Fungsi Cream of Tartar

Wednesday, October 19, 2016

Banyak resep yang menulis cream of tartar sebagai salah satu bahan. Sebetulnya, apa sih fungsinya dalam kue kita ?
Kemudian muncul pertanyaan lain, kan cream of tartar diambil dari endapan sisa produksi wine, jadi jatuhnya kan haram tuh. Nah.

Nih ya. Hasil baca buku Kalau Einstein jadi Koki adalah sebagai berikut :

Pemanfaatan cream of tartar yang paling umum digunakan di dapur adalah untuk mengokohkan kocokan putih telur. Bahan ini bisa mengemban tugas tersebut karena sifat asamnya meskipun sesungguhnya termasuk garam. Secara ilmiah, bahan ini bisa menurunkan pH adonan.

Jadi begini, kaku tau tidaknya busa kocokan putih telur bergantung kepada penggumpalan beberapa jetis protein, diantaranya yang paling baik sebagai penghasil buih adalah globulin. Tingkat keasaman yang tepat membuat globulin kehilangan muatan-muatan listrik yang saling menolak. Akibatnya mereka lebih mudah menggumpal dalam dinding-dinding gelembung dan menjadiakannya lebih kuat, seperti balon yg terbuat dari karet yg kokoh.

Nah itu yang tertulis di dalam buku tersebut.

Sedangkan menurutku, kalau masih meragukan kehalalan cream of tartar (meskipun sekarang sudah banyak yang diproduksi secara sintetis daripada yang berasal dari sisa produksi wine), bisa digunakan bahan lain yang bersifat asam yang bisa menurunkan pH, antara antara lain jeruk nipis, jeruk lemon, atau cuka. Jadi bukan menggunakan garam ya untuk mengokohkan kocokan putih telur tetapi bahan yg sifatnya asam yg berfungsi menurunkan pH adonan.

Beberapa contoh resep putih telur yang menggunakan bahan asam (biasanya aku pakai jeruk nipis atau lemon) adalah japanese cheese cake dan meringue.

Soto Daging

Tuesday, October 11, 2016

Ada daging kurban masih teronggok di dalam freezer. Pas dilihat ternyata isinya daging sandung lamur yg berlemak itu. Dengan daging itu, aku buat Soto daging. Dengan bumbu yg sederhana ternyata rasanya (menurutku) enak dan gurih banget. Berikut resepnya, siapa tahu mau nyobain.






Soto Daging Bening.

Bahan :
1 kg daging sandung lamur, potong kotak
3 batang serai
5 lembar daun jeruk purut

Bumbu halus :
8 bawang merah
5 bawang putih

1 ruas jahe, di memarkan
1 buah kunyit, dibakar Dan di memarkan
Garam secukupnya
Merica sesuai selera

Pelengkap :
Kerupuk
Jeruk nipis
Cabe rawit/sambal bawang
Bawang goreng
Soun
Bawang daun

Cara membuat :
1. Panaskan minyak, tumis bumbu halus sampai harum. Masukkan serai, daun jeruk purut, aduk sampai harum.

2. Masukkan potongan daging. Masak sampai daging berubah warna. Tambahan air (sekitar 2 liter). Kemudian rebus hingga daging matang dan empuk (kalau aku, pakai panci presto, biar cepat matang dan empuk). Tambahan  garam Dan merica sesuai selera.

3. Hidangkan dengan pelengkap.


Catatan :

Sepertinya yg membuat gurih karena daging sandung lamur nya itu deh. Bagna lemaknya membuat soto gurĂ­h tanpa tambahan penyedap atau MSG.
Dagingnya aku potong dalam keadaan mentah.
Jahe dan kunyit bisa disertakan dihaluskan dengan bawang putih dan bawang merah.
Resep ini aku posting juga di instagramku.





Pukis Banyumas ala Rina Rinso

Saturday, April 16, 2016

Resep ini aku dapat dari mbak Retno, teman tahsin sekaligus ibu temennya Ivan sejak TK sampai sekarang kelas 3 SD.

Rasa pukisnya menurut top banget aku suka. Makanya aku tulis di blog ini. Sebelumnya pernah aku posting di rinarinso.com tapi karena gak diperpanjang jadilah resepnya raib seiring dengan terhapusnya website ini.

Berikut ini resep pukis banyumas ala rina rinso





Pukis Banyumas ala rina rinso



Bahan :

4 butir telur

300 gr gula pasir

500 gr terigu segitiga

1/2 bungkus ragi instan/ 6 gr

1/2 sdt vanili bubuk

Santan 750 ml (aku buat dari 3 bungkus santan instan sun kara yg kecil ditambah air sampai 750 ml)

1/2 sdt garam

3 lembar daun jeruk purut

1/2 kaleng susu kental manis/ 175 gr

200 gr blueband

1 sdm wijsman



Cara membuat (menyesuaikan dengan gambar foto di bawah ya)

1. Rebus santan dengan daun jeruk purut dan garam sampai mendidih, kemudian diamkan hingga hangat suam-suam kuku dan siap digunakan. Setelah hangat masukkan susu kental manis. Aduk rata.

2-3. Kocok telur dan gula hingga mengembang, kemudian masukkan bahan kering (terigu, ragi, dan vanila bubuk) dan santan hangat ke dalam adonan kocokan telur, secara bergantian. Bisa dikocok pelan dengan mikser.

4. Setelah itu masukkan blueband dan wijsman yang sudah dicairkan. Kemudian diamkan selama 1 jam.

5. Setelah 1 jam adonan akan mengembang.

6. Bagian adonan menjadi 2 bagian, salah satunya beri 1 sdm cokelat bubuk. Dan karena cita-citaku membuat pukis yg banyak cokelatnya maka adonan cokelatku jauh lebih banyak daripada yang adonan putihnya (balas dendam dot com hehehe).

7-8. Panaskan cetakan langsung di atas kompor tidak perlu alas. Setelah cukup panas masukkan adonan cokelat kemudian putih hingga 3/4 tinggi cetakan. Setiap kali akan memasukkan adonan ke dalam cetakan, adonan harus diaduk-aduk supaya tidak banyak gas-nya.

9. Tutup cetakan dan biarkan hingga matang.

10. Pukisnya sudah matang

11. Pukis yg masih panas masih lembut dan mudah penyet, jadi sebaiknya letakkan pukis di tempat yg datar supaya bentuknya tetap cantik.

12. Pukis banyumas ala saya sudah siap di santap. 1 resep ini bisa utk 40-50 buah pukis.




Catatan :

1. Kalau tepungnya menggunakan segitiga biru/ serbaguna atau protein sedang semua maka hasilnya pukis akan lembut sekali. Susah untuk dibentuk menjadi kue ulang tahun seperti yg beberapa hari yg lalu aku posting.
Kalau ingin hasil pukis agak kaku/keras tapi tetap empuk dan lembut maka terigu bisa dicampur dengan cakra/ protein tinggi.

2. Kalau ingin lebih disayang suami, beri potongan keju yang cukup besar di pukis kejunya (ini tambahan tips dari suamiku ya hehehehe).


3. Resep ini mengalami revisi hari ini tgl 25 September 2018. 

Cara mengeluarkan pukis dari cetakannya.


Video ditambahkan 23 September 2020

Puding Busa Juara

Puding busa ini khas banget buatan Mama sejak aku kecil, mungkin sejak aku TK. Andalan Mama kalau setiap kali ada acara keluarga dan Mama harus membawa sesuatu. Ceritanya Mama, puding busa ini diajarin sama mbak Nana (adiknya mbak Ririn, ibunya dek Mitha, Dhita, dan Dinar). Uituk membuat puding ini kuning telurnya untuk bahan cake-nya dan putih telurnya untuk bahan pudingnya. Cuma, kata Mama, pernah buat cakenya dan hasilnya bantat, jadi setiap kali mama buat puding ini cake-nya beli di toko Ratna di Ngagel jaya (kalau dulu sih beli merek fang-fang, merek spekuk yang nge-hits di Surabaya pada jamannya) dan putih telurnya beli di kios jamu.  Mamaku cerdas.

Saking seringnya membuat puding busa ini, pernah suatu kali ada lomba masak tingkat RW dan mama masak puding busa ini. Hasilnya Mama juara 1. Yeayyy makanya aku kasih nama puding ini "Puding Buasa Juara"

Setiap kali mudik ke Surabaya, puding busa ini selalu aku inginkan.

Pas mudik tahun baru kemarin aku sempat belajar membuatnya, hasilnya masih belum seperti yang biasa di buat sama Mama. Ini hasilnya.




Hasilnya masih ada lapisan agar yang bening, dan cake nya basah.
Analisanya Mama, waktu mengocok putih telur dan agar-agarnya kurang lama.
Okay deh, catet.

Hari ini aku mencoba membuat lagi dan alhamdulillah hasilnya jauh lebih baik daripada yang pertama kali aku buat di Surabaya. Ada sedikit lapisan agar-agar warna merah, tapi yang marna putih sama sekali ga ada lapisan agar-agarya (seperti yang aku inginkan
). Cake-nya juga kering. Yippieee.


Berikut ini resepnya ya

Puding Buasa Juara
Bahan untuk 1 lapis warna :

200 gr gula
2 bungkus agar agar swallow
200 ml santan Kara
800 ml air
225 gr putih telur


Cara membuat :

1. Campur gula Dan agar agar aduk rata. Masukkan 200 ml air, aduk hingga rata.
2. Tuang santan Dan sisa air, aduk rata.
3. Panaskan sampai mendidih sambil diaduk.
4. Saat memanaskan agar agar, kocok putih telur sampai kaku.
5. Masukkan putih telur yg sudah kaku ke dalam adonan agar agar yg mendidih, mikser dan aduk hingga rata. Matikan api.
6.Aduk terus adonan, kemudian tuang ke dalam 2 buah container plastik 2L. Isi 1/2 nya saja. Kemudian atur potongannya cake di atas agar agar yg masih panas.
7. Untuk warna lain step by step nya sama hanya diberi tambahkan pewarna.




Catatan :

1. Lapisan warna merah masih terpisah antara busa dengan agar-agarnya karena aku mengocoknya kurang lama.

2. Saat membuat lapisan merah, busa putih telur aku masukkan ke dalam adonan agar-agar yang sudah mendidih, sambil di miker dengan  Signora speed 1 selama 5 menit. Kondisinya adonan akan mengempis karena busa larut, dan adonannya terciprat ke sekeliling. Saat dituang ke dalam box container sebagai cetakan, adonan langsung terpisah :(

#Mama biasanya melakukan cara seperti ini karena dengan cara ini baskom untuk mengocok putih telur bisa digunakan kembali tanpa harus di cuci terlebih dahulu.

3. Saat membuat adonan putih caranya aku ganti, adonan agar-agar aku masukkan ke dalam kom mikser KA-ku sedikit demi sedikit sambil berputar dengan speed 4. Mikser berputar selama 11 menit. Alhamdulillah hasilnya busa menyatu dengan adonan agar-agar. Dan bonusnya aku gak capek pengang ganggang mikser, dan gak kecipratan adonan agar-agar :)

4. Cake-nya aku packa resep Yongki 10 telur, untuk 2 lorang 20x20. Selar cake jadi 1 lorang dipotong jadi 4. Masing-masing container plastik di isi dengan 2 potong cake cokelat.

5. Kata Nadya rasanya judah mirip dengan buatan yang ti (mama-ku)

Lain kali aku coba dengan warna yang lain.






Cinnamon Roll ala rina rinso Menggunakan Bread Maker

Sunday, March 27, 2016

Roti cinnamon roll salah satu jenis roti yang sering aku buat. Alasannya, karena praktis dan orang di rumah suka semuanya. Kali ini aku membuat cinnamon roll dengan resep roti sobek yang pernah di posting di facebook. Cinnamon roll ala aku gak pernah pakai topping, soalnya yg bikin udah mblenger duluan hehehehe. Dan kali ini aku buat dengan memanfaatkan bread maker.

Resep ini tidak menggunakan telur, tetapi tetap lembut, empuk, dan enĂ¥k.

Silahkan di simak, dan selamat mencoba.


Cinamonn roll ala rina rinso
Bahan
300 gr terigu protein tinggi
40 gr gula
20 gr mentega
180 ml susu cair
1/2 sdt garam
2 sdt ragi instant
Isian :
50 gr gula
50 gr mentega
1 sdt kayu manis bubuk
Kismis sesuai selera (yg ini ga pakai krn Ivan ga suka ada kismis).

Cara membuatnya.
Dengan bread maker.
Masukkan susu, mentega, gula, terigu, garam, Dan ragi. Pasang mode 8 (spesial utk bm Kenwood) Dan setelah 30 menit cabut listriknya. Biarkan adonan di dalam bread maker yg masih hangat selama 30 menit.
Keluarkan adonan, giling dg rolling pin, beri isian, gulung, Dan potong.
Atur di atas loyang. Diamkan 30 menit.
Panaskan oven. Saat sudah siap oles adonan dengan susu cair. Oven dengan suhu 180-190 selama 12-14 menit atau sampai matang.
Setelah matang oles roti dengan mentega.
Selamat membuat.



Sambal bu Rudy ala rina rinso

Friday, March 18, 2016

Dalam rangka memperingati 10 tahun postingan pertama sambal ini, aku menyalinnya di blog ini.

Posting tentang sambal ini bisa dilihat di blog ini.




Biasalah awalnya Mama bawa oleh-oleh ke Bandung udang plus sambal bu Rudy yg kondang di Surabaya. Mas Tras sangat tersepona eh terpesona dengan sambal yang “membakar” lidah dan rongga mulut. Dan seperti biasa request dah ke aku untuk bikin sambal kaya gituan. Karena aku masih oon dalam hal masak memasak akhirnya aku jowal-jawil sama Lia untuk minta resep sambal pedes kaya punya bu rudy. Lia kasih garis besarnya kemudian aku coba dengan beberapa komposis dan jreng jreng….. komposisi seperti ini yg cucok untuk lidah suamiku. Semoga resep ini bermanfaat dan bisa jadi inspirasi untuk bikin sambal lain yg lebih aduhayyyy…

Sambal Pedas bu Rudy ala Rina Rinso

Bahan :
250 gr bawang merah
250 gr cabe rawit (campur ya ada yg hijau, oranye, dan merah, tp banyakin yg hijau dan oranye)
1 sdt garam
1 sdt gula
15 gr bubuk kaldu atau kira-kira 1 sdm (misalnya royco, masako)
200 cc minyak goreng
 
Cara Membuat :
Kupas bawang merah. Cuci bersih cabe rawit.
Panaskan minyak. Masukkan bawang merah dan cabe rawit. Bawang dan cabenya diutuhin lho, gak perlu diiris atau dipotong. Goreng sampai baunya harum.
Uleg atau haluskan bawang dan cabe rawit, tapi jangan terlalu halus jadi asal di uleg aja. Tambahkan garam, gula dan bubuk kaldu ayam. Goreng sekali lagi sampai minyak berwarna kemerahan, angkat.


Cireng Saus Cuko

Monday, March 14, 2016

Resep ini sudah pernah aku share di Facebook. Supaya gampang nyari arsipnya, aku copy paste di blog dapurku.

Kenapa cireng ? Entahlah. Aku suka dengan makanan ini saat kenal pertama kali di ibu penjual lotek dan gorengan di gedung arsitek (atau planologi ya) samping gedung GD dan BI (setting kampus lama thn 90-an sebelum ada labtek). Cireng, bala-bala, dan lotek adalah makanan murah meriah yg mengenyangkan di masa itu (mungkin masa kini juga). Setiap kali ada tucking gorengan aku pasti cari cireng :)
Makanya saat ada resep cireng ini aku jadi pingin banget mencobanya.

Inspirasinya dari Kak Fika, mentor Ivan saat level 2 di Technonatura.

Di Facebook aku tulis sebagai cireng mbledosh atau meledak karena saat digoreng cirengnya mbledosh atau meledak. Ada yg kasih testimoni kalo cirengnya enak tapi akibatnya tangannya kena percikan minyak. Jadi, hati-hati ya saat menggorengnya.

@-----@-----@-----@-----@-----@-----@-----@

Cireng mbledosh saus cuko ini termyata enakkkkk.



Cireng mbledosh


Bahan :
200 gr aci
1/2 sachet royco ayam
1 sdt garam
1/2 sdt merica bubuk
1/4 sdt bawang putih bubuk
200 ml air
1 batang daun bawang, iris halus

Cara membuat :
1. Campur aci, garam, merica, bubuk royco, bawang putih, dan bawang daun. Aduk rata.
2. Rebus air sampai mendidih, kemudian masukkan ke dalam campuran aci sedikit demi sedikit sambil diaduk dengan sendok kayu.
3. Setelah rata ambil adonan dengan sendok, goreng dalam minyak panas, goreng dengan api sedang cenderung kecil.

Tips :
* Bawang putih bubuk bisa diganti dengan bawang putih segar.
* Saat menggoreng adonan cireng nanti akan mbledosh atau meletus tapi gak heboh kok, cuma ntar jangan kaget aja.
* Saat menggoreng cireng sebaiknya hindari bentuk membulat seperti bakso, karena kemungkinan mbledosh-nya lebih besar. Jadi saranku, ambil 1 sendok adonan, kemudian dengan sendok lain dorong adonan dan masukkan ke dalam wajan penggorengan yg sudah panas kemudian tekan adonan supaya bentuknya tipis melebar, bukan bulat.
Jadinya iya membutuhakn 2 sendok saat menggoreng cireng ini.



Saus cuko ala kak Fika Humairoh

Bahan :
250 gr gula aren
1 liter air
100 gr bawang putih
10 buah cabe rawit
5 sendok teh gula pasir
4 sdt garam
50 gr ebi
75 ml air asam jawa
2 sdm kecap manis

Cara membuat :
1. Rebus air bersama gula aren hingga gula larut.
2. Haluskan bawang puith dan cabe rawit. Masukkan ke dalam air gula, rebus hingga mendidih. Tambahkan gula, garam, dan kecap manis.
3. Haluskan ebi, kemudian sangrai hingga kering kecoklatan. Masukkan ke dalam saus.
4. Didihkan sekali lagi, kemudian saring.
5. Saus cuko sudah ssiap






Update.

Sudah nyoba cireng mbledosh yg aku posting akhir pekan kemarin kah ?
Nah siang menjelang sore ini aku coba buat lagi dengan tepung tapioka gunung merapi (maaf ternyata gunung agung hehehe) , air aku ganti dengan kaldu (pas lagi buat stok kaldu utk ayam kodok) dannnn hasilnya udah persis dengan cireng ala bumbu bumbu yg sekarang banyak beredar di pasaran.
Rupanya merek tapioka berpengaruh terhadap hasil ya.
Adonan kali ini bisa dipulung meski lengket. Jadi adonan aku sendokin bulat, masuk ke piring yg berisi tapioka, dibedakin dengan tapioka sambil dibentuk pipih trus baru di goreng.
Kalau pakai kaldu asli garam dan merica bisa ditambahkan.
*kembali ngunyah cireng







Dapurnya Rina Rinso Copyright © 2009 Designed by Ipietoon Blogger Template for Bie Blogger Template Vector by DaPino