adonan kembali selama 5 menit.
  7. Buang gasnya, bentuk memanjang dan tipiskan.
  8. Letakkan adonan topping di atasnya sesuai selera.
  9. Susun di dalam loyang yang sudah diberi pemoles loyang.
  10. Diamkan atau proofing selama kurang lebih 90 menit hingga adonan mengembang (di luar dengan suhu ruang).
  11. Poles bagian permukaannya dengan bahan polesan.
  12. Panggang di dalam oven dengan suhu atas dan bawah 190 0C selama 12-15 menit.
  13. Angkat dan dinginkan pada rak pendingin. (cooling tray).




Hasil roti yang di uji coba hari Rabu yg lalu di Bungasari Innovation Center. Yang bentuknya seperti roti tawar itu Pullman Cheese Bread yang sudah aku posting resepnya beserta tips dan trip pembuatannya.

Untuk Melon Pan ini ada beberapa tips dan trik juga yang diajarkan chef Kelik.

Untuk urutan pengerjaannya sewaktu di Bungasari adalah sebagai berikut.

Pertama.

Peserta menimbang dan mengukur bahan-bahan yang akan digunakan untuk membuat Pullman Cheese Bread. Kemudian adonan roti dicampur dengan adonan sponge yang sudah disiapkan sebelumnya oleh tim chef Bungasari. Adonan sponge bisa disimpan selama 24 jam di dalam kulkas. Apabila suhu masih terlalu dingin, bisa ditambahkan 1-2 gr ragi instan untuk mempercepat proses fermentasi. Cara menyimpan adonan sponge adalah, campur semua bahan sponge kemudian biarkan mengembang setengah kali lipat kemidian baru tutup dengan cling wrap dan masukkan ke dalam kulkas. Jadi kesimpulannya jangan memasukkan adonan sponge yang masih baru di campur langsung ke dalam kulkas. Karena saat baru dicampur, ragi instan belum bekerja. Apabila adonan didiamkan dulu di suhu ruang, maka ragi bisa bekerja dulu sesaat sebelum dia tidur (di dalam kullas aktifitas ragi menurun dan bisa dibilang ragi sedang tidur).

Setelah adonan Pullman Cheese Bread sudah kalis elastis, didiamkan dulu, dibungkus dengan cling wrap di meja kerja. Sementara itu kami mulai menyiapkan adonan untuk membuat Melon Pan ini.

Kedua.

Setelah adonan Melon Pan sudah kalis elastis, adonan Pullman Cheese Bread kembali di sentuh. Gas-nya dibuang kemudian dipotong dan ditimbang dan selanjutnya dibulatkan. Kemudian di istirahatkan. Setelah itu baru dimasukkan ke dalam loyang roti tawar dan di diamkan lagi.


Ketiga.

Adonan roti melon pan di potong-potong dan ditimbang 55 gr kemudian dibulatkan. Setelah semua adonan dibulatkan, barulah dibentuk satu-persatu sesuai dengan selera. Saat membentuk roti, adonan yg sudah dibulatkan hanya perlu dibuang gas-nya kemudian langsung dibentuk sesuai selera, tidak perlu di rounding lagi. Kalau di rounding lagi maka adonan harus diistirahatkan lagi 5-10 menit kemudian baru bisa di isi.















Dengan adonan dakar dari Melom Pan, roti bisa di isi dengan berbagai macam isian. Isian roti yang di praktekkan hari itu antara lain keju susu dan sarikaya. Sedangkan untuk toppingnya kita praktek cara membuat topping sapporo dan big egg. 



Pullman Cheese Bread ala Kabuki Gold

Wednesday, November 23, 2016

Hari Rabu kemarin (23 November 2016) alhamdulillah aku diajak oleh komunitas NCC Berbagi (NCCB) untuk mengikuti workshop di Bungasari Innovation Center di jl. Pakubuwono VI no 11 Jakarta. NCCB adalah salah satu bagian kegiatan dari NCC (Natural Cooking Club) yang digagas oleh mbak Pipi. Banyak sekali kegiatan yang dilakukan oleh NCCB, terutama dalam hal berbagi ilmu dan pengetahuan ketrampilan. Salah satu kegiatan NCCB yang pernah aku ikuti adalah pelatihan membuat kue kering di Rusunawa Jatinegara. Di rusun itu NCCB mengajarkan berbagai macam resep kue kering yang laku untuk dijual. Untuk melakukan kegiatan itu memerlukan sponsor dan salah satunya adalah produsen terigu Bungasari.

Keamarin Bungsari memberikan workshop untuk NCCB di gedung Innovation Centernya di jl. Pakubuwono Jakarta Selatan. Aku nebeng berangkat dan pulang dengan Bubu (Yulia Zenith) dan Uni Honest. Karena kelas dimulai jam 08.30 jadi kami mesti berangkat pagi. Maklum, jalanan Jakarta macet adalah suatu yang harus di anticipais. jadi jam 6 aku sudah menunggu dengan manis di Halte UI menunggu mobil Bubu datang menjemputku.

Dan di bawah ini aku tulis 1 dari 2 resep yang di praktekkan bersama-sama. Kami dibagi menjadi 4 kelompok dan setiap kelompok di temani oleh seorang chef.



Pullman Cheese Bread ala Kabuki Gold


Bahan Sponge

600 gr   tepung terigu Kabuki Gold
12 gr     ragi instan
2 gr       bread improver
5           butir telur
150 gr   air es

Cara membuat sponge

1. Aduk tepung terigu Kabuki, ragi, bread improver.
2. Kook telur dan air dingin, masukkan campuran tepung terigu, aduk dengan mikser kecepatan rendah selama 2 menit (3/4 kalis).
3. Diamkan adona  selama 3 jam.

Bahan Dough

400 gr    tepung terigu Kabuki Gold
30 gr      susu bubuk
150 gr    gula
20 gr      garam
150 gr    susu cair
150 gr    butter
250 gr    keju (potong dadu)

Cara membuat adonan :

  1. Masukkan gula, garam, dan susu cair ke dalam mangkuk, aduk hingga larut
  2. Masukkan tepung terigu Kabuki Gold, susu bubuk, dan adonan sponge. Aduk perlahan hingga menggumpal.
  3. Naikkan kecepatan mikser, aduk selama 6 menit.
  4. Turunkan kecepatan mikser, masukkan butter, aduk hingga rata.
  5. Naikkan kembali kecapatan mikser, aduk selama 5 menit atau hingga kalis.
  6. Tuna keju, aduk perlahan hingga rata.
  7. Diamkan adonan selama 35 menit. Buang gas pada adonan. Diamkan kembali selama 20 menit.
  8. Potong adonan sebesat 250 gr, bulatkan dan diamkan adonan selama 10 menit.
  9. Buang gas pada adonan, bulatkan dan susun di dalam loyang 12 x 12 x 25 cm sebanyak 2 baux adonan.
  10. Diamkan adonan selama 45-60 menit. Poles bagian atas roti dengan telur, parut keju di atasnya.
  11. Panggang dengan suhu 250 0C selama 35 menit atau hingga matang.
  12. Siap di sajikan.

Saat praktek kemarin, banyak sekali tips dan trik yang diberikan chef Kelik (yang mendampingin kelompokku). Cara mengenali adonan yang kalis elastis, cara rounding adonan roti, dll.

Beberapa tips yg aku ingat adalah :

Cara untuk mengetahu kapan adonan yg di proofing sudah siap untuk di oven, yaitu 

a. saat adonan di tekan, adonan membal dan kembalt superti semula dengan perlahan-lahan. Apabila adonan saat di tekan belum mimbal artinya belum cukup waktu proofing, apabila saat ditekan tetapi membal dengan cepat artinya over proofing. 
b. saat loyang di gerakkan, adonan bergerak seperti jelly/agar-agar. 
c. ukurannya 2 sampai 2 1/2 kali dari adonan semula.











Fungsi Cream of Tartar

Wednesday, October 19, 2016

Banyak resep yang menulis cream of tartar sebagai salah satu bahan. Sebetulnya, apa sih fungsinya dalam kue kita ?
Kemudian muncul pertanyaan lain, kan cream of tartar diambil dari endapan sisa produksi wine, jadi jatuhnya kan haram tuh. Nah.

Nih ya. Hasil baca buku Kalau Einstein jadi Koki adalah sebagai berikut :

Pemanfaatan cream of tartar yang paling umum digunakan di dapur adalah untuk mengokohkan kocokan putih telur. Bahan ini bisa mengemban tugas tersebut karena sifat asamnya meskipun sesungguhnya termasuk garam. Secara ilmiah, bahan ini bisa menurunkan pH adonan.

Jadi begini, kaku tau tidaknya busa kocokan putih telur bergantung kepada penggumpalan beberapa jetis protein, diantaranya yang paling baik sebagai penghasil buih adalah globulin. Tingkat keasaman yang tepat membuat globulin kehilangan muatan-muatan listrik yang saling menolak. Akibatnya mereka lebih mudah menggumpal dalam dinding-dinding gelembung dan menjadiakannya lebih kuat, seperti balon yg terbuat dari karet yg kokoh.

Nah itu yang tertulis di dalam buku tersebut.

Sedangkan menurutku, kalau masih meragukan kehalalan cream of tartar (meskipun sekarang sudah banyak yang diproduksi secara sintetis daripada yang berasal dari sisa produksi wine), bisa digunakan bahan lain yang bersifat asam yang bisa menurunkan pH, antara antara lain jeruk nipis, jeruk lemon, atau cuka. Jadi bukan menggunakan garam ya untuk mengokohkan kocokan putih telur tetapi bahan yg sifatnya asam yg berfungsi menurunkan pH adonan.

Beberapa contoh resep putih telur yang menggunakan bahan asam (biasanya aku pakai jeruk nipis atau lemon) adalah japanese cheese cake dan meringue.

Tips Menyimpan Sisa Nasi dan Memanfaatkannya Kembali.

Tuesday, August 20, 2013

Kalau masih ada sisa nasi dalam rice cooker sebaiknya langsung dipindahkan saja.
Biasanya kalau aku sih dipindahkan ke dalam wadah tertutup kemudian di simpan dalam lemari es.

Nah,kalau sisa nasi sudah disimpan, kemudian selanjutnya sisa nasi itu mau diapakan ?

Banyak alternatifnya kok.

1. Dihangatkan lagi dengan cara dikukus, di panaskan dalammicrowave juga bisa.

2. Dibuat nasi goreng

3. (ide terbaruku) dibuat nasi bakar.

Kalau untuk dihangatkan lagi pasti semua akan tahu. Ntar bisa jadi teman makan lauk :)

Sedangkan untuk nasi goreng, supaya praktis, sedia bumbu nasi goreng aja di rumah. Kalau di rumahku biasanya sih sedia 2 macam bumbu nasi goreng, nasi goreng merah dan nasi goreng hijau. Bumbunya nyontek dari mama-ku, yaitu bawang merah, bawang putih, dan cabe besar merah (untuk nasi goreng merah) dan cabe besar hijau untuk nasi goreng hijau.


Gambar di atas itu bumbu dasar nasi goreng hijau. Sederhana banget ya bumbunya hehehe.
Biasanya bumbu di atas aku blender (beri minyak sebagai cairannya) kemudian ditumis dan setelah matang simpan di wadah tertutup, simpan dalam freezer. Bisa tahan lama dan kalau ada sisa nasi seperti di atas bisa langsung eksekusi buat nasi goreng hijau.
Untuk perbandingan kalau aku biasanya 1 ons bawang merah, 1 ons bawang putih dan 2 ons cabe hijau (hilangkan bijinya kalau ingin tidak pedas). Sedangkan untuk nasi goreng merah semuanya 1 ons untuk bawang putih, bawang merah, dan cabe merah besar (bijinya dihilangkan juga supaya tidak terlalu pedas).
Dengan perbandingan seperti itu si Ivan (6 tahun) bisa ikut menikmati. Kalau si ayah merasa kurang pedas, aku sodorin aja sambal Boyya atau sambal bu Rudi hehehe (sambal khas oleh-oleh dari Surabaya) atau petik cabe rawit di depan rumah.

Dan ide cemerlang (menurutku hihihi) yg disetujui oleh misua-ku adalah bikin nasi bakar. Bahannya cuma bawang merah, bawang putih, sereh (dikeprek), cabe rawit, daun kemangi dan daun pisang. Untuk aksesorinya nasi bisa ditambah dengan teri, ikan peda, ayam, jamur, dll.
Cara buatnya, bawang merah, bawang putih (bisa diiris atau diulek), cabe, sereh ditumis sampai harum, kemudian masukkan nasi sisa. Campur rata di atas penggorengan. Kemudian masukkan lauk sesuai selera (teri goreng, peda goreng, ayam, dll). Setelah rata ambil daun pisang. Ambil nasi sesuai dengan porsi di rumah, letakkan daun kemangi dan bungkus nasi. Sebelum disajikan bakar terlebih dahulu.

Minim foto dan gambar ya. Iya maaf nih kameranya lagi ngadat, ntar kalau kamera sudah sembuh insya Allah aku posting foto-foto dan gambar keterangannya.

Semoga bermanfaat.




Sushi Time (versi halal)

Monday, March 4, 2013





Ini adalah hasil belajar membuat sushi di Sushi Miya8i (tulisan 8 untuk menggantikan B itu katanya memang disengaja), tp untuk penulisan selanjutnya dan mempermudah aku menulis, angka 8 akan akan menggunakan huruf B saja. Maaf ya utk pemilik sushi miya8i.

Ada 3 jenis, yaitu gunkan, temaki, dan sushi roll yg dipelajari hari itu.

Gunkan dan Temaki gak perlu pakai alat, cara membuatnya juga mudah. Hanya menggunakan nori sebagai pembungkus.
Sementara itu untuk membuat sushi roll harus menggunakan alat untuk menggulung. Alatnya seperti tikar (kalau ga salah dengar namanya makisu, ini yg ngasih tahu juga Ivan yg saat itu ikut lihat aku belajar bikin sushi).


Untuk mendapatkan nori halal dan makisu (tikar untuk menggulung sushi) , silahkan klik toko Dapur Pochopa


Bahan utama dalam sushi adalah nasi.
Nasi jepang dikenal lebih pulen ketimbang beras indonesia. Tapi sayangnya beras jepang dijual dalam jumlah yg banyak, biasanya dalamkemasan (minimal) 10 kg. Untuk menyiasati hal itu chef-nya memberi tips kalau beras kita bisa dicampur dengan ketan supaya hasilnya mirip atau sama dengan beras jepang.

Perbandingannya 900 gr beras biasa + 100 gr beras ketan.

Beras ini dicuci berulang kali hingga air cucian beras bening. Hal ini dimaksudkan supaya tidak ada "bau" nasi saat nasi sudah matang.
Setelah beras di cuci maka selanjutnya adalah memasak beras tersebut sampai matang menjadi nasi. Beras bisa dimasak dengan menggunakan rice cookier atau di aron kemudian di kukus juga bisa. Takaran air menggunakan yg biasa digunakan saja.

Langkah selanjutnya adalah memberi bumbu nasi sushi (sushi shuyo)
Pada umumnya nasi jepang diberi seasoning berupa mirin. Karena ini versi halal maka mirin tidak digunakan. Saus yg digunakan adalah campuran antara vinegar (cuka), air putih, gula, da air jeruk lemon.

Perbandingannya : 10 ml cuka + 80 ml air + 1 sdt gula + air jeruk lemon dari 1/3 buah jeruk lemon (ini ala saya ya). Kalau ala chef-nya aku lupa gak nyatet jumlah gula dan air jeruk lemonnya :)) Maaf

Caranya : Ambil nasi panas yg baru saja matang, masukkan ke dalam wadah sambil diaduk masukkan bumbu nasi sedikit demi sedikit sampai rata. Banyaknya kurang lebih untuk 1 liter beras memerlukan 100 - 150 ml sushi shoyu (kata chef-nya) kalau aku sih dikira-kira aja. Biarkan nasi menjadi dingin. Setelah dingin, nasi siap digunakan.

Fungsi sushi shoyu ini adalah supaya nasi lengket, tidak mudah hancur/pecah, dan nasi tidak kering meski lama terkena udara terbuka.

Nah kalau nasi untuk sushi sudah siap, maka bahan utama lain yg diperlukan untuk membuat sushi adalah nori. Kalau sudah begitu tinggal buat sushi deh.
Untuk lauk/isian/garnish bisa dilihat dari restoran sushi favorit, atau sesuai selera.
Contoh di sushi class adalah crab stick, kyuri (timun jepang), daun selada, telur ikan terbang (tobiko), dan ikan tuna yg ditumis.

Oke, untuk sushi pertama yg dibuat adalah Gunkan.
Gunkan (1 suapan mulut kita) porsinya disesuaikan dengan suapan mulut kita tentu saja. Ada Gunkan Tokyo style (berat nasi 20-30 gr) dan Kobe style (lebih besar drpd Tokyo style).

Cara membuatnya relatif mudah (maaf belum ada step by step-nya ya).
Ambil 1 kepal nasi yg ukurannya kurang lebih 1 suapan. bentuk nasi menjadi kotak kemudian lilitkan nori. Tinggi nasi kurang lebih 1/2 tinggi nori, supaya ada tempat untuk meletakkan lauk dan garnish.

Note : permukaan nori ada yg kasar buram dan ada yg halus mengkilap. Bagian nori yang kasar selalu bertemu dengan nasi, supaya nasi bisa melekat erat.





 Kira-kira seperti itulah Gunkan yang aku buat.
Isinya adalah tumisan ikan tuna dan mayonaise kemudian diberi hiasan kyuri dan tobiko


Kemudian selanjutnya membuat sushi Temaki.
Bentuknya menyerupai ice cream cone, cuma bedanya yg jadinya cone-nya itu nori :)

Cara membuat Temaki :
1 lembar nori di potong menjadi 2 bagian. Ambil nasi 40-50 gr dan posisikan di atas nori yg kasar seperti di gambar




Ratakan nasi kemudian beri isian. Isinya bisa disesuaikan dengan selera.

Tips meratakan nasi : gunakan sarung tangan plastik dan sediakan air. perciki sarung tangan dengan air dan mulailah meratakan nasi, maka nasi tidak akan menempel merepotkan.





Kemudian gulung nori. Pertemukan bagian A1 menuju ke A2 dan selanjutnya gulung sehingga menyerupai ice cream cone.





Taraaaa jadi deh sushi temaki.

 

Kemudian yang terakhir adalah sushi roll. Salah satu menu sushi roll yang jadi hits adalah California Rolls.

Untuk membuat sushi roll ini dibutuhkan makisu yaitu tikar kecil yang terbuat dari bambu, untk menggulung sushi. Jangan lupa lapisi makisu dengan plastik supaya nasi tidak menempel di permukaan makisu. Sebaiknya menggunakan cling wrap supaya hasilnya rapi jali.

Langkah pertama adalah ambil nori dan gunting/potong menjadi 2 bagian yg sama besarnya.
Ambil nasi kurang lebih 80 gr dan letakkan di tengah nori yang permukaannya kasar.




Kemudian ratakan nasi hingga melewati nori, sehingga apabila di balik posisi nasi akan menggantung.





Kemudian balik nori, sehingga permukaan nasi menempel pada makisu, kurang lebih seperti gambar di bawah ini



terlihat kan nasi di bagian atas mengintip seperti itu, tips saya, sebaiknya bagian nasi di ujung atas itu di lebihkan yg banyak, supaya nanti hasilnya makin cantik.

Langkah selanjutnya adalah beri isian. Untuk california roll isinya biasanya crab stick, alpukat, dan kyuri.

Kemudian gulung dan padatkan, setelah itu potong. Beri hiasan dan siap di santap.



Tips memotong sushi :

* gunakan pisau tajam yg rata (bukan yg bergerigi)
* siapkan air. setiapkali akan memotong celup bagian ujung pisau ke air kemudian segera angkat dan posisikan bagian ujung pisau ke atas supaya air mengalir di sepanjang pisau. pisau siap digunakan.
* saat memotong, jangan menekan pisau. gerakkan pisau maju-mundur dan biarkan pisau memotong sushi tanpa tekanan, supaya sushi roll hasilnya tetap cantik.

Dan di bawah ini adalah beberapa hasil sushi ala kadarnya :)





Catatan :
Apabila ada teman yg membaca ini dan merasa ada yg kurang (sudah pasti itu) jangan ragu untuk menghubungi saya supaya saya dapat menambahkan apa yg kurang.
Semoga sharing ini bermanfaat.


Untuk mendapatkan nori halal dan makisu (tikar untuk menggulung sushi) , silahkan klik toko Dapur Pochopa

Sharing : Supaya coklat tidak ber-embun

Monday, March 12, 2012


Gambar di atas adalah perbedaan antara cokelat yg ber-embun dengan yang mulus tidak ber-embun. Padahal keduanya berasal dari 1 cetakan dan aku simpan di lemari es dalam waktu lama (kelupaan, yang jelas cokelat ada di lemari es lebih dari 15 menit).

Apabila ingin hasilnya tidak ber-embun beberapa tips-nya :

1. Jangan langsung dikeluarkan di suhu yang hangat, kalau ada ruang AC lebih baik cetakan yang keluar dari lemari es segera diletakkan di ruang AC. Tapi kalau ga ada ruang AC juga gpp sih. Ini saran yg artinya "lebih baik kalau"

2. Selanjutnya jangan langsung melepaskan cokelat dan mengemas-nya. Sebaiknya lepas cokelat dari cetakan tapi jangan langsung dikeluarkan, alias biarkan dulu sekitar 5 menit supaya embun yang mestinya ada di cokelat akan di transfer ke cetakan. Hasilnya, cokelat akan mulus tanpa embun.

Nah itu sekedar tips dan trik dariku.
Kalau ada masukan silahkan kasih komentar ya.
Ditunggu.

Membuat Lolipop Coklat dengan Chocolate Transparance Transprint

Sunday, July 17, 2011

Tanggal 10 Juli ini SMP-ku di Surabaya membuat reuni untuk pertama kalinya sejak aku lulus SMP thn 1987. Karena setiap kali di facebook aku posting makanan melulu jadi setengah di todong bikin makanan pas acara. Tapi karena dapur di rumah mama-papa di Surabaya tidak memadai jadi aku cuma bisa membuat coklat lolipop dan cookies aja.

Kebetulan aku sedang tergila-gila dengan coklat transfer jadilah untuk lolipop kali ini aku menggunakan coklat transfer sheet itu. Coklat lolipop ini seluruhnya aku buat di Surabaya. Kebetulan juga bisa meotret untuk membuat step by step meskipun tidak sedetail step by step pembuatan coklat lolipop sebelumnya, tapi semoga bisa bermanfaat.



Pertama siapkan dulu coklat transfer sheet-nya.
Bentuknya mengingatkanku pada rugos. Tahu rugos kan ? Sederetan huruf atau gambar yg ada di selembar plastik dan kalau digosok-gosok pada suatu media maka gambarnya berpindah.
Nadh coklat transfer ini memiliki dasar seperti rugos itu. Mediany berupa plastik yg bening dan tinta-nya mudah lepas/rusak apabila tergores. Oleh karena itu hati-hati dalam menangani coklat transfer sheet ini.




Setelah itu gunting sesuai dengan bentuknya dan letakkan dalam posisi terbalik.
Maksudnya posisi tinta menghadap ke dalam sedangkan plastik ada di dasar cetakan. Karena begitu dituang dengan coklat cair maka tinta edible itu akan menempel pada coklat.



Setelah dituang dengan coklat cair, masukkan ke dalam kulkas dan biarkan hingga beku. Apabila sudah beku maka coklat dengan mudah dikeluarkan dari cetakan. Tapi ingat coklat lolipop ini belum siap dikemas, karena masih ada plastiknya kan.



Oleh karena itu langkah selanjutnya adalah melepas plastik 1 per 1 dari setiap lolipop yg jadi.
Setelah plastik dilepas maka cokalt lolipop siap di kemas.

Oh iya sebagai tambahan, aku pesan coklat transfer ini ke Jurike, bisa dilihat website-nya di sini. Semoga bisa menjawab berbagai pertanyaan tentang coklat transfer ini.



Dan inilah paket goodybag yg aku siapkan sewaktu reuni kemarin.

Opera Cake

Thursday, February 17, 2011

Apakah itu Opera Cake ?

Menurut Wikipedia

Opera Cake is a type of French cake. It is made with layers of almond sponge cake (known as Joconde in French) soaked in coffee syrup, layered with ganache and coffee buttercream, and covered in a chocolate glaze. According to Larousse Gastronomique "Opéra gateau is an elaborate almond sponge cake with a coffee and chocolate filling and icing."[1] The cake was popularized by the French pâtisserie house Dalloyau.

Aku pertama kali jatuh cinta sama cake opera saat kursus cake internasional di orange kitchen di rumahnya Uceu dan chef KW.

Dalam setiap gigitan cake opera (awalnya dari trim-an cake opera ding hehehe) tuh rasanya mewah banget, makanya pas ada kursus aku bela-belain datang, apalagi waktu itu kursusnya di Taman Duta yang notabene dekat banget sama rumah :)



Nah cake opera di atas adalah hasil percobaan pertama setelah aku kursus. Kalau lihat lapisan coklat tua dan coklat muda, itu adalah lapisan ganache dan buttercream kopi. Berusaha menyerupai definisi opera cake berdasarkan Wikipedia tadi. Ganache-nya rasanya mewah karena dibuat dari whipping cream dairy dan dark cooking chocolate, buttercream-nya 100% pakai unsalted butter/mentega tawar...huaaaa.... gak nahan deh...rasanya muewahhhh banget. Lumer di mulut...membelai lidah... Ah..pokokna mah raos pisan.

Pamer hasil karya di facebook membuahkan orderan, alhamdulillah...maka aku buatlah opera. Membuatnya benar-benar asik dan kalau lihat hasilnya cantik jadi senaaaang dan puassss banget.

Trus karena pernah ikutan demo Elmer di markas NCC dan jatuh cinta dengan coklat capuccino-nya maka aku coba lagi buat opera dengan coklat capuccino. Ternyata rasanya lebih nikmat. Mas Tras yang suka banget sama kopi cocok dengan opera cake capuccino itu. Alhamdulillah..



Nah tangal 25 Januari lalu aku buat opera lagi, kali ini ukurannya paling besar dari yang pernah aku buat, yaitu 30 x 30 cm.



Karena ukurannya besar jadi aku mesti rombak resep-nya, sekalian memadu padankan resep-resep yang cocok denganku.

Di sini aku tulisakan resepnya, selamat mencoba, semoa sukses. Kalau sukses dan cocok dengan resep ini kirim-kirim trim-an opera cake ke rumahku ya ;)



Opera Cake



Bahan :

Joconde :
7 butir telur utuh
7 kuning telur
130 gr gula halus

7 butir putih telur
110 gr gula pasir

117 gr terigu
250 gr almond
120 gr mentega, lelehkan

Sirop kopi :
40 gr kopi
455 ml air
65 gr gula

Buttercream kopi :
260 gr gula (130 gr di kocok dengan telur, 130 gr + 30 ml air dijadikan sirup karamel)
520 gr mentega tawar/unsalted butter di kocok sampai halus
4 sdm kopi instan + 2 sdm air panas
3 butir telur

Ganache :
440 ml whipping cream
880 gr DCC (dark cooking chocolate, maaf sebelumnya kelebihan 100 gr)
40 gr madu
26 gr mentega tawar/unsalted butter


Cara membuat.

Joconde.
1. Kocok telur utuh, kuning telur dan gula hingga kental.
2. Di wadah terpisah kocok putih telur dan gula hingga kaku.
3.Campur jadi 1 tepung terigu, almond bubuk.
4. Masukkan campuran terigu ke dalam kocokan telur, kuning telur dan gula. Aduk rata.
5. Masukkan kocokan putih telur ke dalam adonan, aduk rata.
6. Terakhir masukkan mentega leleh ke dalam adonan, aduk rata.
7. Masukkan ke dalam 4 buah loyang ukuran 30 x 30 yang sudah diberi alas kertas roti dan panggang dengan suhu 200 derajat selama 10 menit (maksmimal, sering cek oven aja ya).

catatan : loyang dan kertas roti tidak perlu dioles dengan mentega, terigu, atau carlo (pengoles loyang), tetapi begitu joconde matang segera balik dan lepaskan kertas roti di dasar loyang.


Sirop kopi.
Campur semua bahan menjadi 1.

Buttercream kopi.
1. Kocok gula dengan 130 gr gula hingga gula larut dan adonan kental.
2. Buat karamel dari 130 gr gula, setelah jadi karamel tambahkan 30 ml air dan segera masukkan ke dalam kocokan telur dan gula.
3. Kemudian masukkan mentega tawar yang sudah dikocok. Kocok hingga rata.
4. Terakhir masukkan air kopi. Kocok lagi sampai tercampur rata.


Ganache :
1. Panaskan whipping cream
2. Potong-potong DCC, masukkan ke dalam whipping cream hangat, aduk rata.
3. Masukkan madu dan butter, aduk rata.


Cara menyusun :
1. Ambil 1 lembar joconde, perciki dengan air sirop kopi, kemudian oleskan buttercream kopi.
2. Tutup dengan joconde. Siram lapisan joconde dengan sirop kopi, olesi dengan ganache.
3. Tutup dengan joconde. Sirap lapisan joconde dengan siropkopi,olesi dengan buttercream kopi.
4. Tutup dengan joconde. Siram dengan sirop kopi, oleskan ganache.
5. Masukkan ke dalam lemari es hingga ganache set dan membeku. Kemudian siram permukaan cake dengan ganache yang sudah dicairkan/dihangatkan.


dari 4 lapisan joconde, 2 lapis buttercream kopi dan 2 lapis ganache, jadilah opera cake seperti di bawah ini.





Tinggal dihias sesuai selera.

Memandangnya saja sudah mampu menghilangkan rasa penat selama membuatnya :)

Selamat mencoba.

Membuat Royal Icing untuk Cookies

Tuesday, December 28, 2010


Hari ini ada sedikit kesibukan dan hiruk pikuk di dapur rumah. Aku kedatangan 3 tamu. Qifa, Mofa, dan bundanya. Rencananya hari ini akan membuat cookies.
Supaya lebih seru yang aku siapkan bukan cookies yang sudah jadi, tetapi adonan cookies yang harus di cetak dan dipanggang dulu.

Setelah cookies matang, tahap selanjutnya yang seru adalah menghias cookies. Kali ini cookies di hias dengan menggunakan royal icing.

Bahan utama royal icing adalah putih telur dan gula halus. Pada umumnya ditambahkan cream of tartar. Apa itu cream of tartar (ctt) ?

Cream of tartar pada umumnya di dapat dari kerak yang terbentuk dalam wadah untuk fermentasi anggur. Dengan kata lain ctt adalah hasil samping dari produksi wine/khmar.

Berhubunga khmar di haramkan dalam agama Islam, jadi umat muslim menghindari ctt ini. Sebagai pengganti di gunakan zat bersifat asam lainnya, seperti cuka atau air jeruk (lemon atau nipis).

Sebetulnya apa sih fungsi ctt dalam pembuatan royal icing ?

Menurut buku "Kalau Einstein jadi Koki" kaku atau tidaknya kocokan putih telur bergantung pada beberapa jenis protein, yang paling baik sebagai penghasil buih/busa adalah globulin. Pada tingkat asam yang tepat globulin lebih mudah menggumpal dan menjadikan gelembung-gelembung lebih kuat. Contohnya seperti balon yang terbuat dari karet menjadi makin kokoh.

Karena ctt dapat menurunkan kadar asam pada adonan telur+gula, maka untuk menggantikannya bisa kita tambahkan zat lain yang memiliki kadar asam yg dapat menurunkan pH adonan, antara lain asam cuka (cuka dapur), atau air jeruk nipis/lemon.

Dari 2 pilihan itu aku lebih suka menggunakan air jeruk nipis/lemon karena harumnya jauh lebih segar daripada cuka.

Nah untuk itu sekarang tidak perlu ragu lagi untuk meninggalkan ctt dan beralih ke zat asam lain seperti asam cuka atau air jruk nipis/lemon.

Sedangkan resep royal icing yang aku gunakan tadi adalah sebagai berikut :


Royal Icing

Bahan :

60 ml putih telur
225 gr gula halus
1 sdt cuka dapur
1,5 sdt essens vanila

Cara membuat :
campur semua bahan menjadi 1 dan kocok hingga tingkat kekentalan yang diinginkan.

Mungkin ada yg bertanya
"Katanya lebih pilih jeruk, kok sekarang pakai cuka"

Hehehe...ya maaf dong. Soalnya tadi kesiangan jadi gak sempat beli jeruk nipis/lemon di tukang sayur. Maka jangan heran jumlah essens vanila yang aku gunakan sangat banyak untuk menutupi bau asam cuka yang menyengat.

Mem-proofing Adonan Roti Ala rina rinso

Thursday, December 16, 2010

Membuat roti saat mendung seperti sekarang memang membutuhkan kesabaran. Karena ragi bisa bangun dan bekerja dengan baik di suhu yang hangat.


Untuk membantu menaikkan suhu udara, supaya si ragi bisa bangun, aku melakukan hal ini.

1. rebus air hingga mendidih
2. letakkan adonan yg di tutup serbet di rak atas
3. letakkan panci beisi air mendidih di rak bawah
4. tutup pintu oven

Pada kondisi seperti itu 1 jam sudah cukup untuk membuat adonan naik 2 kali lipat.

Nah semoga tips ini bermanfaat.

NB : Oven tidak perlu di nyalakan, jadi oven hanya digunakan sebagai tempat saja. Selain oven bisa juga dilakukan di lemari.

Sharing : mengemas doll cake

Sunday, September 19, 2010

Beberapa waktu yang lalu aku sempat berjanji dengan salah seorang teman untuk memposting bagaimana cara aku mengemas Doll Cake. Tapi sayangnya aku lupa naruh file-nya dimana. nah ceritanya beberapa waktu yang lalu aku menemukan "harta Karun" berupa file-file lamaku yang ternyata tersimpan di harddisc arsip. Dan aku menemukan foto dus/kemasan doll cake yang aku pakai.


Tinggi cake dasarnya kurang lebih 7-8 cm dan tinggi rok doll cake-nya kurang lebih 12-13 cm.



Semoga bermanfaat....

Ayam Kodok ala rina rinso

Tuesday, August 10, 2010

Ayam kodok itu apakah daging ayam dicampur dengan daging kodok ?
Begitu yang sering aku dengarkan komentarnya setiap kali aku bicara tentang ayam kodok.

Tentu saja bukan.

Ayam kodok adalah campuran daging ayam cincang, daging sapi cincang, bumbu-bumbu dan campuran keduanya dimasukkan ke dalam kulit ayam yg utuh sehingga bentuknya masih mirip dengan ayam.
Trus kodoknya dari mana ?
Mungkin karena bentuknya jadi seperti kodok :)



Sebetulnya resep ini sudah pernah aku tulis di blog dapurku yang lama. Sengaja aku tulis lagi di sini karena aku sekarang lebih suka membuat ayam kodok dengan cara yang berbeda dengan yang dulu sering aku kerjakan. Dan supaya ada posting baru dari blog ini hehehehe...

Cara menguliti bisa klik link Cara Menguliti Ayam ini ya (edit : 26 Oktober 2025)



Ayam kodok panggang ini aku panggang dengan menggunakan baking tray atau apalah yang dibeliin sama mas Tras di IKEA S'pore, jadi permukaan bawah ayam tidak bersentuhan langsung dengan alas/loyang. Begitu aku dibeliin baking tray ini aku langsung semangat bikin ayam kodok panggang.

Percobaan pertama, kulit ayam mengelupas karena aku lupa melubangi kulit dengan cara di tusuk-tusuk dengan garpu atau pisau. Akibatnya kulit robek karena tidak mempu menahan tekanan cairan daging di dalamnya. Tetapi mengenai rasa ayam kodok ini hmmm jangan ditanya enak malah menurutku lebih enak daripada ayam kodok yang di kukus terlebih dahulu. Enaknya apa ? Jus dagingnya masih utuh karena daging langsung dipanggang dan rasanya lebih "kering" dan "renyah". Sementara kalau dikukus jus dagingnya bercampur dengan uap air memasak, kemudian daging juga terasa "basah" karena sudah dimasak dengan cara di kukus.

Semuanya memang tergantung selera tetapi kalau aku sih lebih pilih cara baru yang aku gunakan, yaitu langsung dipanggang.

Untuk step by step-nya menyusul ya. Kalau ada proyek ayam kodok lagi ntar minta tolong yayangku untuk motretin step by step-nya.

Supaya tidak buka-buka lagi blog ini dia aku copy paste resep ayam kodok ala aku.



Ayam Kodok ala Rina rinso


Bahan Isi:


1 ekor ayam sekitar 800 gr, ambil dagingnya saja (kulitnya tetap utuh)

500 gr daging ayam giling

500 gr daging sapi giling

4 potong roti tawar, rendam dalam air, kemudian peras

2 butir telur ayam besar

2 sdt gula

1 ½ sdt garam (bisa dikurangi, atau sesuai selera)

½ sdt merica

¼ sdt chicken powder (misalnya royco, masako, dll) bisa juga di tiadakan atau dihilangkan
1/2 sdt pala

4 butir telur rebus (untuk isi pada ayam)

Tips : kalau bahan untuk isian ayam kodok masih ada sisa, maka bisa diberdayakan untuk membuat bakso, atau untuk daging burger.

Pengoles :

1 sdm margarin

1 sdm madu

1 sdm kecap manis

¼ sdt pala

½ sdt merica



Saus :

3 sdm mentega

2 sdm terigu (cairkan dengan 100 ml kaldu dari 500 ml kaldu yg tersedia)

5 sdm kecap manis

3 sdm kecap inggris

1 bawang bombay, cincang kasar

500 ml kaldu

2 sdt garam (bisa di skip, karena menurut usiaku tanpa garam udah asin)

2 sdt gula

½ sdt merica

½ sdt pala




Cara Membuat ayam kodok :

1. Aduk semua bahan Isi ayam kodok sampai rata (kecuali telur rebus untuk isi).

Tips : Biasanya sebelum dimasukkan ke dalam ayam aku icip dulu adonan isi ini. Caranya ambil 1 sendok makan adonan kemudian panaskan di atas wajan tanpa minyak. Kalau sudah matang bisa di icip-icip apa kekurangannya.

2. Masukkan bahan isi ke dalam kulit ayam.

Tips : Masukkan adonan isi ke dalam kantong segitiga. Potong bagian ujung plastik segitiga. Isikan adonan isi ke kulit ayam.

3. Masukkan telur rebus di 4 bagian, di samping sayap kiri-kanan dan samping paha kiri-kanan. Isi kulit ayam dengan adonan sampai penuh dan bentuknya seperti ayam utuh.

4. Jahit bagian leher dan bagian bawah ayam (utuhkan bagian “brutu-nya”) kemudian tusuk-tusuk ayak kodok supaya saat dipanggang tidak robek.

5. Olesi ayam dengan bahan pengoles. Panggang ayam sampai matang.

Tips : Ayam dipanggang selama 40 menit dan di tutup dengan aluminium foil. Kemudian buka aluminium foil dan lanjutkan memanggang 30 menit lagi, sambil sesekali di olesi dengan bahan pengoles.


Membuat saus :

1. Tumis bawang bombay dengan mentega hingga matang, masukkan semua bumbu (kecuali tepung terigu) dan 400 ml kaldu. Masak sampai mendidih.

2. Masukkan terigu cair dan aduk sampai rata. Setelah mendidih angkat.


Ayam kodok disajikan dengan saus dan dilengkapi dengan kentang goreng, wortel, buncis rebus dan mentimun.

Semoga bermanfaat.

Ebi Furai ala kadarnya

Tuesday, March 9, 2010

Ibu-ibu dan bapak-bapak...ini nih mau sharing lagi salah satu menu andalan di rumah. Frozen food rumahan yang bisa dibuat sendiri. Lebih murah dan lebih puas makannya :)
Gak mau rugi ya. Ya iya dong, kalau sudah bisa buat sendiri kan lebih enak buat sendiri di rumah.

Udang ini, kalau sudah di panir bisa disimpan di freezer dalam jumlah banyak. Nanti sewaktu-waktu kalau ingin makan ebi furai ini tinggal di keluarkan dulu dari freezer, biarkan 10-15 menit kemudian setelah itu goreng deh. Menggorengnya tidak usah terlalu lama kerena nanti kalau terlalu lama menggoreng daging udang keras dan gak juicy lagi.

Karena aku lagi rajin jadi aku buat juga step by step pembuatan ebi furai ini ya, semoga bermanfaat.

Salam hangat dari dapur yang hangat (panas kompor maksudnya hehehe)



Ebi Furai ala kadarnya.

Bahan :
Udang yang sudah dikupas, sisakan bagian ekornya.
Air jeruk nipis untuk melumuri udang.
Telur, kocok lepas.
Garam dan merica.
Tepung terigu
Tepung panir panko
Minyak untuk menggoreng.

Caranya :



1. siapkan bahan-bahan yang diperlukan. Cuci udang sampai bersih, lumuri dengan air jeruk nipis.

2. Udang dibelah di bagian punggun. Bersihkan bagian hitam-hitamnya.

jangan lupa bagian perut juga dikerat supaya nanti udang tidak bengkok/saat digoreng bisa lurus.


3. Setelah semua udang dibelah dan dikerat beri bumbu garam dan merica sesuai selera. Kemudian masukkan ke dalam tepung terigu, lumuri semua bagian sampai tertutup terigu.



4. Setelah itu masukkan udang berselimut terigu ke dalam kocokan telur. Ratakan ke seluruh permukaan terigu. Karena kalau tidak terkena adonan telur nanati tepung panko-nya tidak menempel.


5. Baru gulingkan di atas piring yang ada tepung panko-nya.



Kalau ingin lebih tebal tepung panko-nya bisa disemprot atau di ciprati dengan air supaya tepung panko menggumpal.


Emang ada bedanya ?
Ada dong.
Di piring atas itu, udang yang tepung panirnya tipis artinya tepung panko-nya kering. Sedangkan di bagian kanan yang kelihatan lebih gendut, itu karena tepung panko-nya di perciki air dulu.

Nah setelah udang selesai dipanir masukkan dulu ke kulkas sebentar supaya tepung panirnya melekat erat dan tidak mudah rontok saat digoreng.
Atau bisa juga disimpan di freezer untuk di goreng dan disajikan kapan-kapan.



Ebi furai yang hangat nikmat untuk di santap.

Dapurnya Rina Rinso Copyright © 2009 Designed by Ipietoon Blogger Template for Bie Blogger Template Vector by DaPino