Karagee ala rina rinso

Tuesday, June 30, 2009

Mau sharing lagi nih....
Ini lauk yang praktis banget cara membuatnya. Bahannya sederhana. Waktu pembuatan tidak lama. Tapi rasanya nikmat lho (kata anak-anak).
Nadya bilang ini ayam goreng tepung bunda, terus bbrp hari yg lalu nyobain karegee yg sudah jadi (merek So Good) dan tiba-tiba Nadya ingat sama ayam goreng tepung bunda. Jadilah sekarang lebih baik bikin karagee sendiri daripada beli yang sudah jadi/beku.

Bahannya tidak banyak dan tidak pakai ribet.


Karagee ala Rina rinso

Bahan :



1. Fillet ayam (lebih baik bagian paha karena menurutku lebih juicy, tapi kalau suka dada ayam ya ga pa pa, seperti Nungki adikku kalau gak ada dada ayam dia makan telur rebus juga ga pa pa daripada makan paha ayam hehehe...peace ya Nung..)

2. kecap ikan/fish sauce

3. telur ayam 1 butir, kocok lepas

4. tepung tapioka/kanji


Cara membuat :


1. rendam pillet ayam dengan kecap ikan. seberapa banyak kecap ikannya ?? kira-kira segitu tuh, yang ada di foto atas itu. Merendamnya jangan terlalu lama, cukup 15 menit, karena kalau terlalu lama nanti ayamnya terlalu asin. Oh iya kecap ikan ini cita rasanya memang asin, jadi gak usah kaget ya.


2. celupkan potongan ayam fillet ke dalam kocokan telur.


3. setelah di celupkan ke dalam telur, selanjutnya daging ayam di gulingkan ke dalam tepung tapioka/kanji sampai rata. jangan sampai ada bagian yang tidak terkena tepung kanji.


4. setelah semua potongan ayam sudah digulingkan ke dalam tapioka kemudian digoreng. Tips dan triknya di sini ; menggoreng ayam jangan terlalu lama, maksimal 10 menit. karena semakin lama digoreng makan nanti daging ayam tidak juicy lagi. nantinya kering dan menurutku kurang enak dan keras. kalau digoreng asalkan matang (sekitar 5-7 menit) daging ayam masih empuk, juicy dan menurutku sih enak.


5. karagee ala rina rinso sudah siap disantap.

Karagee ini selain dimakan langsung dengan saus tomat atau saos sambal bisa juga dijadikan isian untuk capcay, koloke (kuluyuk) atau tumis-tumisan. tapi masukkan ayamnya sesaat sebelum diangkat supaya daging ayam tetap empuk dan juicy.

Kroket Jamur Keju

Monday, June 29, 2009

Dulu banget saat keluarga Rustamaji masih tinggal di bandung dan waktu itu belum ada Nadya aku sering membuat cemilan asin ini. Apalagi kalau mas Tras dinas ke Jakarta cemilan ini hampir selalu menjadi salah satu bekal yang dibawa (selain croisant isi smoked beef itu ya say).

Resep aslinya kalau gak salah dari majalah FIT tapi bbrp aku ganti dan aku tambah.
Kroket ini jadi makin istimewa kalau di bagian tengahnya di tambah/di isi dengan potongan keju sebesar 1 ruas jari. Saat kroket masih panas baru keluar dari penggorengan, keju yang ada di tengah kroket lumer dan begitu digigit yummyyy...aya ya ya.. silahkan di coba dan semoga bisa menjadi inspirasi.



Kroket Jamur Keju

60 gr mentega/margarin untuk menumis

1 buah bawang bombay yg kecil (kurang lebih 50 gr) di cincang

2 siung bawang putih, cincang

½ sdt merica bubuk

1 sdt garam

1 sdt gula

75 gr terigu

100 ml susu cair

½ kaleng jamur kancing kalengan, cincang kasar

150 gr udang kupas, cincang halus

50 gr keju cheddar parut (bisa ditambah dengan 100 gr keju cheddar, potong ukuran 1 ruas jari, nanti keju dimasukkan ke dalam adonan yg sudah di pulung)

1 butir telur (untuk memanir)

250 gr tepung panir/tepung roti

Minyak untuk menggoreng

Cara membuat :

  1. Panaskan margarine, kemudian tumis bawang putih dan bawang Bombay sampai harum. Masukkan udang cincang kemudian masukkan garam, merica, dan gula. Aduk rata.
  2. masukkan terigu, aduk hingga terigu kalis, kemudian tuang dengan susu sedikit demi sedikit hingga kalis.
  3. setelah rata masukkan jamur cincang dan keju parut. Aduk hingga rata dan adonan dapat dipulung.
  4. pulung adonan sesuai selera. Untuk yg istimewa (favoritnya mas Tras) tambahkan 1 potong keju seukuran 1 ruas ibu jari di dalam adonan.
  5. kocok telur, kemudian gulingkan adonan yg sudah dipulung tadi ke dalam adonan telur dan selanjutnya gulingkan ke dalam tepung panir/tepung roti. Sisihkan.
  6. panaskan minyak, kemudian goreng kroket hingga coklat matang.
  7. segera sajikan dengan saus sambal, atau cabe rawit, atau mayones, sesuai dengan selera.

Untuk 20-25 potong.

Soto Betawi

Sunday, May 10, 2009


Soto Betawi ala rina rinso

Bahan :

500 gr daging sengkel

5 cm kayu manis (1 sdm kayu manis bubuk)

3 lembar daun salam

2 ruas lengkuas, memarkan

2 ruas jahe, memarkan

½ buah pala, diparut

2 buah kentang, potong ukuran ½ x ½ cm

500 cc santan dari 1 butir kelapa ( 1 bungkus kara kecil)

1 Liter air untuk merebus daging


Bumbu yg dihaluskan :

6 bawang putih

10 bawang merah

½ sdm ketumbar, sangrai

2 sdt merica bulat (atau bubuk)

½ sdt jintan, sangrai (1/2 sdt jintan bubuk)

3 buah kemiri, sangrai


Bahan taburan :

3 batang daun bawang iris halus

2 batang seledri iris halus

3 buah tomat, potong

1-2 sdm kecap manis (sesuai selera)

3 sdm bawang goreng (sesuai selera)

100 gr emping goreng (sesuai selera)


Pelengkap :

Sambal bawang

Jeruk nipis

Acar mentimun


Cara membuat :

  1. Rebus daging sengkel sampai berubah warna, buang air rebusan, potong sesuai selera (kalau aku bite siza) kemudian rebus sekali lagi hingga empuk (aku suka pakai panci presto, paling 30 menit-an)
  2. Tumis bumbu halus, daun salam, kayu manis, lengkuas, jahe, dan pala, sampai harum, masukkan ke dalam kuah kaldu dan daging. Masak hingga mendidih. Masukkan kentang, masak hingga kentang empuk. Kemudian terakhir masukkan santan, aduk hingga mendidih dengan api kecil hingga aroma harum keluar. Angkat. Beri garam sesuai selera.
  3. Penyelesaian : Tuang daging dan kuah ke dalam mangkok. Beri irisan daun bawang, seledri, tomat, emping dan bawang goreng. Sajikan dengan sambal bawang dan kucuran sedikit jeruk nipis.

Burger ala Rina rinso

Saturday, May 9, 2009


Hari ini ayah mau bersepeda ke UI sama temen-temennya dan sekalian ngajak Nadya. Trus aku juga mau ikut sama Ivan. Biar ntar di UI gak kelaparan, aku bikin bekal yg praktis. Rencananya sih mau piknik. Bikin burger. Cuma beberapa kali beri bun burger yang kosong kurang memuaskan. Yang punya Sari Roti terlalu tipis, yang punya Giant kasar dan gak enak rotinya. Akhirnya aku coba membuat bun burger-nya sendiri.

Karena aku sudah biasa pakai resep yang biasa (duila...bukannya somse ya) jadi kali ini nyoba resep yang memerlukan biang dan waktu pembuatan yang agak lama. Aku berharap hasilnya aka sama enaknya seperti donat sedap yang sekarang jadi donat favorit di rumah.

Resep roti bun-nya aku ambil dari buku Variasi Roti Lezat dan Canti 2 keluaran Sedap. sedangkan patty-nya aku terinspirasi dari Kid's Cookbook buku masak anak-anak hadiah dari Arfi.

Bun Burger diambil dari resep Roti Dasar dengan Biang.

Bahan A :
250 gr terigu protein tinggi
1,5 sendok teh ragi instan
1 butir telur
150 susu cair dingin (aslinya 100 ml susu dan 50 ml air dingin) tapi aku males ngukur lagi jadi pakai susu dingin aja, lebih gampang dan praktis soalnya di kulkas hampir selalu ada susu dingin.

Bahan B :
200 gr terigu protein tinggi
50 gr terigu protein sedang
100 gr gula pasir
140 gr es serut (kalau aku, es batu trus aku pukul/tumbuk)
50 gr margarin
1 sdt garam

2 sdm susu evaporated untuk olesan (kebetulan lagi ada susu evaporated yg terbuka di kulkas jadi aku pakai, ternyata roti yg dioles pakai susu evaporated memang lebih cantik lho).

Cara membuat :
1. Campur terigu dan ragi insta, sisihkan. Campur telur dan susu, aduk rata.
2. Masukkan campuran telur dan susu sedikit demi sedikit ke dalam campuran terigu dan ragi. Uleni sampai kalis. Diamkan selama 1 jam.
3. Setelah 1 jam, campur bahan A dengan terigu dan gula (dari bahan B). Aduk rata. Tambahkan serutan es. Uleni sampai kalis. Tambahkan margarin dan garam. Uleni sampai elastis. Diamkan selama 1 jam.
4. Setelah adonan mengembang 2 kali (bisa lebih dari 1 jam kalau udara lagi mendung) kempiskan adonan. Timbang masing-masing adonan menjadi kurang lebih 40 gr. diamkan 10 menit. Adonan siap dibentuk.
5. Kempiskan adonan. Bentuk bulat (untuk burger bun). Diamkan 60 menit.
6. Oles dengan susu evaporated.
7. Oven 12 menit dengan suhu 190 derajat celcius.

1 resep ini menurut buku bisa jadi 24 buah, tapi aku cuma jadi 22. Bun ukuran segini agak tanggung menurutku, karena kurang besar. jadi kalau makan 1 kurang tpai kalau makan 2 kebanyakan. Mungkin next time aku buat 60 gr aja per roti jadi roti-nya lebih besar.

UPDATE :

Aku punya resep burger bun yang lebih mantaaaapppp. Bagian dalamnya lembut tapi di luarnya kering dan crispy.
Bisa dilihat di halaman yang ini ya.
Semoga bermanfaat.



Patty

Bahan :

750 gr daging cincang
1 buah bawang bombay yg besar, cincang halus
3 siung bawang putih, cincang halus
1,5 sdm kecap inggris
3 lembar roti tawar, cabik-cabik, rendam dalam air, setelah lumak peras dan masukkan ke dalam campuran daging
3 butir telur ayam
garam dan merica sesuai selera

Cara membuat :

1. Campur daging cincang dengan semua bahan.
2. Bagi menjadi 12 buah bulatan.
3. Panaskan wajan datar dan masak sampai matang di atas wajan tanpa minyak.


Bahan pelengkap :

mentimun
daun selada
tomat
bawang bombay, iris bentuk cincin
saoa tomat
mayonaise


Nadya makan 1 burger sebelum bersepeda sama ayah keliling UI. Dan 1 lagi setelah bersepeda.

Oreo Cheesecake

Saturday, May 2, 2009


Oreo Cheesecake

Inspired by : Nigella Lawson’s lime cheesecake


Bahan :

750 gr cream cheese, diamkan pada suhu ruang

200 gr gula

4 butir telur utuh

2 kuning telur

1 sdt vanilla

1 bungkus oreo yg besar, potong jadi 4


Bahan untuk crust :

2 bungkus oreo yg besar

75 gr mentega, lelehkan.



Cara membuat :

  1. Untuk crust : Siapkan loyang bongkar pasang diameter 22 cm. Beri alas kertas roti. Kemudian bungkus bagian luar loyang dengan amuminium foil. Lebih baik di dobel lagi supaya air tidak merembes masuk ke adonan cheesecake saat dipanggang.
  2. Buang bagian krim oreo, kemudian haluskan. Setelah halus campur dengan mentega leleh. Aduk rata. Tuang ke dalam loyang bongkar pasang. Ratakan dan tekan supaya padat. Masukkan ke dalam freezer kurang lebih 10-15 menit.
  3. Bahan cheesecake : kocok creamcheese hingga lembut. Masukkan gula. Kocok hingga gula larut. Kemudian masukkan telur satu persatu. Setelah itu kocok lagi hingga tercampur rata. Terakhir masukkan vanilla. Aduk rata. Terakhir masukkan potongan bidkuit oreo yang sudah dipotong 4 (atau sesuai selera).
  4. Tuang adonan cheesecake ke dalam loyang yang sudah di alasi dengan oreo. Panggang dengan cara au bain marie atau steam bath. Caranya : siapkan loyang kotak ukuran 30 x 30 cm, kemudian letakkan loyang bongkar pasang yg sudah berisi adonan cheesecake ke dalam loyang kotak. Isi dengan air mendidih, kemudian oven dengan suhu 180 derajat Celsius selama 50 menit.
  5. Setelah matang biarkan cheesecake hingga suhu ruang. Setelah itu masukkan ke dalam lemari es dan biarkan semalam.
  6. Pagi harinya cheesecake siap disantap. Dihias dengan whippcream dan oreo.

Untuk membuat cheesecake seperti ini paling aman menggunakan loyang bongkar pasang. Penampakannya seperti

Membuat Donat

Sunday, April 26, 2009

Salah satu resep donat favoritku adalah yang aku ambil dari buku sedap. Meskipun waktu yang diperlukan untuk membuatnya lama, tapi benar-benar sebanding dengan hasilnya.

Kebetulan tadi pagi aku membuat donat dan ingin sharing caraku membuat donat.

Oh iya, cara ini bisa juga dipakai kalau untuk membuat roti. Bedanya kalau donat penyelesaiannya adonan di goreng sedangkan kalau roti adonan di oven.



1. Siapkan bahan biang. Untuk mepermudah gunakan alat-alat untuk membantu misalnya sendok ukur yang standard. Bisa ngikur sampai 1/4 sendok teh.


2. Campur semua bahan biang. Aduk hingga rata. Biarkan selama 1 jam.


3. Sementara itu siapkan bahan B.


4. Campur terigu, gula, susu, ragi dan bahan biang A. Mulailah proses nguleni dilakukan.



5. Seperti aku tulis di atas, kalau bisa gunakan alat untuk mempermudah membuat. Seperti aku yang bisa membuat donat kalau ada mikser besar untuk nguleni. Kalau gak ada mikser ini mungkin aku gak akan pernah membuat donat, hehehe.
Jadi dengan mikser ini menggunakan hook.
katanya sih bisa juga pakai hand mikser biasa pakai yang ulir. Tapi aku belum pernah mencoba. Soalnya gimana mau mencoba 3 hand mikserku jebol semuanya, padahal gak aku pakai untuk kerja berat lho :(

Setelah tercampur, masukkan kuning telur. Kemudian lanjutkan putar miksernya.

Pada tahap ini masukkan air sedikit demi sedikit hingga bahan-bahan kering tadi menjadi suatu adonan yang bisa di uleni. Jangan terlalu basah. Oleh karena itu penambahan air dilakukan sedikit demi sedikit.




6. kalau adonan sudah tercampur rata masukkan mentega atau margarin. Uleni lagi hingga kalis.


7. Aku kurang tahu kalis yang sebetulnya itu seperti apa. Ada yg bilang kalau ditarik maka adonan tidak akan robek. Cuma setelah 10 menit aku uleni dengan mikser dan hasilnya seperti di atas itu, maka adonan sudah aku anggap kalis. Dan proses menguleni aku hentikan. Masukkan garam, kemudian aduk lagi 2 menit sampai kira-kira garam sudah tercampur rata di adonan.


8. Kemudian bulatkan adonan, tutup dengan lap basah dan simpan di tempat yang hangat dan lembab. Di resep tertulis untum mendiamkan selama 30 menit, tapi kalau aku melihat kondisi cuaca saat itu.


9. Adonan yang sudah mengembang kira-kira 2 kali ini dicapai setelah aku diamkan 45 menit.
Jadinya setelah 45 menit adonan aku kempiskan dan aku lakukan langkah berikutnya.


10. Mencetak adonan. Jadi adonan digiling/ditipiskan dengan rolling pin kemudian di cetak dengan cetakan donat.

11. Setelah itu kira-kira 1 resep bisa jadi segitu potong donat.

hasil yang sudah matang ntar dulu ya, kamera-nya lagi musuhan sama komputer jadi gak mau download nih :( nanti kalau sudah bisa di download akan aku update blog ini.

terima kasih sudah mampir. Mohon kritik dan sarannya.


UPDATE 1 Juli 2019

Berhubung blog.com sudah mati, jadi resep donat ini ga bisa dilihat.
Kalau masih mau resepnya, berikut aku tulis resepnya.
Resep ini aku ambil dari buku keluaran Sedap, judulnya Variasi Roti Lezat & Cantik 2. Resepnya aku ambil dari halaman 106. judulnya Almond Cream Donut. Tapi karena aku gak pakai filling, jadi aku tulis resep donatnya aja.

Donat.

Bahan A :
200 gr terigu protein tinggi
1/2 sdt ragi instan (1.5 gr)
150 ml air es

Bahan B :
150 gr terigu protein tinggi
100 gr terigu protein sedang
1 sdt ragi instan (3 gr)
40 gr gula pasir
30 gr susu bubuk
2 kuning telur
115 ml air es
1 sdt garam
50 gr margarin

Cara membuat :
1. Aduk rata bahan A. Diamkan 1 jam.

2. Campur rata terigu, ragi, gula, dan susu bubuk. Tambahkan bahan A. Uleni rata. Masukkan kuning telur dan air es sedikit demi sedikit sampai kalis. Tambahkan margarin dan garam. Uleni sampai elastis. Diamkan 30 menit. Kempiskan adonan.

3. Giling adonan, kemudian cetak.

4. Letakkan di loyang dengan taburan sedikit tepung. Diamkan selama 75 menit sampai mengembang.

5. Goreng dalam minyak dengan api sedang.






Bay Leaf

Sunday, April 12, 2009



Bay leaf.

Salah satu bumbu yang digunakan dalam masakan Italia. Ada yg bilang daun salam, tapi menurutku kok berbeda ya. Daun salam baunya wangi sedangkan bay leaf menurutku bau jamu hehehe.

Aku lebih sering menemukan dalam bentuk kering. Di kemas di dalamj botol, atau di kantong plastik (seperti yang terlihat di background).

Dapurnya Rina Rinso Copyright © 2009 Designed by Ipietoon Blogger Template for Bie Blogger Template Vector by DaPino