Bolu Sakura

Saturday, February 20, 2010



Aku kenal bolu sakura di masa kecilku. Jajanan dengan citarasa karamel yang sederhana ini menurutku istimewa. Istimewa karena rasanya tidak hanya manis seperti bolu kukus pada umumnya. Ada rasa karamel yang membuatnya berbeda.

Kemudian di tahun 2000-an saat aku sudah menikah dan mulai nguplek di dapur aku menemukan resep bolu sakura di majalah Femina dan aku coba membuatnya karena menurutku relatif mudah. Alhamdulillah langsung sukses cuma bolu sakuraku terlalu membumbung tinggi karena di resep di tulis untuk menuang adonan ke cetakan hingga penuh. Bahkan aku pernah juga jualan bolu sakura di TK tempat Nuy mengajar (di daerah Sadang Serang ya Nuy, sekolah apa ya...??)

Tetapi sayang seribu sayang setelah itu aku jarang membuatnya karena :

1. 1 resep ini bisa menghasilkan 50 buah bolu sakura
2. penduduk di rumahku tidak banyak
3. alat dapurku terbatas jadi memakan waktu yg lama sekali untuk mematangkan bolu sakura ini.
4. cetakan bolu sakuraku lama-lama raib entah kemana.

Kemudian tahun berganti tahun akhirnya hampir 10 tahun sejak aku mencatat resep itu aku kembali buat bolu sakura. Terima kasih kepada Novia yang sudah mengirim hadiah yang tak ternilai harganya ini. Hanya Allah swt yang bisa membalas kebaikanmu itu.

Kemudian ada klakat punya bu Uning yang masih ada di rumahku, terima kasih banyak bu Uning. Sekali lagi hanya Allah swt yang bisa membalas kebaikanmu. Soalnya dari klakat itu sudah banyak yang buat aku bahagia, antara lain buat ayam kodok :)

Nah tanpa banyak cincong ini dia resepnya, mungkin sudah banyak beredar di internet ya, tapi gpp, di sini aku tambahkan tips dan trik-ku yang semoga bermanfaat.





Bolu Sakura
Femina 39/XXVIII Oktober 2000


Bahan :
500 gr gula pasir
500 ml air matang
220 ml telur ayam (4 butir telur ukuran sedang)
100 mentega lelehkan

Ayak :
450 gr terigu gluten sedang (misalnya segitiga biru)
1 sdm baking powder
1 sdm soda kue

Cara Membuat :

1. Siapkan cetakan bolu sakura, semir dengan mentega hingga rata. Taburi sedikit terigu. Sisihkan. Atau kalau mau gampang oles aja dengan pengoles loyang (carlo atau palmia) lebih praktis dan mudah serta cepat :)

2. Masak 250 gr gula pasir hingga jadi karamel. Tuangi air, jangan diaduk. Masak hingga mendidih. Angkat. Sisihkan. Nah kemarin tidak semua gula jadi karamel tetapi sudah aku tuang dengan air. Kemudian di akhir pemasakan karamel ini aku aduk untuk melarutkan sisa-sisa karamel yang ada di panci.

3. Kocok telur dengan sisa gula pasir hingga kental dan mengembang. Tuangi gula karamel sambil dikocok dengan kecepatan rendah hingga rata. Saat ini adonan akan encer banget tapi gak perlu khawatir.

4. Masukkan terigu, aduk rata. Tambahkan mentega cair secara bertahap sambil diaduk perlahan hingga rata.

5. Tuang adonan ke dalam cetakan sampai 3/4 cetakan. Kukus selama 15 menit hingga matang. Angkat. Keluarkan dari cetakan.

porsi : bisa untuk lebih dari 50 buah bolu sakura.

Belajar membuat figurin

Sunday, February 14, 2010

Bulan Februari ini merupakan bulan spesial buatku.
1. Mama dan papa ulang tahun di bulan ini tanggal 13 dan 16.
2. 14 Februari valentine (meski ga ada hubungannya denganku tapi kadang-kadang ada yang order untuk valentine jadi dapurku ngebul hehehe)
3. tgl 27 adalah tanggal dimana aku dilahirkan.

Nah apa hubungannya dengan membuat figurin ?

Tidak ada :)

Hehehe.

Ini karena mbak Ayu mau pesan Jungle Cake yang penuh dengan figurin binatang dan pas waktunya dengan kursus di NCC ttg figurin yang di pandu sama Peni.

Ternyata setelah mengenal fondant dan belajar membuat figurine aku kok jadi ketagihan ya hehehe...wahhh siapa ya yang mau order cake pakai figurin...aku sudah siap mental menerima tantangan nih..

Padahal pas awal ikin figurin waduhhhhh deg-deg-an banget.


Ada adalah langkah awal kalau mau buat clown fish


Dan ini langkah awal kalau mau bikin octopus.


Ini hasil jadi latihan membuat figurine tema hewan. Tahap pertama membuat hewan under the sea. Kemudian tahap kedua baru tema kebon binatang.


Karena di kebon binatang ada harimau, kuda nil, gajah, dll.
Gajahnya uimut-imut ya...hehehe gemessss..

Dan itu semua memang buatanku.


Kemudian hari ke-2 buat orang dengan tema Happy Family.

Kalau mau bikin orang itu ternyata dari awal seperti di atas.


Kemudian hasil akhirku seperti ini. Masih perlu banyak latihan tetapi aku cukup senang ternyata aku bisa membuat figurin :)

Dan serangkaian figurin hewan itu adalah figurin yang aku buat untuk membuat kue ulang tahunnya Rasyid. Kalau selama kursus di NCC aku pakai fondant, maka untuk hewan-hewan jungle yang aku baut itu terbuat dari coklat modeling.

Terima kasih mbak Ayu yang sudah memberikan aku kesempatan untuk mencoba membuat figurin.

Bolu Kukus Mekrok

Tuesday, January 19, 2010

Wahhh ada bolu kukus mekrok....wait...apa itu mekrok..?? Mekrok teh sama dengan mekar neng geulis hehehe. You know kadang-kadang aku capek kalau berbahasa indonesia lho maunya boso jowoan gitu ;)

Nah resep ini awalnya di sharing sama mbak Nana di fesbuk aku di tag dan wuihhh lihat bolu kukusnya mekar dengan cantik membuatku terpacu untuk membuatnya sendiri. Rupanya yang punya resep itu mbak Rurie (temannya mbak Nana di fesbuk, yg akhirnya aku add sebagai friend juga karena resep bolu kukus mekar ini). Dan dibagilah resep bolu kukus ini.

Ini lho resep bolu kukus mekrok (mekar).

Selamat mencoba ya, semoga sukses.




Bolu kukus
Recipe by : Rurie W

Bahan :

400 cc santan kental (aku, cocomas 200 ml + air sampai 400 ml)
500 gr terigu
400 gr gula
2 butir telur
1 sdm ovalet
vanila

Cara membuat :

1. Siapkan kukusan. Panaskan air sampai mendidih.
2. Campur semua bahan jadi 1. Kemudian kocok dengan mikser selama 25 menit.
3. Kukus selama 15 menit dan bolu kukus yang mekar merona pun jadi dan siap di santap.




Bolu kukus ini berat karena tidak menggunakan bahan pengembang seperti air soda atau baking powder, jadinya mantapppp.


Tambahan :

Setelah menjadi resep bolu kukus favoritku, maka aku tambah beberapa bahan seperti telur, susu, warna pelangi dll. Beberapa kreasi yang pernah aku buat antara lain bolu kukus sehat, bolu kukus susu cokelat,  maupun bolu kukus pelangi. Semuanya berdasarkan resep di atas hanya aku ubah sedikit jumlah telur dan macam cairannya saja. Selamat mencoba dan berkreasi.


Nasi Bakar Peda

Sunday, January 17, 2010


Ini menu makan siang hari Minggu kemarin. Rasanya...nyam nyam nyam...wuenak... Tapi sayangnya...kurang banyak hahaha. Next time aku buat lebih banyak peda-nya dan bumbunya mendingan dihaluskan aja, supaya tidak mengganggu proses makan yang lahap (ngetik ini sambil membayangkan makan nasi bakarnya...masih ngiler euy).

Setelah seharian browsing kesana-kemari nyari resep yang mantap untuk nasi pepes atau nasi bakar peda akhirnya aku jatuhkan pilihanku untuk mencoba resep dari buku yang sudah aku punya. Selama ini resep-resep dari Femina gak pernah bohong, rata-rata enak dan sesuai dengan seleraku. Kalaupun gak sama dengan seleraku yang beti lah alias beda tipis :)

Mau bikin juga nasi bakar ini ? Simak resep yang aku tulis di bawah ya. Semoga menginspirasi.

Resepnya aku ambil dari buku seri masak femina Primarasa. Inspirasi Usaha Boga. Nasi Pepes dan Bakar.

Nasi Bakar Peda
untuk 4 porsi

Bahan :

3 ekor ikan peda
minyak goreng
1 sdm air jeruk nipis
6 siung bawang putih, iris tipis
100 gr bawang merah, iris tipis
3 buah cabe merah besar, iris tipis
3 buah cabe hijau besar, iris tipis
4 iris tipis lengkuas
2 lembar daun salam, robek masing-masing jadi 2 bagian
50 gr daun melinjo, siangi
15 mata petai, iris-iris
800 gr nasi putih
daun pisang untuk membungkus
lidi untuk menyemat.

Cara membuat :

1. Cuci bersih ikan peda, keringkan dengan lap. Goreng hingga matang, angkat. Biarkan dinging. Setelah dingin suwir-suwir. Aduk dengan air jeruk nipis, sisihkan.

2. Panaskan 2 sdm minyak goreng, tumis bawang merah, bawang putih, cabe merah dan cabe hijau hingga layu. masukkan lengkuas dan daun salam, aduk. Tambahkan daun melinjo dan petai, aduk hingga layu. Masukkan ikan peda suwir, aduk hingga seluruh bahan cukup matang, angkat.

3. Campur nasi putih dan ikan peda tumis, aduk hingga rata. Bagi adonan menjadi 4 bagian.

4. Siapkan daun pisang untuk membungkus. Bubuhkan 1 iris lengkuas dan 1 potong daun salam di setiap bungkus, taruh 1 bagian adonan nasi. Gulung hingga rapat, semat ujungnya dengan lidi.

5. Panaskan pemanggang, taruh nasi bugkus di atasnya, bakar hingga aromanya keluar, angkat. Siap disantap.




Duh..melihat ikan peda-nya yang mengintip jadi gemessss... bener lho lain kali aku banyakin porsinya, biar bisa untuk makan siang dan malam hehehe..

Tiramisu ala rina rinso

Monday, January 11, 2010

Di tahun 97 sempat aku baca resep di majalah Femina "Cake cantik ala hotel" salah satunya adalah Tiramisu. Saat itu aku hanya bisa membayangkan apa rasa tiramisu. Alhamdulillah akhirnya kesampaian juga aku icip-icip tiramisu dan bahkan bisa membuatnya sendiri di dapurku.

Banyak resep tiramisu yang beredar tapi aku lebih suka dengan resep yang ini. Resepnya aku modifikasi dari majalah Santap. Relatif praktis karena gak pakai telur.

Semoga cocok.






Tiramisu Torte ala rina
Untuk ukuran loyang diameter 22 cm

Cake/lady fingers
5 putih telur
5 kuning telur
125 g tepung terigu segitiga
125 g gula

Kocok putih telur dan gula sampe kaku, kemudian masukkan kuning telur yg udah dikocok lepas. Terakhir masukkan terigu, aduk rata. Tuang ke dalam 2 buah loyang bulat diameter 22 cm yang sudah dioles mentega dan dialas dengan kertas roti. Oven hingga matang.


Sirop Kopi.
500 ml air
2 sdt kopi bubuk instan
4 sdm gula pasir
Larutkan kopi dan gula dalam air.


Adonan keju krim.
300 ml whipcream
500 gr keju mascarpone
60 gr gula bubuk @
Kocok whipedcream dan gula hingga kaku, kemudian masukkan keju mascarpone, kocok dengan kecepatan rendah. Beri beberapa sendok larutan sirup kopi (tergantung selera). Kemudian bagi adonan keju krim menjadi 2 bagian.

Cara menyusun.
Siapkan loyang bongkar pasang *
Bagian paling dasar letakkan 1 lembar sponge cake/lady fingers. Perciki dengan 1/2 bagian sirup kopi. Masukkan 1/2 bagian krim keju, ratakan. Kemudian letakkan lembar sponge cake/lady fingres berikutnya. Perciki dengan sisa sirup kopi. Terakhir masukkan sisa krim keju. Untuk hiasan bisa ditambahkan whipcream yang sudah dikocok kaku.
Masukkan ke dalam lemari es hingga mengeras. Kemudian lepaskan loyang dan siap dihias atau bisa juga langsung dinikmati.

tips dan trik :
* pas aku buat ini loyang bongkar pasang-ku yg cuma satu-satunya sedang aku pakai untuk membuat cheesecake, jadi akhirnya aku berteriak minta tolong ke milis dan alhamdulillah dapat jawaban jitu. Pertama ke tukang fotokopi beli plastik sampul buku. Kalau ternyata plastiknya tipis dan dikhawtirkan tidak bisa mengikat tiramisu lapisi dengan kertas karton. Nah kemarin yang aku lakukan adalah kertas karton yg ada di rumah aku beri lapisan plastik sampul dan kemudian tiramisu aku susun dan alhamdulillah jadi.

@ kalau menggunakan whipcream yang non-dairy gula ini bisa di skip, soalnya biasanya whipcream yang non-dairy sudah berasa manis.



Muffin Pisang Keju

Sunday, January 10, 2010

Idenya sih mau memanfaatkan buah pisang raja yang sudah mulai "berangkat" maksudnya sudah mateng banget dan dalam hitungan jam bisa jadi busuk :)
Jam 11 malam mulai ngaduk-ngaduk bahan dan sebelum jam 12 muffin sebanyak 12 buah sudah jadi. Harum kayu manis membingungkan suamiku yang lagi asik nonton sepak bola dan tidak tahan untuk tidak mencomot 1 buah muffin.

Trus siang ini aku kedatangan tamu, seorang teman lama yg sengaja menyempatkan diri untuk main ke rumah. Maka muffin yang masih ada jadi salah satu suguhan. Muffin-nya masih empuk dan dapat pujian dari sang tamu.



Resepnya hasil dari browsing dapat di sini tapi yang aku foto ini ala aku.

Berikut resepnya.

Bahan :

Muffin :
1 1/2 cup terigu serbaguna
2 sdt baking powder
4 buah pisang raja, dilumatkan (kalau aku dibejek pakai garpu, soalnya dah malam gak enak sama tetangga kalau pakai blender)
1/2 cup gula putih
1/3 cup mentega dilelehkan
100 gr keju, potong kotak ukuran 3 mm x 3 mm
1 butir telur


Untuk crumb/remahan :

1/3 gr gula (sekitar 70 gr)
2 sdm terigu serbaguna
1/8 sdt bubuk kayu manis
1 sdm mentega

Cara Membuat :
1. Siapkan loyang muffin isi 12 yg besar. Beri alas papercup. Panaskan oven suhu 180 derajat.
2. Campur terigu dengan baking powder, ayak sampai halus dan rata. Masukkan potongan keju
3. Di mangkok yang lain campur pisang yang sudah dilumatkan, gula, telur dan mentega cair, aduk rata.
4. Tuang campuran pisang ke dalam terigu, aduk sampai rata. Ngaduknya gak usah berlebihan, asal sudah lembab aja. Masih ada terigu yg menggumpal juga gpp kok.
5. Untuk bahan crumb atau remahan : campur semua bahan dan aduk dengan garpu sehingga berbentuk butiran-butiran.
6. Kalau sudah siap dengan menggunakan sendok masukkan adonan muffin ke dalam cetakan. Kemudian taburi dengan bahan crumb.
7. Oven dengan suhu 180 derajat sekitar 20 menit atau sampai matang.

untuk 12 buah muffin


Kalau tidak punya gelas ukur cup untuk mengkonversi dari cup ke gram bisa di lihat di site ini.
Sebetulnya bisa juga sih pakai cangkir biasa tetapi siapa tahu ada yg peduli dengan ukuran jadi lebih aman untuk mengkonversi daripada pakai ilmu kira-kira.

Selamat mencoba



Cheesecake dan Tiramisu

Wednesday, January 6, 2010


Motret di chiller-nya cafe apa ya...??
Hehehe...bukan..itu bukan di cafe tapi di Dapur Pochopa.
Kebetulan lagi ada Tiramisu dan Strawberry Cheesecake di dapur trus di pajang di chiller begitu serasa di cafe ya...hehehe...in my dream



Strawberry cheesecake dengan strawberry puree...hmmmm asem-asem segerr...

Atau tiramisu ... cream dari keju mascarpone yang ringan dipadu dengan cake yg diperciki kopi.. manis-manis pahit gimana gitu...

Dapurnya Rina Rinso Copyright © 2009 Designed by Ipietoon Blogger Template for Bie Blogger Template Vector by DaPino