Showing posts with label jajanan tradisional. Show all posts
Showing posts with label jajanan tradisional. Show all posts

Pukis Banyumas ala Rina Rinso

Saturday, April 16, 2016

Resep ini aku dapat dari mbak Retno, teman tahsin sekaligus ibu temennya Ivan sejak TK sampai sekarang kelas 3 SD.

Rasa pukisnya menurut top banget aku suka. Makanya aku tulis di blog ini. Sebelumnya pernah aku posting di rinarinso.com tapi karena gak diperpanjang jadilah resepnya raib seiring dengan terhapusnya website ini.

Berikut ini resep pukis banyumas ala rina rinso





Pukis Banyumas ala rina rinso



Bahan :

4 butir telur

300 gr gula pasir

500 gr terigu segitiga

1/2 bungkus ragi instan/ 6 gr

1/2 sdt vanili bubuk

Santan 750 ml (aku buat dari 3 bungkus santan instan sun kara yg kecil ditambah air sampai 750 ml)

1/2 sdt garam

3 lembar daun jeruk purut

1/2 kaleng susu kental manis/ 175 gr

200 gr blueband

1 sdm wijsman



Cara membuat (menyesuaikan dengan gambar foto di bawah ya)

1. Rebus santan dengan daun jeruk purut dan garam sampai mendidih, kemudian diamkan hingga hangat suam-suam kuku dan siap digunakan. Setelah hangat masukkan susu kental manis. Aduk rata.

2-3. Kocok telur dan gula hingga mengembang, kemudian masukkan bahan kering (terigu, ragi, dan vanila bubuk) dan santan hangat ke dalam adonan kocokan telur, secara bergantian. Bisa dikocok pelan dengan mikser.

4. Setelah itu masukkan blueband dan wijsman yang sudah dicairkan. Kemudian diamkan selama 1 jam.

5. Setelah 1 jam adonan akan mengembang.

6. Bagian adonan menjadi 2 bagian, salah satunya beri 1 sdm cokelat bubuk. Dan karena cita-citaku membuat pukis yg banyak cokelatnya maka adonan cokelatku jauh lebih banyak daripada yang adonan putihnya (balas dendam dot com hehehe).

7-8. Panaskan cetakan langsung di atas kompor tidak perlu alas. Setelah cukup panas masukkan adonan cokelat kemudian putih hingga 3/4 tinggi cetakan. Setiap kali akan memasukkan adonan ke dalam cetakan, adonan harus diaduk-aduk supaya tidak banyak gas-nya.

9. Tutup cetakan dan biarkan hingga matang.

10. Pukisnya sudah matang

11. Pukis yg masih panas masih lembut dan mudah penyet, jadi sebaiknya letakkan pukis di tempat yg datar supaya bentuknya tetap cantik.

12. Pukis banyumas ala saya sudah siap di santap. 1 resep ini bisa utk 40-50 buah pukis.




Catatan :

1. Kalau tepungnya menggunakan segitiga biru/ serbaguna atau protein sedang semua maka hasilnya pukis akan lembut sekali. Susah untuk dibentuk menjadi kue ulang tahun seperti yg beberapa hari yg lalu aku posting.
Kalau ingin hasil pukis agak kaku/keras tapi tetap empuk dan lembut maka terigu bisa dicampur dengan cakra/ protein tinggi.

2. Kalau ingin lebih disayang suami, beri potongan keju yang cukup besar di pukis kejunya (ini tambahan tips dari suamiku ya hehehehe).


3. Resep ini mengalami revisi hari ini tgl 25 September 2018. 

Cara mengeluarkan pukis dari cetakannya.


Video ditambahkan 23 September 2020

Cireng Saus Cuko

Monday, March 14, 2016

Resep ini sudah pernah aku share di Facebook. Supaya gampang nyari arsipnya, aku copy paste di blog dapurku.

Kenapa cireng ? Entahlah. Aku suka dengan makanan ini saat kenal pertama kali di ibu penjual lotek dan gorengan di gedung arsitek (atau planologi ya) samping gedung GD dan BI (setting kampus lama thn 90-an sebelum ada labtek). Cireng, bala-bala, dan lotek adalah makanan murah meriah yg mengenyangkan di masa itu (mungkin masa kini juga). Setiap kali ada tucking gorengan aku pasti cari cireng :)
Makanya saat ada resep cireng ini aku jadi pingin banget mencobanya.

Inspirasinya dari Kak Fika, mentor Ivan saat level 2 di Technonatura.

Di Facebook aku tulis sebagai cireng mbledosh atau meledak karena saat digoreng cirengnya mbledosh atau meledak. Ada yg kasih testimoni kalo cirengnya enak tapi akibatnya tangannya kena percikan minyak. Jadi, hati-hati ya saat menggorengnya.

@-----@-----@-----@-----@-----@-----@-----@

Cireng mbledosh saus cuko ini termyata enakkkkk.



Cireng mbledosh


Bahan :
200 gr aci
1/2 sachet royco ayam
1 sdt garam
1/2 sdt merica bubuk
1/4 sdt bawang putih bubuk
200 ml air
1 batang daun bawang, iris halus

Cara membuat :
1. Campur aci, garam, merica, bubuk royco, bawang putih, dan bawang daun. Aduk rata.
2. Rebus air sampai mendidih, kemudian masukkan ke dalam campuran aci sedikit demi sedikit sambil diaduk dengan sendok kayu.
3. Setelah rata ambil adonan dengan sendok, goreng dalam minyak panas, goreng dengan api sedang cenderung kecil.

Tips :
* Bawang putih bubuk bisa diganti dengan bawang putih segar.
* Saat menggoreng adonan cireng nanti akan mbledosh atau meletus tapi gak heboh kok, cuma ntar jangan kaget aja.
* Saat menggoreng cireng sebaiknya hindari bentuk membulat seperti bakso, karena kemungkinan mbledosh-nya lebih besar. Jadi saranku, ambil 1 sendok adonan, kemudian dengan sendok lain dorong adonan dan masukkan ke dalam wajan penggorengan yg sudah panas kemudian tekan adonan supaya bentuknya tipis melebar, bukan bulat.
Jadinya iya membutuhakn 2 sendok saat menggoreng cireng ini.



Saus cuko ala kak Fika Humairoh

Bahan :
250 gr gula aren
1 liter air
100 gr bawang putih
10 buah cabe rawit
5 sendok teh gula pasir
4 sdt garam
50 gr ebi
75 ml air asam jawa
2 sdm kecap manis

Cara membuat :
1. Rebus air bersama gula aren hingga gula larut.
2. Haluskan bawang puith dan cabe rawit. Masukkan ke dalam air gula, rebus hingga mendidih. Tambahkan gula, garam, dan kecap manis.
3. Haluskan ebi, kemudian sangrai hingga kering kecoklatan. Masukkan ke dalam saus.
4. Didihkan sekali lagi, kemudian saring.
5. Saus cuko sudah ssiap






Update.

Sudah nyoba cireng mbledosh yg aku posting akhir pekan kemarin kah ?
Nah siang menjelang sore ini aku coba buat lagi dengan tepung tapioka gunung merapi (maaf ternyata gunung agung hehehe) , air aku ganti dengan kaldu (pas lagi buat stok kaldu utk ayam kodok) dannnn hasilnya udah persis dengan cireng ala bumbu bumbu yg sekarang banyak beredar di pasaran.
Rupanya merek tapioka berpengaruh terhadap hasil ya.
Adonan kali ini bisa dipulung meski lengket. Jadi adonan aku sendokin bulat, masuk ke piring yg berisi tapioka, dibedakin dengan tapioka sambil dibentuk pipih trus baru di goreng.
Kalau pakai kaldu asli garam dan merica bisa ditambahkan.
*kembali ngunyah cireng







Dapurnya Rina Rinso Copyright © 2009 Designed by Ipietoon Blogger Template for Bie Blogger Template Vector by DaPino