Showing posts with label roti. Show all posts
Showing posts with label roti. Show all posts

Resep Roti Tanpa Telur

Thursday, April 16, 2020

Resep ini aku dapatkan dari video yang beredar di Facebook. Hasilnya roti ini, menurutku enak, empuk, dan yang penting bisa tetap membuat roti meskipun tidak menggunakan telur. Adonan ini juga cocok untuk yang alergi telur.

Berikut ini resepnya. Oh iya, berhubung aku sering menggunakan bread maker untuk nguleni adonan roti, jadi di bawah ini aku tulis cara membuat dengan menggunakan bread maker (Kenwood BM 256) dan menggunakan mikser/manual. Roti yang sering aku buat adalah cinnamon roll (karena praktis dan cepat), jadi aku aku tulis adalah membuat cinnamon roll. Akan tetapi kalau untuk roti lain juga bisa kok.

Roti Empuk Tanpa Telur

Bahan :
300 g terigu protein tinggi
40 g gula pasir
20 g mentega/margarin
180 ml air/susu cair
1/2 sdt garam
2 sdm susu bubuk (bisa di skip)
1-2 sdt ragi instan (kalau pakai sendok teh biasa 2, kalau pakai sendok takar 1)

Olesan cinnamon roll :
50 gr mentega
50 gr gula pasir
1 sdt kayu manis bubuk
(campur semua bahan menjadi 1)


Cara membuat dengan bread maker.

1. Masukkan bahan sesuai dengan urutan yang tertulis untuk bread maker (cairan dulu, kemudian terakhir baru bahan kering). Air, gula, mentega, terigu, susu bubuk, ragi, dan garam (terakhir, setelah mesin berjalan sekitar 2 menit).

2. Tekan mode 8 (Dough). Dan biarkan bread maker bekerja.

3. Setelah 30 menit matikan/cabut listrik bread maker. Biarkan adonan di dalam bread maker, jangan dikeluarkan. Istirahatkan adonan di dalam bread maker selama 30 menit.

4. Setelah total 1 jam di dalam bread maker, keluarkan adonan, kempiskan, kemudian giling/tipiskan dan beri bahan olesan cinnamon roll, kemudian gulung dan potong-potong sesuai selera, kemudian proofing selama 30 menit.

5. Setelah itu masukkan ke dalam oven dengan suhu 180 derajat celsius selama 20-25 menit atau hingga matang.



Cara membuat dengan mikser/manual.

1. Campur semua bahan kering (terigu, gula, ragi) kemudian masukkan air sedikit demi sedikit, kemudian garam dan setelah itu mentega. Uleni hingga kalis, kemudian istirahatkan selama 30 menit.

2. Setelah 30 menit, bentuk adonan sesuai selera (kalau untuk cinnamon roll digilas melebar, kemudian diberi isian, digulung dan kemudian di potong.

3. Setelah adonan siap, proofing selama 30 menit.

4. Setelah itu masukkan ke dalam oven dengan suhu 180 derajat celsius selama 20-25 menit atau hingga matang.


Semoga bermanfaat



Adonan dibentuk menjadi roti cinnamon roll


Adonan yang sudah di proofing selama 30 menit


Setelah matang


Adonan untuk dibuat menjadi donat, enak juga

Aneka Isian untuk Roti

Friday, December 9, 2016

Nah, setelah resep untuk roti tawar dan roti manis sudah aku tulis, maka sekarang saatnya untuk menulis kembali berbagai macam isian untuk roti yang dipraktekkan di Bungasari Innovation Center tempo hari.


Resep roti-nya bisa dilihat di resep roti tawar atau resep roti manis. Resep itu sudah di praktikkan di Bungasari Innovation Center.



Keju Susu (isian/filling)

Bahan :

250 gr    keju cheddar
100 gr    SKM (susu kental manis)

Cara membuat :

Campur keju dan SKM jadi 1.


Topping Sapporo

Bahan :

100 gr    butter/mentega
75 gr      gula halus
300 gr    terigu Hana Emas

Cara Membuat :

Campur semua bahan menjadi 1.

Supaya rasa menjadi lebih legit, bisa ditambahkan 50 gr cream cheese.

Cara meng-aplikasikan di atas roti. Celup roti ke air, kemudian gulingkan di atas topping.



Big Egg

Bahan :

150 ml air
130 gr butter/mentega
100 gr terigu Hana Emas
7 butir telur

Cara Membuat :


  1. Masak air hingga mendidih. Masukkan mentega dan terigu, aduk rata. Angkat. Dinginkan.
  2. Setelah dingin, masukkan telur satu persatu sambil dikocok.
  3. Masukkan ke cantone plastik segi tiga, sias digunakan. 
NB : Adonannya akan encer sekali.



Filling Sarikaya Pandan

Bahan :

250 gr   sarikaya
100 gr   cream cheese
100 gr   gula halus

Cara Membuat :

Kocok semua bahan hingga rata, bulatkan (20-25 gr). Siap digunakan sebagai isian roti. Di kelas tempo hari isian ini digunakan untuk roti dengan topping Big Egg.










Melon Pan ala Bungasari

Saturday, November 26, 2016


Sekarang aku posting lagi resep kedua yang aku dapatkan saat mengikuti workshop Japanese Bread Making Class di Bungasari Innovation Center di jl. Pakubuwono VI. Nama roti yang dibuat adalah Melon Pan. Dari adonan roti ini bisa dijadikan berbagai macam jenis roti manis. Karena pada dasarnya roti ini adalah jenis roti manis. Kandungan gulanya banyak. Butternya juga melimpah. Untuk isian dan topping roti disesuaikan dengan kreatifitas.






Melon Pan ala Bungasari 


Bahan Roti :

800 gr    tepung KABUKI GOLD
200 gr    tepung BOLA SALJU
20 gr      ragi instan
4 gr        bread improver
200 gr    gula pasar
50 gr      susu bubuk
2 butir    kuning telur
2 butir    telur utuh
125 gr    susu cair
350 gr    air dingin
15 gr      garam
125 gr    margarin atau butter

Cara Membuat :


  1. Campur terigu KABUKI dan terigu BOLA SALJU, ragi instan, bread improver, gula pasir, dan susu bubuk di dalam mangkuk mikser. Aduk hingga tercampur rata.
  2. Masukkan kuning telur, telur, susu cair, dan air. Aduk hingga membentuk adonan (1/4 kalis).
  3. Masukkan margarin dan garam, aduk hingga kalis.
  4. Angkat dan diamkan adonan selama kurang lebih 10 menit.
  5. Potong dan timbang adonan seberat 55 gr. Bultkan adonan.
  6. Diamkan adonan kembali selama 5 menit.
  7. Buang gasnya, bentuk memanjang dan tipiskan.
  8. Letakkan adonan topping di atasnya sesuai selera.
  9. Susun di dalam loyang yang sudah diberi pemoles loyang.
  10. Diamkan atau proofing selama kurang lebih 90 menit hingga adonan mengembang (di luar dengan suhu ruang).
  11. Poles bagian permukaannya dengan bahan polesan.
  12. Panggang di dalam oven dengan suhu atas dan bawah 190 0C selama 12-15 menit.
  13. Angkat dan dinginkan pada rak pendingin. (cooling tray).




Hasil roti yang di uji coba hari Rabu yg lalu di Bungasari Innovation Center. Yang bentuknya seperti roti tawar itu Pullman Cheese Bread yang sudah aku posting resepnya beserta tips dan trip pembuatannya.

Untuk Melon Pan ini ada beberapa tips dan trik juga yang diajarkan chef Kelik.

Untuk urutan pengerjaannya sewaktu di Bungasari adalah sebagai berikut.

Pertama.

Peserta menimbang dan mengukur bahan-bahan yang akan digunakan untuk membuat Pullman Cheese Bread. Kemudian adonan roti dicampur dengan adonan sponge yang sudah disiapkan sebelumnya oleh tim chef Bungasari. Adonan sponge bisa disimpan selama 24 jam di dalam kulkas. Apabila suhu masih terlalu dingin, bisa ditambahkan 1-2 gr ragi instan untuk mempercepat proses fermentasi. Cara menyimpan adonan sponge adalah, campur semua bahan sponge kemudian biarkan mengembang setengah kali lipat kemidian baru tutup dengan cling wrap dan masukkan ke dalam kulkas. Jadi kesimpulannya jangan memasukkan adonan sponge yang masih baru di campur langsung ke dalam kulkas. Karena saat baru dicampur, ragi instan belum bekerja. Apabila adonan didiamkan dulu di suhu ruang, maka ragi bisa bekerja dulu sesaat sebelum dia tidur (di dalam kullas aktifitas ragi menurun dan bisa dibilang ragi sedang tidur).

Setelah adonan Pullman Cheese Bread sudah kalis elastis, didiamkan dulu, dibungkus dengan cling wrap di meja kerja. Sementara itu kami mulai menyiapkan adonan untuk membuat Melon Pan ini.

Kedua.

Setelah adonan Melon Pan sudah kalis elastis, adonan Pullman Cheese Bread kembali di sentuh. Gas-nya dibuang kemudian dipotong dan ditimbang dan selanjutnya dibulatkan. Kemudian di istirahatkan. Setelah itu baru dimasukkan ke dalam loyang roti tawar dan di diamkan lagi.


Ketiga.

Adonan roti melon pan di potong-potong dan ditimbang 55 gr kemudian dibulatkan. Setelah semua adonan dibulatkan, barulah dibentuk satu-persatu sesuai dengan selera. Saat membentuk roti, adonan yg sudah dibulatkan hanya perlu dibuang gas-nya kemudian langsung dibentuk sesuai selera, tidak perlu di rounding lagi. Kalau di rounding lagi maka adonan harus diistirahatkan lagi 5-10 menit kemudian baru bisa di isi.















Dengan adonan dakar dari Melom Pan, roti bisa di isi dengan berbagai macam isian. Isian roti yang di praktekkan hari itu antara lain keju susu dan sarikaya. Sedangkan untuk toppingnya kita praktek cara membuat topping sapporo dan big egg. 



Pullman Cheese Bread ala Kabuki Gold

Wednesday, November 23, 2016

Hari Rabu kemarin (23 November 2016) alhamdulillah aku diajak oleh komunitas NCC Berbagi (NCCB) untuk mengikuti workshop di Bungasari Innovation Center di jl. Pakubuwono VI no 11 Jakarta. NCCB adalah salah satu bagian kegiatan dari NCC (Natural Cooking Club) yang digagas oleh mbak Pipi. Banyak sekali kegiatan yang dilakukan oleh NCCB, terutama dalam hal berbagi ilmu dan pengetahuan ketrampilan. Salah satu kegiatan NCCB yang pernah aku ikuti adalah pelatihan membuat kue kering di Rusunawa Jatinegara. Di rusun itu NCCB mengajarkan berbagai macam resep kue kering yang laku untuk dijual. Untuk melakukan kegiatan itu memerlukan sponsor dan salah satunya adalah produsen terigu Bungasari.

Keamarin Bungsari memberikan workshop untuk NCCB di gedung Innovation Centernya di jl. Pakubuwono Jakarta Selatan. Aku nebeng berangkat dan pulang dengan Bubu (Yulia Zenith) dan Uni Honest. Karena kelas dimulai jam 08.30 jadi kami mesti berangkat pagi. Maklum, jalanan Jakarta macet adalah suatu yang harus di anticipais. jadi jam 6 aku sudah menunggu dengan manis di Halte UI menunggu mobil Bubu datang menjemputku.

Dan di bawah ini aku tulis 1 dari 2 resep yang di praktekkan bersama-sama. Kami dibagi menjadi 4 kelompok dan setiap kelompok di temani oleh seorang chef.



Pullman Cheese Bread ala Kabuki Gold


Bahan Sponge

600 gr   tepung terigu Kabuki Gold
12 gr     ragi instan
2 gr       bread improver
5           butir telur
150 gr   air es

Cara membuat sponge

1. Aduk tepung terigu Kabuki, ragi, bread improver.
2. Kook telur dan air dingin, masukkan campuran tepung terigu, aduk dengan mikser kecepatan rendah selama 2 menit (3/4 kalis).
3. Diamkan adona  selama 3 jam.

Bahan Dough

400 gr    tepung terigu Kabuki Gold
30 gr      susu bubuk
150 gr    gula
20 gr      garam
150 gr    susu cair
150 gr    butter
250 gr    keju (potong dadu)

Cara membuat adonan :

  1. Masukkan gula, garam, dan susu cair ke dalam mangkuk, aduk hingga larut
  2. Masukkan tepung terigu Kabuki Gold, susu bubuk, dan adonan sponge. Aduk perlahan hingga menggumpal.
  3. Naikkan kecepatan mikser, aduk selama 6 menit.
  4. Turunkan kecepatan mikser, masukkan butter, aduk hingga rata.
  5. Naikkan kembali kecapatan mikser, aduk selama 5 menit atau hingga kalis.
  6. Tuna keju, aduk perlahan hingga rata.
  7. Diamkan adonan selama 35 menit. Buang gas pada adonan. Diamkan kembali selama 20 menit.
  8. Potong adonan sebesat 250 gr, bulatkan dan diamkan adonan selama 10 menit.
  9. Buang gas pada adonan, bulatkan dan susun di dalam loyang 12 x 12 x 25 cm sebanyak 2 baux adonan.
  10. Diamkan adonan selama 45-60 menit. Poles bagian atas roti dengan telur, parut keju di atasnya.
  11. Panggang dengan suhu 250 0C selama 35 menit atau hingga matang.
  12. Siap di sajikan.

Saat praktek kemarin, banyak sekali tips dan trik yang diberikan chef Kelik (yang mendampingin kelompokku). Cara mengenali adonan yang kalis elastis, cara rounding adonan roti, dll.

Beberapa tips yg aku ingat adalah :

Cara untuk mengetahu kapan adonan yg di proofing sudah siap untuk di oven, yaitu 

a. saat adonan di tekan, adonan membal dan kembalt superti semula dengan perlahan-lahan. Apabila adonan saat di tekan belum mimbal artinya belum cukup waktu proofing, apabila saat ditekan tetapi membal dengan cepat artinya over proofing. 
b. saat loyang di gerakkan, adonan bergerak seperti jelly/agar-agar. 
c. ukurannya 2 sampai 2 1/2 kali dari adonan semula.











Cinnamon Roll ala rina rinso Menggunakan Bread Maker

Sunday, March 27, 2016

Roti cinnamon roll salah satu jenis roti yang sering aku buat. Alasannya, karena praktis dan orang di rumah suka semuanya. Kali ini aku membuat cinnamon roll dengan resep roti sobek yang pernah di posting di facebook. Cinnamon roll ala aku gak pernah pakai topping, soalnya yg bikin udah mblenger duluan hehehehe. Dan kali ini aku buat dengan memanfaatkan bread maker.

Resep ini tidak menggunakan telur, tetapi tetap lembut, empuk, dan enåk.

Silahkan di simak, dan selamat mencoba.


Cinamonn roll ala rina rinso
Bahan
300 gr terigu protein tinggi
40 gr gula
20 gr mentega
180 ml susu cair
1/2 sdt garam
2 sdt ragi instant
Isian :
50 gr gula
50 gr mentega
1 sdt kayu manis bubuk
Kismis sesuai selera (yg ini ga pakai krn Ivan ga suka ada kismis).

Cara membuatnya.
Dengan bread maker.
Masukkan susu, mentega, gula, terigu, garam, Dan ragi. Pasang mode 8 (spesial utk bm Kenwood) Dan setelah 30 menit cabut listriknya. Biarkan adonan di dalam bread maker yg masih hangat selama 30 menit.
Keluarkan adonan, giling dg rolling pin, beri isian, gulung, Dan potong.
Atur di atas loyang. Diamkan 30 menit.
Panaskan oven. Saat sudah siap oles adonan dengan susu cair. Oven dengan suhu 180-190 selama 12-14 menit atau sampai matang.
Setelah matang oles roti dengan mentega.
Selamat membuat.



Roti Tawar

Monday, February 8, 2016

Bismillah.
Setelah lama istirahat dari blog ini, sekarang akan diberdayakan lagi.
Semoga bermanfaat.

Pertama kali aku mau tulis resep roti tawar dengan menggunakan bread maker. Selama ini aku lebih sering menggunakan bread maker untuk nguleni adonan ketimbang untuk membuat roti sampai jadi. Kali ini aku coba membuat roti tawar dari bahan mentah sampai jadi.
Rasanya enak, apalagi kalau dimakan hangat-hangat bersama-sama.

Roti Tawar dengan Menggunakan Bread Maker Kenwood BM256

Bahan :

500 gr terigu protein tinggi (misalnya cakra)
2 sdt ragi instan (8 gr)
30 gr gula pasir
25 gr susu bubuk
1 butir telur
30 gr mentega
300 ml air es
1/2 sdt garam


Cara membuat :

1. Masukkan bahan sesuai dengan urutan : air, telur, gula, mentega, susu, terigu, ragi, garam). Untuk bread maker, bahan cair selalu masuk di awal.

2. Setting bread maker dengan program 1, berat adonan 1 kg, crust sedang. Kemudian tekan tombol : Start.

3. 3 jam 40 menit kemudian roti tawar yang wangi sudah siap dihidangkan dan disantap bersama-sama.

Untuk yang tidak menggunakan bread maker, bisa digunakan cara membuat roti seperti biasa.

Roti tawar ini aku bawa ke liqo dan ibu-ibu terkompori untuk membeli bread maker :)
Semoga virus yg aku tularkan ini menjadi kebaikan.


Doughnut or Donut ? Kita sih bilangnya Donat

Sunday, March 31, 2013


Donat kentang ini pakai resep donat kentang. Sudah pernah aku posting di sini.
Kali ini dengan bahan yg sama tetapi dengan cara yg berbeda karena menggunakan bread maker.

 Donat Kentang Enak dan Empuk ala rina rinso

Bahan :

300 gr kentang, rebus, haluskan
400 gr terigu segitiga biru (serba guna)
2 butir telur antero
1 1/2 sdt ragi instan
75 gr gula pasir
75 gr mentega/butter


Cara Membuat :
1. Masukkan bahan-bahan ke dalam bread maker (urutannya adalah telur, gula,mentega,kentang, terigu, dan ragi)
2. Tekan tombol program dough, dan biarkan bread maker bekerja.
3. Setelah 90 menit (program dough membutuhkan waktu 90 menit) ambil adonan dari bread maker,kempiskan kemudian timbang masing-masing (kurang lebih) 40 gr, bulatkan. Istirahatkan lagi selama 30 menit.
4. Setelah itu lubangi donat dan goreng dalam minyak.
5. Sajikan dengan taburan gula halus.




 Kalau donat ini pakai dicetak, tapi sayangnya, buku resepnya terselip entah dimana. Ntar deh kalau sudah ketemu aku tulis di sini.




Dan ini adalah donat yang terakhir aku buat kemarin,pakai resep yg di posting sama Inna di fb tapi setelah aku baca ternyata aku gak pakai bahan-bahannya persis seperti yg di tulis sama Inna :)

Ini dia resepnya

Resep Donat Bogasari ala rina rinso

Bahan :
500 gr terigu cakra (protein tinggi)
60 gr gula pasir
1 butir telur
55 gr minyak
300 - 330 ml susu cair
6 gr ragi instan

Cara membuat :
1, Masukkan bahan-bahan ke dalam bread maker sesuai dengan urutannya yaitu susu, minyak, gula, telur,  terigu,  ragi).
2. Pasang mode 8 dan biarkan bekerja.
3. Setelah 90 menit keluarkan adonan dari dalam BM, bulatkan. Istirahatkan 30 menit.
4. Siapkan penggorengan. Lubangi donat dan goreng dengan api kecil. Donat bisa dihias.




Bread Maker Kenwood BM256, mainan baru.

Tuesday, August 21, 2012


Alhamdulillah di bulan Syawal 1433H ini aku punya mainan baru, hasil dari angpau unjung-unjung lebaran hahaha. Bread maker atau alat membuat roti. Dengan alat ini mikser kitchen aid-ku bisa beristirahat sejenak bertugas menguleni adonan roti (tapi tetap dipakai buat nge-mikser telur dan gula ya ser..). 

Bread maker ini memang jadi salah satu wish list-ku. Makanya beryukur alhamdulillah banget akhirnya bisa mendapatkannya. Meski suami sedikit mengernyitkan dahi (karena biasanya kalau ada 1 barang masuk rumah, maka harus ada barang lain yg keluar, untuk mengantisipasi makin penuh sesaknya rumah dengan barang yang kurang maksmal pemanfaatannya) tapi akhirnya bisa juga tersenyum melihat hasil dari bread maker ini, alhamdulillah.



Keuntungannya adalah, saat nguleni adonan roti gak perlu ditunggu. Selama ini yg aku lakukan dengan mikser kitchen aid-ku adalah memasukkan semua bahan, kemudian membiarkan mikser-ku bekerja nguleni adonan, sambil sesekali aku lihat hasilnya. Kalau aku rasa sudah cukup kalis elastis maka adonan aku angkat, tapi kalau adonan belum kalis ya balik lagi si mikser bekerja. Kalau adonan sudah kalis elastis langkah berikutnya adalah memproofing atau meng-istirahatkan adonan supaya ragi bisa bekerja. Supaya proofing bisa berlangsung aman biasanya aku letakkan di oven, trus aku kasih air mendidih. Uap dari air mendidih itu akan menghangatkan ruangan oven sehingga ragi bisa bekerja memfermentasi adonan. Kalau adonan sudah naik 2 kali lipat baru deh aku olah roti menjadi keinginanku. Mau dibuat roti isi keju, roti boy,, roti tawar, dll. Trus biasanya di proofing lagi dan terakhir baru di oven.

Bekerja dengan bread maker menyederhanakan langkah kerja yang aku sering lakukan. Bahan-bahan aku masukkan ke dalam kom-nya, kemudian masukkan kom ke bread maker, pencet tombol sesuai dengan program yg kita inginkan, pencet tombol start dan kemudian setelah itu bisa ditinggal pergi :) hehehe yaa minimal bisa 1,5 jam pergi tanpa rasa khawatir roti akan over fermentasi atau adonan belum kalis elastis. Untuk membuat roti manis aku setel sampai "dough" saja. nanti begitu sudah selesai sampai tahap dough baru adonan aku bentuk dan istirahatkan lagi dan terakhir masuk oven. Tapi kalau mau buat roti tawar lebih mudah lagi, tinggal masukkan semua bahan dan tunggu 3,5 jam kemudian maka dari bread maker ini akan keluar sebongkah roti tawar yang siap santap :)


Dalam 1 paket box Bread maker Kenwood BM256 ini dilengkapi juga dengan buku manual termasuk resep-resep yang bisa digunakan, tapi hingga percobaan ke-3 ini aku masih menggunakan resep yang biasa aku gunakan. Bukannya bandel atau sok keminter, tapi memanfaatkan otentic dolce yang sudah tertimbun di freezer sejak jaman dahulu.

Jadi untuk sementara ini dulu informasi mengenai bread maker si kotak ajaib yang sekarang menjadi salah satu mainan baruku. Info selanjutnya akan aku tulis lagi kapan-kapan.

Sekilas Info BM256 :
  • daya : 480 watt 
  • 12 program (basic, french, wholewheat, sweet, gluten free, packet mix, cake, dough, pasta dough, jam, bake, rapid bake button). Untuk waktu normalnya 3.5 jam tetapi dengan rapid bake bisa 1 jam saja. 
  • delay timer (memasukkan bahan-bahan di malam hari dan tiba-tiba pagi jam 7 sudah ada roti tawar matang yg harum keluar dari bread maker)
  • Ada pilihan untuk 500 gr, 750 gr, dan 1000 gr adonan. Jadi maksimal 1 kg adonan atau sekitar 500 gr terigu.
  • harga 1,95 juta (harga terbaru)
Dalam dus-nya dilengkapi dengan gelas ukur dan sendok takar






Keterangan :
1. box bread maker
2. gelas ukur
3. sendok takar
4. loyang/kom
5. kneader/alat buat nguleni

kalau melihat dari penampakan kneader-nya tampak kecil tak berdaya nguleni hehehe tapi ternyata bisa lho nguleni 1 kg adonan dengan mantap dan hasilnya roti yg empuk dan lembut (aku buat cinnamon roll).

Semoga informasi ini bermanfaat. kalau ada pertanyaan bisa kirim e-mail ya, semoga aku bisa membantu.


Roti Isi Keju dan Roti Isi Creamcheese

Tuesday, January 4, 2011


Beberapa hari yang lalu aku buat roti isi keju (plus susu sih).
Rasanya hmmmm enak...
Resep isiannya terinspirasi dari buku Sedap. Variasi Roti lezat dan cantik 2.
Buku ini aku beli di Blok M plaza sambil jalan-jalan pas lagi hamil Ivan 8 bulan.
Meski sudah lama beli buku ini tapi aku baru praktek akhir-akhir ini aja terutama pas bisa beli Puratos Otentic Dolce yang bisa bikin roti empuk dan lembut.... :) *mestinya aku dikasih komisi nih sama Puratos*

Ini resep.



Roti Isi Keju ala rina rinso

Bahan Roti :

500 gr terigu
40 gr Puratos otentic Dolce
100 gr gula
1 butir telur
75 gr mentega /margarin
1 sdt garam
225- 250 gr air/susu



Bahan Isi :

100 gr mentega tawar (mis. orchid, anchor, elle and vire)
50 gr gula halus
1 butir telur
40 gr susu bubuk
150 gr keju cheddar parut



Cara membuat. (step by step-nya bisa di sini )

Roti.
  1. Campur terigu, telur, gula, mentega/margarin, otentic dolce, aduk rata.
  2. Setelah rata masukkan air/susu sedikit demi sedikit hingga tercapai kondisi adonan yang tidak kering tetapi juga tidak basah. Masukkan garam.
  3. Uleni hingga kalis elastis.
  4. Setelah kalis elastis diamkan hingga mengembang 2 kali lipat.
  5. Kempiskan adonan. Timbang adonan 40 gr (atau tergantung selera, atau gak di timbang juga tidak apa-apa, cuma dengan ditimbang besar roti kurang lebih akan sama rata). Kemudian beri isian, bulatkan.
  6. Istirahatkan lagi adonan yang sudah ada isinya, kurang lebih 1 jam atau hingga mengembang 2 kali lipat.
  7. Setelah adonan mengembang beri olesa. Olesan roti yang paling kinclong hasilnya adalah susu evaporated, tetapi kalau tidak ada itu olesan apapun hasilnya tetap enak. Bisa telur, susu cair biasa, atau susu+telur, tergantung selera.
  8. Panggang dalam oven suhu 190 derajat selama 12 menit atau hingga matang.


Isian.

Masukkan semua bahan ke dalam wadah. Kocok hingga rata. Masukkan ke dalam kantong segitiga. Simpan dalam lemari es supaya beku dan mudah di isikan ke dalam adonan roti.



Nah kemudian hari ini aku baut roti lagi dan seperti biasa aku buat 2 macam isian. Isi coklat ganache dan isi keju. Cuma pas lihat di pantry persediaan keju kraft-ku habis. Mau ke Alfamart atau Indomart ( di sini 2 minimarket itu bersebelahan lho..hehehe dimana ada Alfamart di situ ada Indomart) tapi males banget. Akhirnya aku pakai creamcheese aja yang ada di kulkas.



Ini nih roti isi creamcheese.
Resepnya sama plek dengan yang resep isian di atas, tapi keju kraft-nya aku ganti dengan creamcheese.
Menurutku sih terlalu manis, tetapi menurut number 1 customerku alias ayangku (hehehe emang hanya yg pacaran aja yg boleh panggil ayangku...) sih enak. Sip deh. Jadi siapa tahu bisa jadi ide atau masukan kalau punya creamcheese tapi males buat cheesecake.


Mem-proofing Adonan Roti Ala rina rinso

Thursday, December 16, 2010

Membuat roti saat mendung seperti sekarang memang membutuhkan kesabaran. Karena ragi bisa bangun dan bekerja dengan baik di suhu yang hangat.


Untuk membantu menaikkan suhu udara, supaya si ragi bisa bangun, aku melakukan hal ini.

1. rebus air hingga mendidih
2. letakkan adonan yg di tutup serbet di rak atas
3. letakkan panci beisi air mendidih di rak bawah
4. tutup pintu oven

Pada kondisi seperti itu 1 jam sudah cukup untuk membuat adonan naik 2 kali lipat.

Nah semoga tips ini bermanfaat.

NB : Oven tidak perlu di nyalakan, jadi oven hanya digunakan sebagai tempat saja. Selain oven bisa juga dilakukan di lemari.

Step by step membuat roti boy (versi cheat)

Sunday, November 21, 2010






Ternyata bukan hanya main games saja lho yg ada tips dan trik cheat-nya, karena untuk membuat roti yg lembut dan empuk ternyata ada versi cheat-nya juga (menurutku hihihi...)

Kebetulan di rumah masih ada 2 bahan istimewa yaitu 1 kilo tepung BT (bread talk) yang beli di juragan tepung (Nia Kurniasih) dan ada 1 kilo puratos otentic dolce. Jadi mari kita berdayakan.

Gabungan 2 bahan istimewa itu menghasilkan roti ya lembuttt.

Resepnya gabungan antara resep dari puratos (bun-nya) dan dari buku sedap (untuk toppingnya).


Roti Boy ala cheat
(soale pakai tepung bread talk dan puratos)


Bahan bun :

500 gr terigu
100 gr gula
75 gr mentega
40 gr puratos otentic dolce
1 butir telur
225-250 ml susu (tergantung adonan)
1 sdt garam.

Bahan topping :
115 gr butter
150 gr gula halus
1 1/2 sdm kopi
115 gr terigu protein rendah
1 1 /2 butir telur
essens kopi


Cara membuat bun :
1. campur semua bahan kecuali garam dan susu.

2. setelah tercampur rata masukkan susu sedikit demi sedikir hingga adonan tercampur rata. Di awal menguleni adonan roti tampak kasar seperti pada foto nomer 3.

3. Uleni adonan hingga kalis, jadinya adonan licin seperti nomer 4. Tambahkan garam kemudian uleni lagi sampai tercampur rata.

4. Setelah itu bulatkan adonan dan diamkan hingga adonan naik 2 kali lipat, seperti yg terlihat di foto nomer 5 dan 6.

5. Setelah itu kempiskan adonan dan bulatkan adonan sekaligus di isi dengan butter. Diamkan adonan sekali algi sampai mengembang 2 kali lipt seperti pada foto nomer 7 dan 8.

6. Beri topping di atas bulatan/roti,kemudian panggang selama 15 menit dengan suhu 190 derajat.


Cara membuat topping :

Kocok mentega dan gula hingga halus.
Masukkan telur dan kopi, kocok lagi hingga rata.
Masukkan terigu, aduk dengan spatula hingga tercampur rata dan terakhir masukkan essens kopi.
Masukkan adonan topping ke dalam kantong segitiga.
Adonan topping siap digunakan.



Selamat membuat, semoga bermanfaat.



Ini ada gambar yg ketinggalan, gambar setelah adonan roti di semprot dengan adonan topping sebelum dan sesudah dipanggang.

Roti Boy Topping Coklat

Wednesday, September 1, 2010

Roti ini dibuat dalam rangka memberdayakan Otentic Dolce produksi Puratos. Dengan menggunakan Otentic Dolce sebagai pengganti ragi ini ternyata roti memang jadi selembut kapas... hehehe.. beneran lho. Sayang seribu sayang Otentic Dolce ini hanya dijual dalam kemasan besar untuk industri. Sedangkan aku berhasil mencoba Otentic ini pas Puratos sedang ada pameran dan kita segerombolan orang NCC ikutan. Jadi 1 kilo Otentic Dolce di bagi jadi 8. Itupun masih banyak banget karena Otentic Dolce hanya dipakai 8% dari terigu. Jadi kalau terigunya 500 gr maka pakai Otentic Dolce-nya cuma 40 gr.

Karena Otentic Dolce ini juga menggantikan ragi/yeast, jadi masa kadaluarsa Otentic sangat cepat. Katanya kalau kemasan sudah dibuka sebaiknya segera simpan di lemari es dan paling bagus digunakan dalam jangka waktu 2 minggu. Kalau terlalu lama dikhwatirkan ragi-nya sudah kurang bagus.

Jadinya sering banget aku membuat roti dengan Otentic Dolce ini. Tapi seneng juga sih karena hasilnya gak bohong, bener-bener halus dan lembut.


Salah satu cara untuk segera menghabiskan Otentic adalah dengan membuatkan roti untuk teman-teman Nadya yang setiap Selasa belajar di garasi rumah.


Resep roti pakai standar seperti yg tertulis di kemasan Otentic Dolce, cuma isi/filling dan topping-nya aja yang aku gonta-ganti.

Kali ini aku buat roti ala roti boy tetapi toppingnya rasa coklat. Fillingnya pakai butter unsalted.

Topping Coklat

Bahan :
115 gr butter unsalted
150 gr gula halus
1 1/2 sdm coklat bubuk
1 butir telur utuh
1 kuning telur
115 gr terigu protein rendah (misalnya kunci biru)
30 gr susu bubuk
1/4 sdt baking powder

Cara membuat :
1. Kocok butter dan gula sampai lembut.
2. Masukkan coklat bubuk, kocok rata. Kemudian masukkan telur, kocok sekali lagi.
3. Masukkan terigu, susu bubuk, baking powder sambil diayak dan diaduk sampai rata.
4. Masukkan ke kantong plastik segitiga. Siap digunakan.



Donat Kentang Enak dan Empuk

Sunday, May 30, 2010


Resep donat kentang ini hasilnya empuuuukk..lembut....dan enak. Dan yg paling penting cuma pakai terigu segitiga biru (terigu serbaguna). Maklum terigu protein tinggi-ku (cakra kembar) sudah habis dan males keluar rumah.

Resep aslinya aku dapat dari blog-nya mbak Amalia . Terima kasih mbak udah sharing resep "rahasia keluarga" semoga selalu berkah bagi semuanya. Amin.

Ini dia resep yang aku buat ala aku.

Donat Kentang Enak dan Empuk ala rina rinso

Bahan :

300 gr kentang, rebus, haluskan
400 gr terigu segitiga biru (serba guna)
2 butir telur antero
1 1/2 sdt ragi instan
75 gr gula pasir
75 gr mentega/butter
1 sdt garam

Cara membuat :

1. Campur jadi 1 semua bahan kecuali mentega dan garam. Kemudian di uleni hingga tercampur rata. Setelah tercampur dengan rata semua bahan masukkan mentega dan uleni lagi hingga kalis dan elastis. Setelah itu tambahkan garam. Uleni lagi hingga rata. Adonan akan sedikit lengket tetapi tidak apa-apa. Bisa ditambah dengan terigu hingga tidak lengket, atau tetap agak lengket seperti itu tergantung selera. Kalau ditambah terigu ada kemungkinan donat akan sedikit keras.

2. Setelah adonan donat kalis dan elastis bulatkan adonan dan diamkan selama 1 jam atau hingga mengembang 2 kali lipat.

3. Setelah didiamkan 1 jam, kempiskan adonan. Kemudian ambil 40-50 gr adonan dan bulat-bulatkan. Adonan akan sedikit sulit dibulatkan karena lengket. Hal ini bisa diatasi dengan melumuri tangan dengan terigu sebelum memegang adonan. Setelah semua adonan Tutup dengan kain/serbet. Diamkan 1 jam.

4. Setelah didiamkan 1 jam, adonan akan mengembang. Siapkan wajan dengan minyak panas sedang. Lubangi adonan dengan cara meletakkan jari di tengah kemudian buka adonan. Adonan tidak perlu diputar-putar di tangan karena sangat lembek dan bisa lengket di tangan. Goreng donat hingga kecoklatan.

5. Hasilnya donat kentang yang wuenak, empuk...ah... bisa jadi resep favorit nih.

Selamat mencoba semoga sukses dan mendapatkan hasil seperti yang aku dapat hari ini.

Bun Burger Pilihanku

Monday, April 12, 2010




Setelah mencoba beberapa resep roti untuk dijadikan bun burger, akhirnya pilihanku jatuh ke resep ini. Pada dasarnya resepnya sih seperti resep roti pada umumnya, cuma gula-nya sedikit, dan lemak/margarin/butter-nya juga sedikit.

Resepnya aku dapat dari googling. Awalnya sih baca di Annie's Eat yang ternyata resep di blog dia adalah adaptasi dari resepnya Smitten Kitchen. Dan ternyata juga resep ini pernah di tulis di New York Times. Welehhh ternyata panjang juga ya rangakai resep ini sampai di tanganku :)

Kalau baca-baca resepnya sih awalnya bingung karena bahan cairnya hangat, trus satuannya juga dalam cup dan bukan metric. Tapi alhamdulillah daku tak hilang akal, segera aja googling lagi untuk mencari tempat men-covert dari cup ke gram. Kemudian cara membuatnya sebagian aku sesuaikan dengan resep-resep roti yang selama ini aku buat, yaitu pakai air dingin.

Jadinya resep di bawah ini adalah resep adaptasiku dari resepnya Annie's Eat yang merupakan adaptasi dari resepnya Smitten Kitchen. Dan ternyata bersumber dari New York Times.

Yang membuatku suka dengan bun ini adalah, permukaan bun yang tidak berminyak yang cocok dijadikan sebagai bun burger. Aku membayangkan makan fillet o fish-nya McDonald dengan bun-nya yang "kering" tetapi lembut.

Bun ini dalam keadaan hangat sangat mirip dengan burger bun yang umum aku temui di restoran fast food, makanya begitu 1 batch resep pertama yang aku coba berhasil aku seneng banget dan rela mengulanginya lagi. Makanya gak heran masih ada 15 bun burger di freezer. Saking semangatnya aku buat :)



Bun Burger Pilihanku

Bahan :

1 cup (250 ml) air atau susu dingin ---> pisahkan jadi 2, yaitu 200 ml dan 50 ml
2 sdt ragi instan (misalnya fermipan, mauripan, saf, dll)
2½ sdm gula
1½ sdt garam
1 butir telur
3 cup (420 gr) terigu protein tinggi (misalnya cakra)
1/3 cup(42 gr) terigu serba guna (misalnya segitiga biru)
2½ sdm butter unsalted (kemarin aku pakai bakers mix blending)

Olesan :
1 butir telur (aku plus susu)
biji wijen


Cara membuat yang sudah di sesuaikan ala rina rinso :

1. Campur tepung terigu protein tinggi, serba guna, ragi instan, gula, telur dan 200 cc susu/air dingin. Aduk rata. Dan mulai uleni. Kalau cairan (susu atau air) dirasa masih kurang tambah dengan cairan yg tersisa 50 cc sedikit demi sedikit sampai adonan tidak lengket. Tetapi perhatikan juga akan ada lemak (butter atau margarin) yg dimasukkan yang bisa membaut adonan lebih basah. Jadi sebaiknya jangan menambahkan cairan terlalu banyak. Karena kalau nanti terlalu basah mesti nambah terigu. Dan kalau nambah terigu bisa jadi hasil rotinya kurang lembut.

2. Setelah adonan setengah kalis masukkan lemak (butter atau margarin) dan uleni sampai kalis dan elastis.

3. Terakhir masukkan garam. Uleni lagi sampai benar-benar garamnya tercampur rata dengan adonan.

4. Setelah adonan kalis dan elastis bulatkan dan istirahatkan sampai mengembang 2 kali lipat. Salah satu tips dan trik yang aku gunakan adalah : rebus air sampai mendidih dalam panci. kemudian masukkan adonan yang sudah kalis dan elatis di dalam tempat yg tertutup, disertai dengan panci yg berisi air mendidih. uap panas dari air mendidih bisa mempercepat proses fermentasi.

5. Setelah adonan mengambang 2 kali kempiskan untuk mengeluarkan udara, kemudian bagi adonan @ 60 gr. Di resep aslinya 1 adonan ini untuk 8 bun. Ujibileeeee deh orang-orang bule itu soalnya aku bagi adonan menjadi 11 aja (1 adonan kurang lebih @ 80 gr) gede buanget. Trus setelah aku bagi adonan jadi 14 (berat adonan kurang lebih @ 60 gr) baru terasa pas (untuk mas Tras yg ukuran orang dewasa).

6. Setelah adonan dibulatkan, tekan adonan sampai pipih supaya hasilnya bun burger akan melebar dan tidak terlalu naik ke atas/tebal. Setelah itu letakkan dalam loyang yang sudah dioles dengan mentega. Lakukan terus hingga seluruh adonan habis.

7. Setelah adonan selesai dibantuk tutup dengan serbet dan biarkan lagi hingga mengambang 2 kali lipat. Tips dan trik-nya sama seperti sewaktu mengambangkan adonan yang pertama yaitu dengan menggunakan uap air panas.

8. Panaskan oven sampai suhu 200 derajat celsius. Siapkan air mendidih.

9. Kalau adonan bun burger sudah mengambang 2 kali, oles bagian atas dengan bahan olesan dan taburi dengan biji wijen (sesuai selera).

10 Di dalam oven paling bawah letakkan loyang dan beri air panas mendidih. Kemudian letakkan loyang yang berisi adonan bun burger di rak atas. Oven selama 15 menit. Sesekali putar loyang sehingga semua mendapatkan aliran panas yang sama.



Kalau bun-nya sudah bisa membuat sendiri, sayang sekali kalau harus di isi dengan patty jadi yang frozen beli di supermarket, medingan buat sendiri patty-nya. Untuk resep patty-nya bisa di lihat di halaman yang ini.

Maka jadilah burger homemade yang dijamin kesegarannya.

Selamat menikmati. Semoga sharing ini bermanfaat.

Roti Abon ala rina rinso

Sunday, November 8, 2009

Banyak abon di rumah nih, kiriman dari mama sebelum ramadhan kemarin (ihik...kasih ibu memang sepanjang masa. Meski anaknya udah tuwek kaya' aku gini masih aja sering dikirim-kirimin sesuatu yg sebetulnya di Depok juga ada). Ayah request bikin roti abon aja untuk memanfaatkan abon. Oke siap deh ayah.

Resepnya diambil dari buku Sedap Sekejap variasi roti dengan sedikit modifikasi.

Hasilnya...hhmmmm enyak enyak enyak.. cobain deh.




Roti Abon ala rina rinso

Bahan :

Untuk roti
400 gr terigu cakra
100 gr terigu segitiga
2 1/2 sdt ragi
4 gr bread improver
20 gr susu bubuk
100 gr gula
3 butir kuning telur
275 cc susu cair dingin
75 gr mentega
1 1/2 sdt garam

Untuk olesan :
mayones
susu kental manis
abon

Cara membuat :

Roti :
1. Campur terigu cakra dan segitiga biru, gula, ragi instan, bread improver, susu bubuk, dan telur. Aduk rata. Masukkan susu cair sedikit demi sedikit hingga tercampur rata. Setelah rata masukkan mentega dan garam. Uleni.

2. Uleni adonan hingga kalis. Setelah kalis timbang adonan bagi menjadi @ 60 gr dan bulatkan. Istirahatkan selama 10 menit.

3. Setelah di istirahtkan, gilas dan bentuk adonan. Untuk roti abon bentuk lonjong. Atau bisa juga langsung diberi isian. Setelah seelsai dibentuk isitrahatkan selama 75 menit.

4. Setelah 75 menit olesi permukaan roti dengan telur (paling bagus pakai susu evaporasi) kemudian panggang dengan suhu 190 celsius selama kurang lebih 15 menit hingga roti matang.

Olesan :

Campur mayones dengan susu kental manis sesuai selera. Kalau suka agak asem berarti susu kental manis-nya sedikit saja.

Penyelesaian.

Roti yg sudah matang di olesi dengan bahan olesan kemudian taburkan abon di atasnya.

Bahan roti : untuk 17 - 18 buah

Membuat Donat

Sunday, April 26, 2009

Salah satu resep donat favoritku adalah yang aku ambil dari buku sedap. Meskipun waktu yang diperlukan untuk membuatnya lama, tapi benar-benar sebanding dengan hasilnya.

Kebetulan tadi pagi aku membuat donat dan ingin sharing caraku membuat donat.

Oh iya, cara ini bisa juga dipakai kalau untuk membuat roti. Bedanya kalau donat penyelesaiannya adonan di goreng sedangkan kalau roti adonan di oven.



1. Siapkan bahan biang. Untuk mepermudah gunakan alat-alat untuk membantu misalnya sendok ukur yang standard. Bisa ngikur sampai 1/4 sendok teh.


2. Campur semua bahan biang. Aduk hingga rata. Biarkan selama 1 jam.


3. Sementara itu siapkan bahan B.


4. Campur terigu, gula, susu, ragi dan bahan biang A. Mulailah proses nguleni dilakukan.



5. Seperti aku tulis di atas, kalau bisa gunakan alat untuk mempermudah membuat. Seperti aku yang bisa membuat donat kalau ada mikser besar untuk nguleni. Kalau gak ada mikser ini mungkin aku gak akan pernah membuat donat, hehehe.
Jadi dengan mikser ini menggunakan hook.
katanya sih bisa juga pakai hand mikser biasa pakai yang ulir. Tapi aku belum pernah mencoba. Soalnya gimana mau mencoba 3 hand mikserku jebol semuanya, padahal gak aku pakai untuk kerja berat lho :(

Setelah tercampur, masukkan kuning telur. Kemudian lanjutkan putar miksernya.

Pada tahap ini masukkan air sedikit demi sedikit hingga bahan-bahan kering tadi menjadi suatu adonan yang bisa di uleni. Jangan terlalu basah. Oleh karena itu penambahan air dilakukan sedikit demi sedikit.




6. kalau adonan sudah tercampur rata masukkan mentega atau margarin. Uleni lagi hingga kalis.


7. Aku kurang tahu kalis yang sebetulnya itu seperti apa. Ada yg bilang kalau ditarik maka adonan tidak akan robek. Cuma setelah 10 menit aku uleni dengan mikser dan hasilnya seperti di atas itu, maka adonan sudah aku anggap kalis. Dan proses menguleni aku hentikan. Masukkan garam, kemudian aduk lagi 2 menit sampai kira-kira garam sudah tercampur rata di adonan.


8. Kemudian bulatkan adonan, tutup dengan lap basah dan simpan di tempat yang hangat dan lembab. Di resep tertulis untum mendiamkan selama 30 menit, tapi kalau aku melihat kondisi cuaca saat itu.


9. Adonan yang sudah mengembang kira-kira 2 kali ini dicapai setelah aku diamkan 45 menit.
Jadinya setelah 45 menit adonan aku kempiskan dan aku lakukan langkah berikutnya.


10. Mencetak adonan. Jadi adonan digiling/ditipiskan dengan rolling pin kemudian di cetak dengan cetakan donat.

11. Setelah itu kira-kira 1 resep bisa jadi segitu potong donat.

hasil yang sudah matang ntar dulu ya, kamera-nya lagi musuhan sama komputer jadi gak mau download nih :( nanti kalau sudah bisa di download akan aku update blog ini.

terima kasih sudah mampir. Mohon kritik dan sarannya.


UPDATE 1 Juli 2019

Berhubung blog.com sudah mati, jadi resep donat ini ga bisa dilihat.
Kalau masih mau resepnya, berikut aku tulis resepnya.
Resep ini aku ambil dari buku keluaran Sedap, judulnya Variasi Roti Lezat & Cantik 2. Resepnya aku ambil dari halaman 106. judulnya Almond Cream Donut. Tapi karena aku gak pakai filling, jadi aku tulis resep donatnya aja.

Donat.

Bahan A :
200 gr terigu protein tinggi
1/2 sdt ragi instan (1.5 gr)
150 ml air es

Bahan B :
150 gr terigu protein tinggi
100 gr terigu protein sedang
1 sdt ragi instan (3 gr)
40 gr gula pasir
30 gr susu bubuk
2 kuning telur
115 ml air es
1 sdt garam
50 gr margarin

Cara membuat :
1. Aduk rata bahan A. Diamkan 1 jam.

2. Campur rata terigu, ragi, gula, dan susu bubuk. Tambahkan bahan A. Uleni rata. Masukkan kuning telur dan air es sedikit demi sedikit sampai kalis. Tambahkan margarin dan garam. Uleni sampai elastis. Diamkan 30 menit. Kempiskan adonan.

3. Giling adonan, kemudian cetak.

4. Letakkan di loyang dengan taburan sedikit tepung. Diamkan selama 75 menit sampai mengembang.

5. Goreng dalam minyak dengan api sedang.






Dapurnya Rina Rinso Copyright © 2009 Designed by Ipietoon Blogger Template for Bie Blogger Template Vector by DaPino